Belakangan ini saya sedang mempelajari masalah risiko di pasar keuangan, dan menemukan sebuah konsep yang sangat menarik untuk dibagikan—peristiwa Black Swan. Istilah ini sebenarnya sangat sederhana, yaitu merujuk pada kejadian yang sangat jarang terjadi, tetapi jika terjadi akan membawa konsekuensi bencana.



Asal usul makna Black Swan juga cukup menarik. Dulu orang Eropa percaya bahwa angsa hanya berwarna putih, sampai pada tahun 1697, penjelajah Belanda menemukan angsa berwarna hitam di Australia, yang mengubah persepsi tersebut. Kemudian, Profesor Taleb dari Universitas New York terinspirasi oleh hal ini dan menulis sebuah buku berjudul 《Black Swan》, untuk menggambarkan kejadian yang di luar prediksi, sulit diperkirakan, tetapi memiliki dampak yang sangat besar.

Peristiwa Black Swan biasanya memiliki tiga ciri utama. Pertama, sulit diprediksi, di luar batas prediksi normal. Kedua, menyebabkan konsekuensi yang serius, memberikan dampak besar terhadap ekonomi, keuangan, bahkan politik. Ketiga, setelah kejadian, kita bisa menjelaskan penyebabnya, dan seringkali dapat menemukan alasan yang jelas.

Dalam sejarah, ada banyak contoh klasik. Bubble internet tahun 2001 adalah contoh Black Swan—ketika saham teknologi melonjak tinggi, indeks Nasdaq akhirnya jatuh 78,4%, menyebabkan banyak PHK di industri teknologi. Krisis keuangan tahun 2008 juga sangat mengguncang, krisis subprime menyebabkan tingkat pengangguran melipatgandakan, Lehman Brothers bangkrut, dan hampir 3,8 juta rumah disita.

Peristiwa Flash Crash tahun 2010 juga sangat mengesankan, pasar saham kehilangan hampir 1 triliun dolar dalam satu hari, hanya karena seorang trader yang mengendalikan algoritma. Di pasar kripto, keruntuhan Terra tahun 2022, kebangkrutan Celsius, dan runtuhnya beberapa bursa besar secara cepat, semuanya adalah gambaran nyata dari makna Black Swan di dunia kripto. Harga Bitcoin dalam beberapa minggu turun dari 21.000 dolar menjadi 15.000 dolar.

Daripada terkejut dan tidak siap menghadapi Black Swan, lebih baik mempersiapkan diri sejak awal. Cara paling praktis adalah melakukan diversifikasi investasi, jangan menaruh semua dana di satu tempat. Saham, emas, properti, dan aset kripto bisa dialokasikan secara proporsional. Terutama di bursa kripto, jangan menaruh semua koin di satu platform, sebaiknya didistribusikan ke beberapa bursa.

Ada sudut pandang menarik lainnya, yaitu bahwa peristiwa Black Swan sering membawa peluang. Ketika harga beberapa aset jatuh tajam, jika Anda memiliki pandangan dan persiapan, justru bisa mendapatkan keuntungan saat pasar pulih. Yang terpenting adalah kesiapan mental—Black Swan pasti akan datang, hanya saja kita tidak tahu kapan. Karena tidak bisa diprediksi, maka siapkan rencana terburuk, agar bisa bertahan dan tetap tenang dalam kondisi pasar apa pun.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan