Menurut data pasar prediksi, ada peluang 24% bahwa Mahkamah Agung akan mendukung kebijakan tarif yang diusulkan dalam keputusan mendatangnya. Perkiraan peluang yang relatif rendah ini menarik perhatian di seluruh pasar keuangan, karena penerapan tarif dapat memiliki efek riak pada kondisi ekonomi global dan sentimen investor. Peserta pasar memantau dengan cermat bagaimana putusan pengadilan dapat membentuk lanskap ekonomi dalam beberapa bulan mendatang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
probably_nothing_anon
· 18jam yang lalu
24% peluang? Odds ini sangat rendah sekali, sepertinya pengadilan besar kemungkinan akan menolaknya
Lihat AsliBalas0
MEVictim
· 18jam yang lalu
24% kemungkinan? Pengadilan ini pasti mau bikin masalah nih
Lihat AsliBalas0
CryptoSurvivor
· 18jam yang lalu
24% peluang? Bro, peluang ini benar-benar rendah, sepertinya para hakim besar juga tidak terlalu ingin repot
Lihat AsliBalas0
BanklessAtHeart
· 18jam yang lalu
24% probabilitas? Inilah ketakutan nyata di pasar
Lihat AsliBalas0
WalletDetective
· 18jam yang lalu
24%? Peluang ini sangat rendah, pasar sudah memasang taruhan sejak lama
Lihat AsliBalas0
OffchainWinner
· 18jam yang lalu
24% probabilitas? Ini hampir sama dengan melempar dadu, jika pengadilan benar-benar menyetujui saya akan sangat malu
Menurut data pasar prediksi, ada peluang 24% bahwa Mahkamah Agung akan mendukung kebijakan tarif yang diusulkan dalam keputusan mendatangnya. Perkiraan peluang yang relatif rendah ini menarik perhatian di seluruh pasar keuangan, karena penerapan tarif dapat memiliki efek riak pada kondisi ekonomi global dan sentimen investor. Peserta pasar memantau dengan cermat bagaimana putusan pengadilan dapat membentuk lanskap ekonomi dalam beberapa bulan mendatang.