Sejak kontrak mengalami margin call, saya tidak pernah lagi menggunakan leverage. Sejujurnya, jika modal cukup, hasil dari trading spot sebenarnya sudah cukup. Sebelumnya saya trading kontrak, murni hanya ingin mencari kegiatan sendiri.
Waktu itu saya menghabiskan sekitar dua tahun untuk bereksperimen. Awalnya menggunakan ETH sebagai basis, akhirnya hampir kehilangan 70 ETH. Kemudian beralih ke basis USDT, setelah bolak-balik, saya kehilangan lagi sekitar empat sampai lima puluh ribu rupiah. Setiap hari bangun tidur langsung belajar indikator teknikal, saat melakukan trading merasa sangat hebat, tapi hasilnya? Kerugian total.
Yang paling ironis, uang pertama yang saya hasilkan dari trading spot, malah perlahan-lahan diambil alih oleh kontrak. Kontrak ini, benar-benar sangat mudah membuat orang kehilangan kendali. Aturan yang sudah dibuat sebelumnya, begitu mendapatkan keuntungan sedikit, semuanya dilupakan, keserakahan mulai menguasai.
Sekarang strategi saya sangat sederhana: kemarin saya hampir seluruhnya menutup posisi spot, hanya menyisakan sedikit cadangan untuk bertahan. Saat BTC turun ke sekitar 80.000, ETH kembali ke kisaran 2500-2700, saya akan ambil kembali. Kalau belum mencapai posisi yang diinginkan, saya akan terus menunggu, tidak perlu terburu-buru. Sebelum tahun baru ini, saya santai saja, malah merasa lebih ringan hidupnya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
20 Suka
Hadiah
20
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropATM
· 9jam yang lalu
70 ETH啊,Bro, pelajaran ini agak mahal
Lihat AsliBalas0
WhaleMistaker
· 01-10 21:54
70 ETH, bro, berapa ini harganya, kepala saya sakit banget
Lihat AsliBalas0
GweiTooHigh
· 01-10 13:42
Ini baru benar-benar memahami jalan, biaya kuliah sebesar 70 ETH sepadan
Lihat AsliBalas0
Blockchainiac
· 01-09 02:58
70 ETH, bro, betapa sakitnya itu. Tapi sekarang mental ini malah jadi tenang.
Lihat AsliBalas0
AirdropHunter420
· 01-09 02:43
70 ETH, bro, betapa sakitnya itu, aku cuma membayangkannya saja sudah bikin aku kedinginan
Lihat AsliBalas0
BlockchainBouncer
· 01-09 02:41
70 ETH, bro, betapa sakitnya... Kontrak memang iblis
Sekarang justru sikap ini yang paling tepat, bersabar menunggu posisi saja sudah cukup
Lihat AsliBalas0
OffchainOracle
· 01-09 02:37
70 ETH, harus sakit banget... Makanya aku sekarang kalau lihat leverage langsung menghindar, emang nggak perlu banget
Sejak kontrak mengalami margin call, saya tidak pernah lagi menggunakan leverage. Sejujurnya, jika modal cukup, hasil dari trading spot sebenarnya sudah cukup. Sebelumnya saya trading kontrak, murni hanya ingin mencari kegiatan sendiri.
Waktu itu saya menghabiskan sekitar dua tahun untuk bereksperimen. Awalnya menggunakan ETH sebagai basis, akhirnya hampir kehilangan 70 ETH. Kemudian beralih ke basis USDT, setelah bolak-balik, saya kehilangan lagi sekitar empat sampai lima puluh ribu rupiah. Setiap hari bangun tidur langsung belajar indikator teknikal, saat melakukan trading merasa sangat hebat, tapi hasilnya? Kerugian total.
Yang paling ironis, uang pertama yang saya hasilkan dari trading spot, malah perlahan-lahan diambil alih oleh kontrak. Kontrak ini, benar-benar sangat mudah membuat orang kehilangan kendali. Aturan yang sudah dibuat sebelumnya, begitu mendapatkan keuntungan sedikit, semuanya dilupakan, keserakahan mulai menguasai.
Sekarang strategi saya sangat sederhana: kemarin saya hampir seluruhnya menutup posisi spot, hanya menyisakan sedikit cadangan untuk bertahan. Saat BTC turun ke sekitar 80.000, ETH kembali ke kisaran 2500-2700, saya akan ambil kembali. Kalau belum mencapai posisi yang diinginkan, saya akan terus menunggu, tidak perlu terburu-buru. Sebelum tahun baru ini, saya santai saja, malah merasa lebih ringan hidupnya.