Detail kasus mahasiswa Universitas Taiwan terkait platform perdagangan narkoba di dark web terungkap: mengalami kerugian besar aset enkripsi akibat serangan Hacker.

DeepFlowTech
APE7,37%

Menurut berita dari 深潮 TechFlow pada 29 Mei, kasus Lin Ruixiang, mantan mahasiswa Universitas Taiwan yang diduga mendirikan platform perdagangan narkoba di dark web, mengalami perkembangan baru. Dilaporkan, Lin mengalami serangan hacker pada Februari 2024, yang menyebabkan aset Aset Kripto dan NFT-nya dicuri.

Hacker menyamar sebagai investor, memancing Lin untuk mengunduh perangkat lunak yang mengandung program berbahaya, sehingga mencuri aset digitalnya. Diketahui, Lin dengan terang-terangan menampilkan status transaksinya di media sosial, menunjukkan bahwa volume transaksinya melebihi 1 juta dolar per bulan, dan memiliki beberapa NFT Bored Ape Yacht Club.

Lin ditangkap oleh Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat pada bulan Mei 2024. Sebelumnya, platform dark web yang dioperasikannya sempat ditutup dan kemudian dibuka kembali, dan meminta pengguna untuk membayar biaya kerahasiaan sebesar 20.000 dolar, jika tidak, informasi pribadi pengguna akan bocor.

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar