Ketua SEC Amerika Serikat, Paul Atkins, pada 10 September mengumumkan penunjukan pengacara senior dan pendukung aset kripto, James Moloney, sebagai kepala departemen keuangan perusahaan SEC. Departemen ini bertanggung jawab untuk meninjau aplikasi IPO, mengawasi laporan keuangan perusahaan dan pengungkapan kompensasi eksekutif, serta dalam beberapa tahun terakhir menjadi kekuatan penting dalam merumuskan kebijakan regulasi aset digital. Analis percaya bahwa langkah ini dapat memiliki dampak mendalam pada arah regulasi aset kripto di Amerika Serikat.
James Moloney saat ini adalah mitra di firma hukum Gibson, Dunn & Crutcher, yang pernah bekerja di SEC dari tahun 1994 hingga 2000, fokus pada merger dan laporan keuangan. Dia akan resmi menjabat bulan depan, menggantikan pejabat sementara direktur Cicely LaMothe, yang akan kembali menjabat sebagai wakil direktur.
Ketua SEC Atkins menyatakan bahwa pengalaman Moloney di lembaga pengatur dan praktik swasta akan membantu mendorong modernisasi dan optimalisasi peraturan yang ada.
Departemen keuangan SEC telah lama bertanggung jawab untuk meninjau laporan keuangan perusahaan, kepatuhan terhadap standar akuntansi, dan pengungkapan gaji eksekutif. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, pengaruh departemen tersebut di bidang aset digital telah meningkat secara signifikan, pernah mengeluarkan pedoman untuk membedakan koin meme, stablecoin, dan token sekuritas, serta terlibat dalam penyusunan standar pengungkapan aset kripto.
Langkah-langkah ini menyebabkan SEC dan Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi (CFTC) terus berselisih mengenai kekuasaan regulasi aset kripto. Moloney menyatakan bahwa ia akan menerapkan “regulasi yang bijak, pragmatis, dan efektif,” sambil mengurangi beban pengungkapan perusahaan dan memastikan bahwa investor mendapatkan informasi yang akurat.
Penunjukan Moloney bertepatan dengan saat Kongres AS mempertimbangkan RUU Clarity Act. RUU ini mungkin akan mengalihkan kekuasaan pengaturan utama untuk Aset Kripto kepada CFTC, tetapi masih perlu bekerja sama dengan SEC untuk merumuskan peraturan.
Dalam konteks ini, arah kebijakan Departemen Keuangan SEC akan secara langsung mempengaruhi bagaimana perusahaan mengungkapkan risiko eksposur aset kripto dalam IPO dan laporan keuangan di masa depan.
Para pengamat industri menunjukkan bahwa pengangkatan Moloney dapat mempercepat SEC dalam menetapkan pedoman pengungkapan aset kripto yang lebih jelas, serta mempengaruhi penilaian kepatuhan pasar terhadap aset digital. Bagi perusahaan terkait kripto yang berencana untuk go public, ini dapat berarti jalur regulasi yang lebih jelas, tetapi juga dapat membawa standar pemeriksaan yang lebih ketat.
Saat regulasi aset kripto menjadi fokus kebijakan keuangan Amerika Serikat, Ketua SEC Atkins mengangkat James Moloney untuk memimpin departemen keuangan perusahaan, menunjukkan betapa pentingnya SEC dalam isu aset digital. Dengan perkembangan berkelanjutan dalam legislasi Kongres dan perebutan kekuasaan regulasi, departemen keuangan yang dipimpin Moloney mungkin akan menjadi pendorong penting dalam membentuk masa depan regulasi kripto di Amerika Serikat.