Pada penutupan perdagangan pada 11 Februari 2026, saham Chevron (CVX.N) ditutup pada $184,50, naik 1,23% dalam satu hari, menembus level tertinggi 60 hari. Harga pembukaan hari itu adalah $183,94, dengan tertinggi $185,62 dan terendah $183,55, amplitudo 1,13%. Omset sekitar US$324 juta, dengan rasio volume 1,65, menunjukkan perdagangan aktif.
Alasan perubahan harga saham
Ekspansi Bisnis Libya: Chevron mengumumkan pada 11 Februari bahwa mereka telah memenangkan tawaran untuk 106 area kontrak darat di Cekungan Sirte Libya dan menandatangani nota kesepahaman dengan Perusahaan Minyak Nasional Libya untuk menilai potensi pengeboran darat. Langkah ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk memperluas portofolio asetnya di Afrika Utara dan Mediterania Timur.
Peningkatan produksi dan arus kas: Menurut laporan pendapatan kuartal keempat 2025, perusahaan melaporkan laba per saham yang disesuaikan sebesar $1,52, melebihi ekspektasi pasar sebesar $0,14, dan produksi meningkat sebesar 20% tahun-ke-tahun menjadi 4,05 juta barel per hari. Manajemen menekankan pencapaian titik balik arus kas pada tahun 2025 dan berencana untuk meningkatkan produksi sebesar 7%-10% pada tahun 2026.
Langkah-langkah pengembalian pemegang saham: Pada tahun 2025, perusahaan akan membayar dividen $12,8 miliar dan membeli kembali saham senilai $12,1 miliar, yang berada di ujung bawah kisaran panduan $10 miliar hingga $20 miliar. Dalam lima tahun terakhir, pembelian kembali dan dividen kumulatif telah melampaui US$100 miliar, memperkuat kepercayaan investor.
Sektor dan keterkaitan pasar yang lebih luas: Sektor komposit minyak dan gas naik 1,63% pada hari itu, indeks Dow Jones naik 0,12%, dan sentimen saham energi didukung oleh fundamental penawaran dan permintaan serta faktor geopolitik.
Perspektif Kelembagaan
Pada Februari 2026, 53% dari 30 institusi memberikan peringkat “beli atau overweight”, dengan harga target rata-rata $182,38. Agensi memperkirakan laba per saham sebesar $1,499 pada kuartal pertama tahun 2026, turun 30,51% tahun-ke-tahun, tetapi berfokus pada potensi proyek baru di Guyana dan Mediterania Timur untuk waktu yang lama.
Konten di atas didasarkan pada informasi publik dan bukan merupakan saran investasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Harga saham Chevron mencapai level tertinggi dalam 60 hari, ekspansi bisnis di Libya dan perbaikan kinerja menjadi pendorong utama
Pada penutupan perdagangan pada 11 Februari 2026, saham Chevron (CVX.N) ditutup pada $184,50, naik 1,23% dalam satu hari, menembus level tertinggi 60 hari. Harga pembukaan hari itu adalah $183,94, dengan tertinggi $185,62 dan terendah $183,55, amplitudo 1,13%. Omset sekitar US$324 juta, dengan rasio volume 1,65, menunjukkan perdagangan aktif.
Alasan perubahan harga saham
Ekspansi Bisnis Libya: Chevron mengumumkan pada 11 Februari bahwa mereka telah memenangkan tawaran untuk 106 area kontrak darat di Cekungan Sirte Libya dan menandatangani nota kesepahaman dengan Perusahaan Minyak Nasional Libya untuk menilai potensi pengeboran darat. Langkah ini sejalan dengan strategi perusahaan untuk memperluas portofolio asetnya di Afrika Utara dan Mediterania Timur.
Peningkatan produksi dan arus kas: Menurut laporan pendapatan kuartal keempat 2025, perusahaan melaporkan laba per saham yang disesuaikan sebesar $1,52, melebihi ekspektasi pasar sebesar $0,14, dan produksi meningkat sebesar 20% tahun-ke-tahun menjadi 4,05 juta barel per hari. Manajemen menekankan pencapaian titik balik arus kas pada tahun 2025 dan berencana untuk meningkatkan produksi sebesar 7%-10% pada tahun 2026.
Langkah-langkah pengembalian pemegang saham: Pada tahun 2025, perusahaan akan membayar dividen $12,8 miliar dan membeli kembali saham senilai $12,1 miliar, yang berada di ujung bawah kisaran panduan $10 miliar hingga $20 miliar. Dalam lima tahun terakhir, pembelian kembali dan dividen kumulatif telah melampaui US$100 miliar, memperkuat kepercayaan investor.
Sektor dan keterkaitan pasar yang lebih luas: Sektor komposit minyak dan gas naik 1,63% pada hari itu, indeks Dow Jones naik 0,12%, dan sentimen saham energi didukung oleh fundamental penawaran dan permintaan serta faktor geopolitik.
Perspektif Kelembagaan
Pada Februari 2026, 53% dari 30 institusi memberikan peringkat “beli atau overweight”, dengan harga target rata-rata $182,38. Agensi memperkirakan laba per saham sebesar $1,499 pada kuartal pertama tahun 2026, turun 30,51% tahun-ke-tahun, tetapi berfokus pada potensi proyek baru di Guyana dan Mediterania Timur untuk waktu yang lama.
Konten di atas didasarkan pada informasi publik dan bukan merupakan saran investasi.