Pada bulan 7 tahun 2025, Senator Wyoming Cynthia Lummis mengusulkan sebuah RUU yang memiliki makna penting untuk menghilangkan hambatan pajak bagi transaksi Bitcoin kecil. RUU ini mengusulkan pembebasan pajak de minimis untuk transaksi aset digital di bawah 300 dolar, dengan batas tahunan 5.000 dolar. Inisiatif Cynthia Lummis mencerminkan kekhawatiran yang semakin meningkat dari komunitas cryptocurrency bahwa kebijakan pajak saat ini menghambat perkembangan Bitcoin sebagai metode pembayaran sehari-hari.
Kebijakan Pajak - Hambatan Inti dari Bitcoin
Menurut Pierre Rochard, anggota dewan direksi perusahaan pengelola aset Bitcoin Strive, masalah sebenarnya bukan terletak pada teknologi atau kemampuan skalabilitas, melainkan pada regulasi pajak. Dia menegaskan bahwa kurangnya regulasi pembebasan pajak untuk transaksi Bitcoin kecil adalah hambatan signifikan, yang mengharuskan setiap transaksi BTC dikenai pajak meskipun bernilai kecil. Hal ini menciptakan beban administratif yang terlalu besar dibandingkan manfaatnya, sehingga konsumen enggan menggunakan Bitcoin untuk pembayaran harian.
Rincian Usulan dalam RUU Cynthia Lummis
RUU yang diperkenalkan oleh Cynthia Lummis tidak hanya sekadar pembebasan pajak untuk transaksi kecil. RUU ini juga mencakup ketentuan yang memungkinkan organisasi amal menerima donasi dalam bentuk mata uang digital tanpa harus membayar pajak secara langsung. Khususnya, usulan ini juga menangguhkan pelaporan penghasilan dari aktivitas staking atau penambangan mata uang digital sampai aset benar-benar dijual. Ketentuan ini menunjukkan pendekatan komprehensif Cynthia Lummis dalam mengatasi masalah pajak kompleks terkait cryptocurrency.
Pada bulan 12 tahun 2025, Institute of Bitcoin Policy, sebuah organisasi advokasi kebijakan non-profit, juga menyatakan kekhawatiran serupa tentang kurangnya pembebasan pajak de minimis. Mereka menekankan bahwa legislasi AS sedang mempertimbangkan pembatasan pembebasan pajak hanya untuk stablecoin yang terkait dolar dan dijamin, alih-alih menerapkannya secara luas untuk Bitcoin. Menurut mereka, ini adalah perlakuan tidak adil.
Pendukung Kuat: Jack Dorsey dan Tokoh Terkenal
Jack Dorsey, pendiri platform pembayaran Square, secara terbuka mendukung pembebasan pajak untuk transaksi Bitcoin kecil. Dia menekankan bahwa Bitcoin harus menjadi “mata uang sehari-hari” secepat mungkin, dan kebijakan pajak saat ini merupakan hambatan besar. Dukungan dari tokoh seperti Jack Dorsey memperkuat argumen bahwa RUU Cynthia Lummis bukan hanya permintaan dari aktivis tertentu, melainkan slogan nyata dari para pengusaha terkemuka.
Reaksi dari Komunitas Crypto
Tidak semua usulan disambut baik. Marty Bent, pendukung Bitcoin dan co-founder Truth for the Commoner, mengkritik keras usulan pembebasan pajak hanya untuk stablecoin. Dia menyebutnya “tidak masuk akal,” berargumen bahwa ini menciptakan ketidakadilan antar jenis aset digital. Kritikan semacam ini mencerminkan perpecahan dalam komunitas crypto mengenai pendekatan kebijakan pajak.
Prospek: Cynthia Lummis dan Masa Depan Bitcoin sebagai Pembayaran
Perdebatan tentang kebijakan pajak dan Bitcoin menyoroti kompleksitas dalam mengintegrasikan cryptocurrency ke dalam sistem keuangan tradisional. RUU Cynthia Lummis, meskipun belum disahkan, menunjukkan arah yang dapat membantu Bitcoin benar-benar berfungsi sebagai metode pembayaran yang praktis. Menghilangkan hambatan pajak yang tidak masuk akal adalah langkah penting yang telah lama dinantikan komunitas Bitcoin, dan upaya Cynthia Lummis bisa menjadi kunci untuk mengubah situasi hukum ini.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Cynthia Lummis Memimpin Kampanye Pembebasan Pajak untuk Perdagangan Bitcoin - Titik Balik dalam Kebijakan Pembayaran Digital
Pada bulan 7 tahun 2025, Senator Wyoming Cynthia Lummis mengusulkan sebuah RUU yang memiliki makna penting untuk menghilangkan hambatan pajak bagi transaksi Bitcoin kecil. RUU ini mengusulkan pembebasan pajak de minimis untuk transaksi aset digital di bawah 300 dolar, dengan batas tahunan 5.000 dolar. Inisiatif Cynthia Lummis mencerminkan kekhawatiran yang semakin meningkat dari komunitas cryptocurrency bahwa kebijakan pajak saat ini menghambat perkembangan Bitcoin sebagai metode pembayaran sehari-hari.
