Trump kembali mengkritik Powell sebagai "orang yang salah"! Mengisyaratkan kebijakan moneter mungkin akan berbalik, pasar dan Bitcoin sangat sensitif

GateNews
BTC-0,16%

Presiden AS Donald Trump secara terbuka menyatakan dalam wawancara dengan Fox Business bahwa memilih Jerome Powell sebagai Ketua Federal Reserve adalah “kesalahan besar” dan secara langka mengakui bahwa dia lebih condong kepada Kevin Wirth namun tidak berkeras. Dia mengatakan bahwa keputusan tersebut tidak sesuai dengan filosofi ekonomi yang menekankan pertumbuhan dan momentum, dan bahwa irama kebijakan Federal Reserve juga tidak mendukung arah tersebut. Pernyataan ini dengan cepat memicu diskusi di pasar dan dipandang sebagai sinyal kuat tentang arah kebijakan moneter di masa depan.

Kevin Wirth bukanlah pilihan biasa. Dia pernah menjabat sebagai anggota Federal Reserve dari 2006 hingga 2011, terlibat secara mendalam dalam pengambilan keputusan selama krisis keuangan global, dan dikenal dengan sikap keras terhadap inflasi. Pada 2017, dia sempat menjadi kandidat utama untuk posisi Ketua Fed, dan akhirnya menempati posisi kedua. Trump kali ini “mengungkit masa lalu”, yang diartikan oleh banyak pihak sebagai refleksi terhadap keputusan sebelumnya dan juga sebagai sinyal bahwa ada kemungkinan peninjauan ulang terhadap calon kebijakan di masa depan.

Konflik antara Trump dan Powell sudah berlangsung lama. Ketika Federal Reserve menaikkan suku bunga secara berturut-turut pada 2018, Trump berkali-kali mengkritik secara terbuka, menganggap kebijakan pengetatan tersebut menekan ekspansi ekonomi dan melemahkan daya saing. Bahkan setelah pandemi dan perubahan kondisi, ketidakpuasan ini belum mereda. Kini, masa jabatan Powell akan berlanjut hingga 2028, dan pernyataan terbaru Trump meskipun tidak menyebutkan nama pengganti, telah membuat pasar kembali menilai kemungkinan perubahan arah kebijakan Federal Reserve.

Perubahan kebijakan moneter memiliki dampak mendalam terhadap aset berisiko. Lingkungan yang longgar biasanya meningkatkan likuiditas, dan likuiditas ini adalah faktor utama yang mempengaruhi volatilitas pasar kripto dan saham teknologi. Melihat kembali periode 2020 hingga 2021, pelonggaran agresif dari Federal Reserve dan kenaikan besar Bitcoin hampir terjadi secara bersamaan. Oleh karena itu, pernyataan Trump dipandang sebagai variabel makro yang berpotensi mempengaruhi persepsi investor terhadap suku bunga, arah dolar AS, dan prospek aset digital.

Ini bukan sekadar pernyataan politik, tetapi juga sebagai ujian terhadap jalur kebijakan. Bagi trader, perubahan ekspektasi berarti ruang baru untuk bertaruh; bagi investor jangka panjang, ini menuntut peninjauan ulang terhadap peluang dan risiko dalam lingkungan makro. Langkah selanjutnya Federal Reserve kembali menjadi pusat perhatian modal global.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.

Artikel Terkait

Bittensor (TAO) Menguat 5,5% untuk Memimpin CoinDesk 20 Index; Bitcoin Naik 1,9%

Menurut CoinDesk, Bittensor (TAO) naik 5,5% pada Kamis, memimpin indeks CoinDesk 20 lebih tinggi, sementara Bitcoin (BTC) juga tampil kuat dengan kenaikan 1,9%.

GateNews24menit yang lalu

Bitcoin Naik 3% dalam 24 Jam, Bidik $80.000 di Tengah Reli Saham dan Penurunan Harga Minyak

Bitcoin naik hampir 3% dalam 24 jam terakhir, mendekati level $80.000 karena pasar saham menguat dan harga minyak turun di tengah optimisme terkait perkembangan terkait Iran.

GateNews1jam yang lalu

Trader Membuka Posisi Long Leverage $90M di BTC dan ETH

Pesan Gate News, trader 0x049b telah membuka posisi long leverage 20x sebanyak 586,68 BTC senilai $45,82 juta dan 19.416 ETH senilai $44,67 juta. Harga likuidasi untuk BTC ditetapkan di $75.564,02, sementara harga likuidasi ETH berada di $2.247,43.

GateNews1jam yang lalu

Peneliti Paradigm Mengusulkan Model PACT untuk Melindungi Bitcoin dari Ancaman Kuantum

Seorang peneliti Paradigm telah menguraikan model baru yang dirancang untuk melindungi bitcoin yang tidak aktif, termasuk milik pencipta Bitcoin Satoshi Nakamoto, dari ancaman potensial komputasi kuantum. Dan Robinson memperkenalkan apa yang ia sebut “Provable Address-Control Timestamps” (PACTs), sebuah usulan yang akan

CryptoFrontier2jam yang lalu

Bitcoin Menghadapi Hambatan Baru Dari Data Inflasi dan Lonjakan Pasar Minyak

Inflasi PCE naik dan ketidakpastian The Fed mendorong harga Bitcoin turun mendekati level support kunci. Kenaikan harga minyak dan ketegangan geopolitik meningkatkan kekhawatiran inflasi serta sentimen risk-off di pasar. Arus keluar ETF dan pelemahan saham menambah tekanan, meski pembeli mempertahankan Bitcoin di dekat $75.000. Bitco

CryptoNewsLand3jam yang lalu

Bitcoin Naik Melewati $78.000 pada Sabtu setelah Senat Menyetujui Kompromi Imbal Hasil Stablecoin

Bitcoin naik melewati $78.000 pada Sabtu pagi di Asia (2 Mei) setelah pulih dari penurunan tengah pekan ke $75.500, karena kompromi imbal hasil stablecoin di Senat AS menghapus hambatan legislasi utama bagi reformasi struktur pasar kripto.

GateNews3jam yang lalu
Komentar
0/400
SiYuvip
· 02-10 08:58
Terburu-buru 2026 👊
Lihat AsliBalas0