Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
【Hubungan Tiongkok-Amerika】Perusahaan China Investment dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk melakukan alokasi ulang kepada lembaga manajemen aset Amerika
Perusahaan dana kekayaan negara China, China Investment Corporation (CIC), yang memiliki total aset sebesar 1,57 triliun dolar AS, dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk kembali mengalokasikan dana ke lembaga pengelola aset di Amerika Serikat setelah beberapa bulan mengurangi eksposurnya terhadap AS. Mengutip sumber yang mengetahui situasi tersebut, Bloomberg melaporkan bahwa seiring munculnya tanda-tanda meredanya hubungan antara China dan AS, CIC dalam beberapa minggu terakhir telah melakukan kontak dengan beberapa lembaga, termasuk Blackstone Group dan TPG.
Sumber yang mengetahui mengatakan bahwa setelah serangan militer AS terhadap Iran pada akhir bulan lalu, beberapa negosiasi sempat dihentikan sementara.
Beberapa bulan lalu, CIC menjual kepemilikan sekitar 1 miliar dolar AS dalam dana ekuitas swasta AS, termasuk produk yang dikelola oleh perusahaan seperti KKR. CIC sebelumnya menyatakan bahwa keputusan investasinya didasarkan pada pertimbangan bisnis dan pasar.
Diskusi terbaru menunjukkan bahwa seiring dengan peningkatan skala dana, beberapa dana kekayaan negara besar di dunia semakin menjadi alat penting dalam permainan geopolitik. Negara-negara dapat mengirim sinyal kerjasama ekonomi dan politik dengan mengarahkan dana mereka ke pasar yang dianggap “ramah”.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa saat ini tidak ada jaminan bahwa CIC akhirnya akan melakukan transaksi dengan lembaga AS mana pun, dan juga tidak pasti apakah dana tersebut akan diarahkan ke peluang investasi di dalam negeri AS.