Kenaikan Harga Minyak Mentah, Ketegangan di Timur Tengah Kemungkinan Akan Mendorong Dalal Street Minggu Depan

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(MENAFN- IANS) Mumbai, 29 Maret (IANS) Pasar saham India menutup minggu ini dengan catatan lemah, memperpanjang rangkaian penurunan untuk minggu kelima berturut-turut, karena kenaikan harga minyak mentah, melemahnya rupee, dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah meredam sentimen investor.

Faktor global ini kini diperkirakan akan tetap menjadi pemicu utama pergerakan pasar pada minggu mendatang.

Pada hari Jumat, (27 Maret), kedua indeks acuan – Sensex dan Nifty – mengalami penurunan tajam masing-masing lebih dari 2 persen.

Sensex anjlok 1.690 poin, atau 2,25 persen, menjadi 73.583, sementara Nifty turun 487 poin, atau 2,09 persen, menjadi 22.819,60.

Menanggapi prospek teknikal Nifty, para ahli mengatakan bahwa penembusan yang menentukan di bawah kisaran 22.700–22.500 dapat mempercepat tekanan jual, berpotensi menyeret indeks menuju zona 22.000–21.744, yang sejalan dengan kawasan level terendah 52 minggu.

“Di sisi atas, 23.000–23.100 kini bertindak sebagai resistensi langsung, diikuti oleh zona penawaran yang lebih kuat pada kisaran 23.300–23.500,” sebut seorang analis.

Pasar yang lebih luas juga tetap berada di bawah tekanan, dengan indeks midcap dan smallcap berakhir lebih rendah.

Ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah telah muncul sebagai perhatian utama bagi pasar global.

Ketidakpastian seputar kemungkinan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran terus membuat investor gelisah.

Kenaikan harga minyak mentah juga semakin membebani sentimen. Minyak mentah Brent telah melonjak di atas $112 per barel, menandai reli tajam sejak konflik dimulai.

Harga minyak yang lebih tinggi menjadi perhatian bagi India, yang sangat bergantung pada impor, karena dapat memicu inflasi dan memperlebar defisit perdagangan.

Rupiah India juga berada di bawah tekanan, terseret melewati angka 94 terhadap dolar AS.

Pada saat yang sama, permintaan safe-haven telah mendorong harga emas dan perak lebih tinggi. Kedua logam tersebut mengalami minat beli yang kuat pada hari Jumat, naik lebih dari 3 persen, saat investor mencari perlindungan di tengah ketidakpastian global. Pergerakan pada logam mulia menunjukkan masih berlanjutnya sikap menghindari risiko di pasar global.

MENAFN29032026000231011071ID1110914180

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan