Semua wanita mengatakan ingin mencari pria baik, sampai mereka benar-benar bertemu dan menyadari bahwa mereka sama sekali tidak mampu menampung keberadaan seperti itu. Pria baik tidak akan membuatmu merasa semuanya berjalan lancar, dia tidak akan tunduk pada kekacauan, dan tidak akan mengubah prinsipnya karena fluktuasi emosimu. Pria baik sejati memiliki kendali diri, batasan yang jelas, dan prioritas yang tegas, semua ini tidak akan bergoyang sesuai suasana hati kamu. Dan inilah yang membuat wanita bingung, ketika kamu belum pernah melihat kedewasaan emosional, kamu akan salah menafsirkan semua sinyal: kamu menganggap dia dingin hanya karena dia tidak mau berperan sesuai keinginanmu; kamu mengatakan dia egois, padahal dia sedang menjaga ketertiban dalam dirinya; kamu menyimpulkan dia menjauh, padahal dia menolak memohon pengakuanmu, tetapi itu bukan dingin, melainkan harga diri. Pria yang memahami nilai dirinya sendiri tidak akan bertindak karena ketidakpastian, dia berjalan sesuai keyakinannya. Pria baik tidak mengejar konflik dramatis, tidak menciptakan kekacauan, dan tidak akan memuja wanita yang menganggap emosi sebagai senjata. Mereka membangun, memimpin, dan menciptakan ketertiban. Kebanyakan wanita belum siap untuk menanggung tanggung jawab bersama pria yang tenang, karena rasa stabilitas tidak mampu memenuhi keinginanmu akan roller coaster emosional, dan tidak bisa menggaruk rasa ingin diakui secara acak. Wanita yang dibesarkan dalam kekacauan selalu menganggap ketenangan sebagai kebosanan, sampai mereka kehilangan, baru menyadari betapa berharganya. Pria baik membutuhkan hubungan yang setara, rasa hormat, dan wanita yang stabil secara emosional. Tidak impulsif, tidak ceroboh, selalu dapat diandalkan. Pria baik tidak pernah membungkuk dan berkompromi, mereka fokus membangun, dan menjadi pasangan sejati.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Semua wanita mengatakan ingin mencari pria baik, sampai mereka benar-benar bertemu dan menyadari bahwa mereka sama sekali tidak mampu menampung keberadaan seperti itu. Pria baik tidak akan membuatmu merasa semuanya berjalan lancar, dia tidak akan tunduk pada kekacauan, dan tidak akan mengubah prinsipnya karena fluktuasi emosimu. Pria baik sejati memiliki kendali diri, batasan yang jelas, dan prioritas yang tegas, semua ini tidak akan bergoyang sesuai suasana hati kamu. Dan inilah yang membuat wanita bingung, ketika kamu belum pernah melihat kedewasaan emosional, kamu akan salah menafsirkan semua sinyal: kamu menganggap dia dingin hanya karena dia tidak mau berperan sesuai keinginanmu; kamu mengatakan dia egois, padahal dia sedang menjaga ketertiban dalam dirinya; kamu menyimpulkan dia menjauh, padahal dia menolak memohon pengakuanmu, tetapi itu bukan dingin, melainkan harga diri. Pria yang memahami nilai dirinya sendiri tidak akan bertindak karena ketidakpastian, dia berjalan sesuai keyakinannya. Pria baik tidak mengejar konflik dramatis, tidak menciptakan kekacauan, dan tidak akan memuja wanita yang menganggap emosi sebagai senjata. Mereka membangun, memimpin, dan menciptakan ketertiban. Kebanyakan wanita belum siap untuk menanggung tanggung jawab bersama pria yang tenang, karena rasa stabilitas tidak mampu memenuhi keinginanmu akan roller coaster emosional, dan tidak bisa menggaruk rasa ingin diakui secara acak. Wanita yang dibesarkan dalam kekacauan selalu menganggap ketenangan sebagai kebosanan, sampai mereka kehilangan, baru menyadari betapa berharganya. Pria baik membutuhkan hubungan yang setara, rasa hormat, dan wanita yang stabil secara emosional. Tidak impulsif, tidak ceroboh, selalu dapat diandalkan. Pria baik tidak pernah membungkuk dan berkompromi, mereka fokus membangun, dan menjadi pasangan sejati.