Penipuan terpanjang yang pernah saya percayai adalah yang dikatakan orang tua kepada kita, bahwa ketika kita dewasa, kita akan mengerti. Saya tidak mengerti, manusia bukan karena usia sudah sampai, lalu semua kebenaran besar itu tiba-tiba muncul di pikiran, manusia juga bukan karena usia sudah sampai, kekayaan, status, kemampuan tidak serta merta didapat dengan mudah. Beberapa kebenaran, saat kecil tidak mengerti, setelah dewasa jika tidak mengalami, besar kemungkinan tetap tidak akan mengerti. Seperti menghasilkan uang, itu adalah sebuah kemampuan, ada orang yang meskipun telah menjalani sebagian besar hidupnya, tetap tidak bisa memahami logika menghasilkan uang, tua pun hidup dalam kemiskinan, ada juga orang yang sejak kecil sudah bisa menghasilkan uang, remaja yang sukses dan penuh semangat juga tidak sedikit. Setelah kamu dewasa, kamu akan mengerti, setelah kamu dewasa, kamu akan memiliki segalanya. Kebohongan ini membuat kita mengidamkan kedewasaan, tetapi mengabaikan esensi dari apa yang didapat. Kebenaran di buku, ajaran orang lain, dari awal sampai akhir tidak pernah menjadi milikmu. Hal yang kamu lakukan, yang kamu alami sendiri, itulah yang benar-benar milikmu. Pengalaman lebih awal, merasakan lebih awal, itulah yang paling penting bagimu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Penipuan terpanjang yang pernah saya percayai adalah yang dikatakan orang tua kepada kita, bahwa ketika kita dewasa, kita akan mengerti. Saya tidak mengerti, manusia bukan karena usia sudah sampai, lalu semua kebenaran besar itu tiba-tiba muncul di pikiran, manusia juga bukan karena usia sudah sampai, kekayaan, status, kemampuan tidak serta merta didapat dengan mudah. Beberapa kebenaran, saat kecil tidak mengerti, setelah dewasa jika tidak mengalami, besar kemungkinan tetap tidak akan mengerti. Seperti menghasilkan uang, itu adalah sebuah kemampuan, ada orang yang meskipun telah menjalani sebagian besar hidupnya, tetap tidak bisa memahami logika menghasilkan uang, tua pun hidup dalam kemiskinan, ada juga orang yang sejak kecil sudah bisa menghasilkan uang, remaja yang sukses dan penuh semangat juga tidak sedikit. Setelah kamu dewasa, kamu akan mengerti, setelah kamu dewasa, kamu akan memiliki segalanya. Kebohongan ini membuat kita mengidamkan kedewasaan, tetapi mengabaikan esensi dari apa yang didapat. Kebenaran di buku, ajaran orang lain, dari awal sampai akhir tidak pernah menjadi milikmu. Hal yang kamu lakukan, yang kamu alami sendiri, itulah yang benar-benar milikmu. Pengalaman lebih awal, merasakan lebih awal, itulah yang paling penting bagimu.