Di Tiongkok, kompleksitas sering disalahartikan sebagai profesionalisme, padahal sebenarnya lebih mirip sebagai parit perlindungan bagi mereka yang sudah mendapatkan keuntungan. Segala aturan yang bisa dijelaskan dengan satu kalimat, begitu dipanjangkan, dipecah-pecah, dan dikemas menjadi sistem, hak untuk menjelaskannya mulai menjadi bernilai. Semakin transparan aturan tersebut, semakin berkurang nilai kekuasaan; semakin berbelit-belit prosesnya, semakin besar ruang bagi perantara dan pihak yang memberi persetujuan. Oleh karena itu, kompleksitas tidak lagi melayani efisiensi, melainkan diguna
Lihat Asli