Emas melanjutkan kenaikan pada hari Selasa, menyentuh level tertinggi dalam satu minggu. Didukung oleh pernyataan dovish dari pejabat Federal Reserve yang meningkatkan ekspektasi pemotongan suku bunga, serta ketegangan situasi di Venezuela yang mendorong permintaan safe haven, aset safe haven tradisional ini kembali diminati. Analis menunjukkan bahwa data non-pertanian penting akhir pekan ini akan menjadi fokus pasar dan berpotensi mempengaruhi arah harga emas lebih lanjut.
Dorongan Ganda Mendorong Kenaikan Harga Emas
Dua faktor utama yang mendorong kenaikan harga emas sangat jelas:
Sinyal Kebijakan Federal Reserve Berubah Dovish
Kashkari dari Federal Reserve mengatakan pada hari Senin bahwa inflasi sedang perlahan menurun, tetapi ada risiko “peningkatan mendadak” dalam tingkat pengangguran. Pernyataan ini memperkuat ekspektasi pasar terhadap pemotongan suku bunga. Kepala makro global Tastylive, Ilya Spivak, menilai bahwa pernyataan pejabat Fed “tentu saja tidak menimbulkan dampak negatif,” meskipun tidak secara fundamental mengubah penilaian pasar, tetapi cukup untuk meningkatkan ekspektasi pemotongan suku bunga. Berdasarkan berita terbaru, investor saat ini memperkirakan setidaknya dua kali pemotongan suku bunga tahun ini.
Situasi tegang di Venezuela menjadi katalisator penting lainnya. Spivak menunjukkan bahwa peristiwa ini “menyoroti tren de-globalisasi yang lebih luas.” Dalam lingkungan suku bunga rendah serta periode ketidakpastian geopolitik atau ekonomi, aset yang tidak menghasilkan pendapatan (seperti emas) biasanya berkinerja baik. Ini menjelaskan mengapa saat suasana safe haven meningkat, harga emas cenderung naik.
Data Kunci Minggu Ini Menjadi Fokus
Waktu Penting
Peristiwa
Signifikansi Pasar
Jumat (10 Januari)
Laporan ketenagakerjaan AS (Data non-pertanian)
Data kunci yang menentukan arah harga emas minggu ini, akan mempengaruhi ekspektasi pemotongan suku bunga Fed
Saat ini
Ekspektasi investor
Setidaknya dua kali pemotongan suku bunga tahun ini
Laporan ketenagakerjaan yang dirilis Jumat adalah data ekonomi terpenting minggu ini. Jika data ketenagakerjaan lebih lemah dari perkiraan, akan memperkuat ekspektasi pemotongan suku bunga lebih lanjut, berpotensi mendorong harga emas naik. Sebaliknya, data ketenagakerjaan yang kuat dapat melemahkan ekspektasi pemotongan suku bunga dan memberi tekanan pada harga emas.
Dampak Luas dari Lingkungan Makro
Lingkungan makro ini patut diperhatikan karena tidak hanya mempengaruhi aset safe haven tradisional seperti emas, tetapi juga dapat berdampak pada aset kripto. Dalam periode ekspektasi pemotongan suku bunga yang meningkat dan ketidakpastian geopolitik, aset kripto seperti Bitcoin sebagai aset safe haven lainnya juga berpotensi meningkat daya tariknya. Lingkungan suku bunga rendah biasanya mendukung kinerja aset berisiko, yang juga memberikan potensi dukungan bagi pasar kripto.
Ringkasan
Kenaikan harga emas mencerminkan penilaian pasar terhadap dua isu utama: pertama, Federal Reserve memang beralih ke sikap yang lebih dovish, dan ekspektasi pemotongan suku bunga sedang meningkat; kedua, ketidakpastian geopolitik sedang meningkat, dan permintaan safe haven benar-benar ada. Kedua faktor ini saling memperkuat, menjadikan emas sebagai aset safe haven tradisional pilihan investor. Data non-pertanian Jumat ini akan menjadi momen penting untuk menguji ekspektasi tersebut dan menentukan arah harga emas selanjutnya. Bagi investor yang memperhatikan hubungan ekonomi makro dan kinerja aset, ini adalah jendela waktu yang patut dipantau dengan cermat.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Di balik posisi tertinggi harga emas selama seminggu: dorongan ganda dari ekspektasi penurunan suku bunga dan geopolitik
Emas melanjutkan kenaikan pada hari Selasa, menyentuh level tertinggi dalam satu minggu. Didukung oleh pernyataan dovish dari pejabat Federal Reserve yang meningkatkan ekspektasi pemotongan suku bunga, serta ketegangan situasi di Venezuela yang mendorong permintaan safe haven, aset safe haven tradisional ini kembali diminati. Analis menunjukkan bahwa data non-pertanian penting akhir pekan ini akan menjadi fokus pasar dan berpotensi mempengaruhi arah harga emas lebih lanjut.
Dorongan Ganda Mendorong Kenaikan Harga Emas
Dua faktor utama yang mendorong kenaikan harga emas sangat jelas:
Sinyal Kebijakan Federal Reserve Berubah Dovish
Kashkari dari Federal Reserve mengatakan pada hari Senin bahwa inflasi sedang perlahan menurun, tetapi ada risiko “peningkatan mendadak” dalam tingkat pengangguran. Pernyataan ini memperkuat ekspektasi pasar terhadap pemotongan suku bunga. Kepala makro global Tastylive, Ilya Spivak, menilai bahwa pernyataan pejabat Fed “tentu saja tidak menimbulkan dampak negatif,” meskipun tidak secara fundamental mengubah penilaian pasar, tetapi cukup untuk meningkatkan ekspektasi pemotongan suku bunga. Berdasarkan berita terbaru, investor saat ini memperkirakan setidaknya dua kali pemotongan suku bunga tahun ini.
Ketidakpastian Geopolitik Mendorong Permintaan Safe Haven
Situasi tegang di Venezuela menjadi katalisator penting lainnya. Spivak menunjukkan bahwa peristiwa ini “menyoroti tren de-globalisasi yang lebih luas.” Dalam lingkungan suku bunga rendah serta periode ketidakpastian geopolitik atau ekonomi, aset yang tidak menghasilkan pendapatan (seperti emas) biasanya berkinerja baik. Ini menjelaskan mengapa saat suasana safe haven meningkat, harga emas cenderung naik.
Data Kunci Minggu Ini Menjadi Fokus
Laporan ketenagakerjaan yang dirilis Jumat adalah data ekonomi terpenting minggu ini. Jika data ketenagakerjaan lebih lemah dari perkiraan, akan memperkuat ekspektasi pemotongan suku bunga lebih lanjut, berpotensi mendorong harga emas naik. Sebaliknya, data ketenagakerjaan yang kuat dapat melemahkan ekspektasi pemotongan suku bunga dan memberi tekanan pada harga emas.
Dampak Luas dari Lingkungan Makro
Lingkungan makro ini patut diperhatikan karena tidak hanya mempengaruhi aset safe haven tradisional seperti emas, tetapi juga dapat berdampak pada aset kripto. Dalam periode ekspektasi pemotongan suku bunga yang meningkat dan ketidakpastian geopolitik, aset kripto seperti Bitcoin sebagai aset safe haven lainnya juga berpotensi meningkat daya tariknya. Lingkungan suku bunga rendah biasanya mendukung kinerja aset berisiko, yang juga memberikan potensi dukungan bagi pasar kripto.
Ringkasan
Kenaikan harga emas mencerminkan penilaian pasar terhadap dua isu utama: pertama, Federal Reserve memang beralih ke sikap yang lebih dovish, dan ekspektasi pemotongan suku bunga sedang meningkat; kedua, ketidakpastian geopolitik sedang meningkat, dan permintaan safe haven benar-benar ada. Kedua faktor ini saling memperkuat, menjadikan emas sebagai aset safe haven tradisional pilihan investor. Data non-pertanian Jumat ini akan menjadi momen penting untuk menguji ekspektasi tersebut dan menentukan arah harga emas selanjutnya. Bagi investor yang memperhatikan hubungan ekonomi makro dan kinerja aset, ini adalah jendela waktu yang patut dipantau dengan cermat.