Kebijakan Pajak - Hambatan Inti dari Bitcoin
Menurut Pierre Rochard, anggota dewan direksi perusahaan pengelola aset Bitcoin Strive, masalah sebenarnya bukan terletak pada teknologi atau kemampuan skalabilitas, melainkan pada regulasi pajak. Dia menegaskan bahwa kurangnya regulasi pembebasan pajak untuk transaksi Bitcoin kecil adalah hambatan signifikan, yang mengharuskan setiap transaksi BTC dikenai pajak meskipun bernilai kecil. Hal ini menciptakan beban administratif yang terlalu besar dibandingkan manfaatnya, sehingga konsumen enggan menggunakan Bitcoin untuk pembayaran harian.
Rincian Usulan dalam RUU Cynthia Lummis
RUU yang diperkenalkan oleh Cynthia Lummis tidak hanya sekadar pembebasan pajak untuk transaksi kecil. RUU ini juga mencakup ketentuan yang memungkinkan organisasi amal menerima donasi dalam bentuk mata uang digital tanpa harus membayar pajak secara langsung. Khususnya, usulan ini juga menangguhkan pelaporan penghasilan dari aktivitas staking atau penambangan mata uang digital sampai aset benar-benar dijual. Ketentuan ini menunjukkan pendekatan komprehensif Cynthia Lummis dalam mengatasi masalah pajak kompleks terkait cryptocurrency.
Pada bulan 12 tahun 2025, Institute of Bitcoin Policy, sebuah organisasi advokasi kebijakan non-profit, juga menyatakan kekhawatiran serupa tentang kurangnya pembebasan pajak de minimis. Mereka menekankan bahwa legislasi AS sedang mempertimbangkan pembatasan pembebasan pajak hanya untuk stablecoin yang terkait dolar dan dijamin, alih-alih menerapkannya secara luas untuk Bitcoin. Menurut mereka, ini adalah perlakuan tidak adil.
Pendukung Kuat: Jack Dorsey dan Tokoh Terkenal
Jack Dorsey, pendiri platform pembayaran Square, secara terbuka mendukung pembebasan pajak untuk transaksi Bitcoin kecil. Dia menekankan bahwa Bitcoin harus menjadi “mata uang sehari-hari” secepat mungkin, dan kebijakan pajak saat ini merupakan hambatan besar. Dukungan dari tokoh seperti Jack Dorsey memperkuat argumen bahwa RUU Cynthia Lummis bukan hanya permintaan dari aktivis tertentu, melainkan slogan nyata dari para pengusaha terkemuka.
Reaksi dari Komunitas Crypto
Tidak semua usulan disambut baik. Marty Bent, pendukung Bitcoin dan co-founder Truth for the Commoner, mengkritik keras usulan pembebasan pajak hanya untuk stablecoin. Dia menyebutnya “tidak masuk akal,” berargumen bahwa ini menciptakan ketidakadilan antar jenis aset digital. Kritikan semacam ini mencerminkan perpecahan dalam komunitas crypto mengenai pendekatan kebijakan pajak.
Prospek: Cynthia Lummis dan Masa Depan Bitcoin sebagai Pembayaran
Perdebatan tentang kebijakan pajak dan Bitcoin menyoroti kompleksitas dalam mengintegrasikan cryptocurrency ke dalam sistem keuangan tradisional. RUU Cynthia Lummis, meskipun belum disahkan, menunjukkan arah yang dapat membantu Bitcoin benar-benar berfungsi sebagai metode pembayaran yang praktis. Menghilangkan hambatan pajak yang tidak masuk akal adalah langkah penting yang telah lama dinantikan komunitas Bitcoin, dan upaya Cynthia Lummis bisa menjadi kunci untuk mengubah situasi hukum ini.