Berita Gate News, pada 10 Maret, China International Capital Corporation (CICC) dalam laporan prospek makroekonomi 2026 menunjukkan bahwa risiko terbesar yang dihadapi ekonomi AS adalah ‘sejenis stagflasi’ (kondisi di mana pertumbuhan ekonomi melambat sementara inflasi tetap tinggi). Berbagai perkembangan terbaru menunjukkan bahwa penilaian ini semakin terbukti dan semakin diperkuat.
Dalam hal inflasi, konflik antara AS dan Iran mendorong kenaikan harga minyak, ditambah dengan faktor pendorong inflasi yang semakin beralih ke faktor struktural, sehingga kekakuan inflasi mungkin terus meningkat. Dalam hal ketenagakerjaan, efek penggantian pekerjaan kantor oleh AI mulai terlihat, dan momentum ekspansi lapangan kerja terhambat. Dalam hal risiko keuangan, risiko kredit swasta (pinjaman yang diberikan oleh lembaga non-bank kepada perusahaan) terus meningkat, dan jika industri memasuki tahap pembersihan, kondisi keuangan kemungkinan akan mengencang, yang akan menekan pertumbuhan ekonomi.
Dari segi kebijakan, Federal Reserve menghadapi dilema, dan CICC berpendapat bahwa waktu penurunan suku bunga mungkin akan ditunda hingga semester kedua; efek stimulasi dari pemotongan pajak sebagian besar diimbangi oleh kenaikan tarif dan meningkatnya keinginan menabung warga, sehingga dampak nyata terhadap pertumbuhan mungkin lebih rendah dari yang diperkirakan. Dalam konteks ini, diperkirakan pertumbuhan ekonomi AS akan melambat, risiko premi pasar modal (imbal hasil tambahan yang diminta investor) cenderung meningkat, dan logika alokasi dana mungkin beralih dari mengejar hasil ke lebih menekankan penghindaran risiko.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
Peringatan TradFi Turun: USDJPY (USD/JPY) Turun Melebihi 2.5%
Gate News: Menurut data terbaru Gate TradFi, USDJPY (USD/JPY) telah turun sebesar 2.5% dalam waktu singkat. Volatilitas saat ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata terbaru, menunjukkan peningkatan aktivitas pasar.
GateNews11menit yang lalu
Indeks Saham AS Menunjukkan Kinerja Campuran pada 30 April, Dow Jones Naik 0,77%
Menurut ChainCatcher, indeks saham AS menunjukkan kinerja yang beragam pada 30 April, dengan S&P 500 dan Nasdaq sama-sama turun, sementara Dow Jones Industrial Average naik 0,77%, menurut pasar Gate.
GateNews4jam yang lalu
Peringatan TradFi Turun: USDJPY (USD/JPY) Turun Melebihi 2%
Gate News: Menurut data terbaru Gate TradFi, USDJPY (USD/JPY) telah turun sebesar 2% dalam waktu singkat. Volatilitas saat ini secara signifikan lebih tinggi dibandingkan rata-rata terbaru, menunjukkan peningkatan aktivitas pasar.
GateNews6jam yang lalu
Indeks Dolar AS Turun 0,8% Intraday karena Mata Uang Non-USD Menguat
Berdasarkan data pasar Gate, Indeks Dolar AS (DXY) turun 0,8% secara intraday pada 30 April, sementara mata uang non-USD menguat. Dolar Australia (AUD/USD) naik lebih dari 1% menjadi 0,7187, sedangkan dolar AS terhadap dolar Kanada (USD/CAD) turun lebih dari 0,5% menjadi 1,3615.
GateNews7jam yang lalu
Situasi AS-Iran kembali memanas: harga minyak Brent menembus 115 dolar AS, Bitcoin turun menembus 76.000 dolar AS
Badai di Timur Tengah mendorong minyak mentah Brent hingga 115 dolar AS per barel, sementara Trump menolak gencatan senjata dengan Iran dan berencana memblokade Selat Hormuz. Bitcoin turun menembus 76.000 dolar AS—bagaimana risiko geopolitik akan memengaruhi pasar kripto?
GateInstantTrends7jam yang lalu
Indeks Dolar AS Turun Lebih dari 10 Poin ke 98,53; Emas Spot Menguat $100 menjadi $4.643,77/ons Intraday
Mengutip data perdagangan Gate dari ChainCatcher, Indeks Dolar AS (DXY) turun lebih dari 10 poin selama intrahari menjadi 98,53. Emas spot naik $100 menjadi $4.643,77 per ounce, naik 2,21% pada hari itu.
GateNews7jam yang lalu