Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Fitch Revisi Naik Harga Komoditas 2026, Tembaga hingga Emas Diproyeksi Menguat
Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings, menaikkan asumsi harga logam dan komoditas tambang untuk tahun 2026.
Kenaikan asumsi ini terjadi seiring perubahan dinamika pasar global, proyeksi permintaan global yang kuat, serta terbatasnya jumlah pasokan.
Mengutip laporan resminya, Fitch Ratings merevisi naik asumsi harga sejumlah komoditas utama.
Seperti misalnya untuk komoditas tembaga (copper), harga aktual 2025 tercatat sebesar US$ 9.939 per ton. Proyeksi lama untuk 2026 berada di level US$ 9.500, namun direvisi naik cukup tajam menjadi US$ 11.500 per ton pada asumsi terbaru.
Di sisi logam lainnya, aluminium memiliki harga aktual 2025 sebesar US$ 2.630 per ton. Proyeksi 2026 sebelumnya US$ 2.550, kini dinaikkan menjadi US$ 2.900 per ton.
Seng (zinc) juga mengalami revisi naik dari US$ 2.850 menjadi US$ 3.000 per ton, dari harga aktual 2025 sebesar US$ 2.867.
Kemudian dari sisi logam mulia, emas (gold) Fitch mencatat harga aktual 2025 sebesar US$ 3.431 per ons troi. Kemudian dinaikkan proyeksi harganya seiring derasnya permintaan di pasar global.
Lonjakan ini dipicu pembelian bank sentral serta meningkatnya alokasi investasi dari investor institusi dan ritel di tengah ketidakpastian geopolitik. Proyeksi lama harga emas 2026 sebesar US$ 3.400 kini direvisi signifikan menjadi US$ 4.500 per ons troi.
Untuk komoditas energi berbasis batubara, thermal coal Newcastle memiliki harga aktual 2025 sebesar US$ 105 per ton. Asumsi 2026 direvisi naik dari US$ 95 menjadi US$ 110.
Di kelompok logam baterai, nikel mencatat harga aktual 2025 sebesar US$ 15.154 per ton. Namun proyeksi 2026, Fitch menaikkanasumsi harga nikel jangka pendek menjadi US$ 16.000 per ton.
Tak ketinggalan, lithium juga mengalami revisi naik dari US$ 10.000 menjadi US$ 13.500 per ton, dibandingkan harga aktual 2025 sebesar US$ 10.388.
Kobalt juga melonjak signifikan, dari asumsi lama US$ 30.000 menjadi US$ 50.000 per ton, dari harga aktual US$ 37.037