Trump sekali lagi berubah pikiran! Tenggat waktu negosiasi tarif antara Amerika Serikat dan Uni Eropa diperpanjang hingga 9 Juli.



Menurut laporan media asing, pada tanggal 25 waktu setempat, Trump menyatakan setuju dengan permintaan Uni Eropa untuk memperpanjang batas waktu negosiasi tarif 50% yang direncanakan akan dikenakan pada Uni Eropa pada 1 Juni. Dia juga menyebut pembicaraan dengan Uni Eropa "sangat menyenangkan."

Namun, beberapa hari yang lalu pada tanggal 23, Trump masih mengeluarkan pernyataan keras di media sosial, menyatakan bahwa pembentukan Uni Eropa adalah untuk "mengambil keuntungan dari Amerika", negosiasi AS-Eropa "tidak ada kemajuan", dan mengancam akan mengenakan tarif 50% pada barang-barang yang berasal dari Uni Eropa mulai 1 Juni, kecuali barang-barang tersebut dibuat di Amerika.

Menghadapi "pemerasan" Trump, sikap Uni Eropa tegas. Wakil Presiden Eksekutif Komisi Eropa, Teresa Riber, menyatakan bahwa Uni Eropa "tidak akan mundur" dan tidak akan menerima syarat yang sepenuhnya bertentangan dengan kepentingan perusahaan dan masyarakat Eropa.

Ketua Komite Perdagangan Internasional Parlemen Eropa, Bernd Lange, juga menekankan bahwa Uni Eropa tidak akan mengalah pada masalah-masalah penting, dan jika Amerika Serikat hanya ingin Uni Eropa menerima semuanya tanpa syarat, itu adalah "mengetuk pintu yang salah".

Saat ini, negosiasi antara AS dan UE kembali terjebak dalam kebuntuan. Informasi menyebutkan bahwa AS meminta UE untuk memberikan konsesi sepihak agar perusahaan AS dapat mengakses pasar, sementara UE mencari kesepakatan yang memperhatikan kepentingan kedua belah pihak.

Menteri Ekonomi dan Energi Jerman Katherina Reiche dan Perdana Menteri Irlandia Micheál Martin menyatakan bahwa konflik tarif tidak menguntungkan bagi siapa pun dan akan menyebabkan kerugian yang sama bagi kedua belah pihak.

Wakil Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil juga menunjukkan bahwa peningkatan tarif dapat merugikan ekonomi AS sama besarnya dengan kerugian yang dialami Jerman dan Uni Eropa, menciptakan situasi "kalah-kalah". Dia mendesak AS untuk bernegosiasi dengan serius dan menekankan bahwa jika AS dan UE tidak dapat mencapai kesepakatan, Uni Eropa akan bersatu dan mengambil langkah-langkah balasan yang tegas.

Saat ini, perang tarif ini masih berlanjut, kedua belah pihak tidak mau mengalah, bagaimana hasil akhirnya, mari kita nantikan!

Kesimpulan:

"Palu tarif Trump" telah terbukti efektif, tetapi kali ini Uni Eropa tampaknya bertekad untuk melawan sampai akhir. Di balik permainan ini, bukan hanya pertarungan antara unilateralisme dan multilateralisme, tetapi juga menyangkut masa depan tatanan ekonomi global.

Singkatnya, perang tarif tidak memiliki pemenang, yang akan terluka pada akhirnya adalah masyarakat umum. Apakah AS dan UE dapat mencapai kompromi ini tidak hanya berkaitan dengan kepentingan AS dan UE, tetapi juga akan mempengaruhi arah masa depan ekonomi global.

#特朗普关税政策 # negosiasi tarif AS dan UE #penundaan tarif
TRUMP-0,77%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)