“Ini sudah berakhir.” “Kalinya berbeda.” “Crypto sudah mati.”
Namun sejarah terus meninggalkan bukti. 📉 2011: $32 → $2 📉 2013–14: $1,150 → $200 📉 2017–18: $19,700 → $3,200 📉 2021–22: $69,000 → $15,500 📉 2025: ~$120,000 → ~$65,000
Inilah yang saya pelajari: Bitcoin tidak memberi imbalan pada kepastian. Ia memberi imbalan pada ketahanan. Crash bukanlah anomali, melainkan bagian dari desain dari kelas aset yang sedang berkembang.
Perbedaan utama dalam crypto sederhana: * Beberapa orang bereaksi terhadap volatilitas * Yang lain menganggapnya sebagai biaya dari peluang jangka panjang
Lihatlah dari sudut pandang yang cukup jauh, dan pertanyaannya bergeser dari: “Apakah ini akan crash lagi?” menjadi “Siapa yang masih akan di sini saat pulih?”
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
8 Suka
Hadiah
8
8
4
Bagikan
Komentar
0/400
Hameed_Official
· 2jam yang lalu
Volatilitas adalah DNA Bitcoin—ketahanan, bukan ketakutan, yang menentukan siapa yang bertahan jangka panjang
Lihat AsliBalas0
Usmanabbasi67
· 3jam yang lalu
Setiap siklus, berita utama berteriak panik, dan setiap siklus, Bitcoin diam-diam membuktikan bahwa volatilitas adalah harga pengakuan untuk potensi kenaikan yang tidak seimbang. Grafik menguji keyakinan lebih dari kecerdasan. Mereka yang mempelajari siklus alih-alih takut padanya biasanya adalah orang-orang yang masih bertahan saat momentum kembali.
Lihat AsliBalas0
MyLove1998
· 8jam yang lalu
Volatilitas adalah DNA Bitcoin—ketahanan, bukan ketakutan, yang menentukan siapa yang bertahan jangka panjang.
Lihat AsliBalas0
MSMA07
· 8jam yang lalu
“Ketahanan > kepanikan—sejarah membuktikan Bitcoin selalu bangkit kembali.”
Lihat AsliBalas0
ShahidJamal76
· 8jam yang lalu
Volatilitas adalah DNA Bitcoin—ketahanan, bukan ketakutan, yang menentukan siapa yang bertahan jangka panjang.
Lihat AsliBalas0
Janan555
· 8jam yang lalu
Ketahanan Bitcoin melalui keruntuhan membuktikan bahwa volatilitas hanyalah bagian dari siklus.
Lihat AsliBalas0
Jimmy022
· 8jam yang lalu
Volatilitas adalah DNA Bitcoin—ketahanan, bukan ketakutan, yang menentukan siapa yang bertahan jangka panjang.
Bitcoin $BTC telah mengalami crash.
Tidak sekali.
Tidak dua kali.
Tapi setiap siklus.
Dan setiap kali, cerita yang sama terulang:
“Ini sudah berakhir.”
“Kalinya berbeda.”
“Crypto sudah mati.”
Namun sejarah terus meninggalkan bukti.
📉 2011: $32 → $2
📉 2013–14: $1,150 → $200
📉 2017–18: $19,700 → $3,200
📉 2021–22: $69,000 → $15,500
📉 2025: ~$120,000 → ~$65,000
Inilah yang saya pelajari:
Bitcoin tidak memberi imbalan pada kepastian. Ia memberi imbalan pada ketahanan.
Crash bukanlah anomali, melainkan bagian dari desain dari kelas aset yang sedang berkembang.
Perbedaan utama dalam crypto sederhana:
* Beberapa orang bereaksi terhadap volatilitas
* Yang lain menganggapnya sebagai biaya dari peluang jangka panjang
Lihatlah dari sudut pandang yang cukup jauh, dan pertanyaannya bergeser dari:
“Apakah ini akan crash lagi?” menjadi “Siapa yang masih akan di sini saat pulih?”