Gedung Putih mempertimbangkan penarikan pasukan dari Eropa, hubungan transatlantik memasuki “mode krisis”


Pada 10 April, hari Kamis, seorang pejabat tinggi Gedung Putih memberi tahu Reuters bahwa Trump merasa tidak puas karena sekutu NATO gagal membantu memastikan keamanan Selat Hormuz, dan juga merasa marah karena rencana akuisisi Greenland mandek, sehingga ia telah mendiskusikan dengan para penasihatnya opsi untuk menarik sebagian pasukan AS dari Eropa. Meskipun saat ini belum ada keputusan resmi yang diambil, dan Gedung Putih belum menginstruksikan Pentagon untuk menyusun rencana penarikan pasukan yang spesifik, diskusi ini mencerminkan kemerosotan tajam hubungan antara Washington dan sekutu Eropanya.
Kunjungan Sekretaris Jenderal NATO, Lütte, pada hari Rabu tidak mampu secara signifikan memperbaiki ketegangan seperti ini, dan penempatan militer AS di Eropa saat ini masih tetap besar: lebih dari 80.000 tentara ditempatkan di kawasan tersebut, dengan 30.000 di antaranya di Jerman, sedangkan pasukan lainnya tersebar di Italia, Inggris, dan Spanyol. Pejabat tidak mengungkapkan negara mana yang mungkin terdampak, juga tidak menjelaskan berapa banyak pasukan yang akan ditarik jika Trump melanjutkan rencana ini.
Ini menunjukkan bahwa strategi militer luar negeri negara adidaya dapat menghadapi penyesuaian besar, terutama di tengah meningkatnya tekanan geopolitik global dan biaya penempatan militer yang terus naik; keputusan di masa depan akan sangat memengaruhi hubungan internasional dan dinamika pasar.$TNSR $CFG $DASH #加密市场回升 #原油小幅上涨 #大摩比特币现货ETF上市
TNSR-14,78%
CFG6,14%
DASH26,47%
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan