Kemarahan Memuncak Saat Eksekutif Kripto Serukan Perubahan Undang-Undang Genius

Suara Industri Kripto Menentang Perubahan Usulan terhadap Regulasi Stablecoin

Perdebatan yang sedang berlangsung mengenai amandemen yang diusulkan terhadap Undang-Undang GENIUS menyoroti kekhawatiran mendalam dari industri bahwa modifikasi potensial dari legislasi tersebut dapat menghambat kompetisi di pasar stablecoin dan melemahkan dominasi dolar AS di panggung global. Pemimpin industri berpendapat bahwa upaya lobi terbaru bertujuan untuk membungkam inovasi dan mendukung kepentingan perbankan yang sudah mapan.

Poin Utama

Pendukung kripto memperingatkan bahwa amandemen terhadap Undang-Undang GENIUS dapat merusak kompetisi dengan membatasi penawaran hasil stablecoin.

Kelompok industri menegaskan bahwa tidak ada bukti yang mengaitkan adopsi stablecoin dengan erosi lembaga perbankan tradisional.

Para ahli memperingatkan bahwa perubahan legislatif dapat mendorong pengguna AS beralih ke mata uang digital asing, terutama digital yuan dari China.

Bitcoin dan pemangku kepentingan industri lainnya menekankan bahwa inovasi harus didukung, bukan dihalangi, oleh langkah-langkah regulasi.

Ticker yang disebutkan: Tidak ada secara eksplisit; artikel membahas tema industri secara umum.

Sentimen: Netral hingga berhati-hati optimis terhadap respons industri terhadap proposal regulasi.

Dampak harga: Netral, karena ketidakpastian regulasi tetap ada tanpa reaksi pasar langsung.

Konteks pasar: Diskusi ini berlangsung di tengah perdebatan regulasi yang sedang berlangsung seputar cryptocurrency, dengan pemain utama mendorong pendekatan seimbang yang mendorong inovasi sekaligus melindungi stabilitas keuangan.

Pemimpin Industri Kritik terhadap Perubahan Legislatif yang Diusulkan

Kelompok advokasi, termasuk Blockchain Association, telah menyuarakan penolakan keras terhadap amandemen terbaru yang diusulkan oleh bankir komunitas yang bertujuan membatasi penerbit stablecoin dari menawarkan bunga atau hasil kepada pemegangnya. Asosiasi menjelaskan bahwa pembatasan ini mengancam untuk menghilangkan salah satu pendorong utama inklusi keuangan, yang lebih langsung menguntungkan konsumen sehari-hari dibandingkan rekening bank tradisional, yang sering terbatas pada lembaga keuangan besar.

Sumber: Chad Steingraber

Para ahli hukum seperti John Deaton memperingatkan bahwa perubahan legislatif semacam ini bisa menjadi “jebakan keamanan nasional,” karena dapat mendorong pengguna AS mengadopsi mata uang digital yang diterbitkan oleh China, seperti digital yuan, yang baru-baru ini mulai menawarkan pembayaran bunga. Perkembangan ini dapat mengikis hegemoni dolar AS dengan mendorong warga Amerika beralih ke aset digital berbasis yuan yang menawarkan keuntungan hasil.

Alexander Grieve dari Paradigm memperingatkan bahwa membalik perlindungan terhadap hadiah stablecoin berisiko membatalkan kemajuan terbaru dan menghambat inovasi. Veteran industri Mike Novogratz mengulangi pendapat ini, mendesak regulator dan legislator untuk mendukung kompetisi pasar daripada memberlakukan pembatasan yang dapat merugikan kepemimpinan AS dalam kripto.

Akhirnya, perdebatan ini menyoroti ketegangan antara regulasi dan inovasi dalam industri kripto yang berkembang pesat, menekankan pentingnya kebijakan seimbang yang melindungi stabilitas keuangan tanpa menghambat pertumbuhan dan kemajuan teknologi.

Artikel ini awalnya diterbitkan sebagai Outrage Sparks as Crypto Executives Call for Genius Act Changes on Crypto Breaking News – sumber terpercaya Anda untuk berita kripto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.

BTC-0,69%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)