Per 24 Maret 2026, harga Ethereum diperdagangkan di kisaran $2.130, naik 8,2% dalam sebulan terakhir. Kenaikan intraday ini turut menarik minat whale serta mendorong pembukaan posisi long dalam jumlah besar. Meski demikian, grafik 8 jam secara perlahan membentuk pola yang berpotensi menghapus kenaikan tersebut, bahkan lebih dalam lagi.



Ketidaksesuaian antara optimisme on-chain dan risiko teknikal menjadi sorotan utama dalam kondisi ini. Whale Ethereum dan trader dengan leverage melihat peluang kenaikan. Sebaliknya, struktur grafik justru menunjukkan potensi penurunan hingga 17%. Salah satu dari dua sisi ini pada akhirnya akan terbukti keliru, dan kluster EMA yang saat ini berada tepat di sekitar harga kemungkinan besar akan menjadi penentu arah berikutnya.

Lalu, bagaimana pergerakan harga Ethereum saat ini?

Harga Ethereum Turun 0,02% dalam Waktu 24 Jam
Pada 25 Maret 2026, harga Ethereum tercatat berada di sekitar $2,159 atau setara dengan Rp36.614.290, mengalami penurunan tipis 0,02% dalam 24 jam terakhir. Sepanjang periode ini, ETH sempat menyentuh level terendahnya di Rp35.891.259 dan level tertingginya di Rp37.051.040.

Saat penulisan, kapitalisasi pasar Ethereum kini berada di sekitar Rp4.398 triliun, dengan volume perdagangan harian yang turun 35% menjadi Rp291,55 triliun dalam waktu 24 jam terakhir.#EthL2NarrativeHeatsUp #GateOfficiallyIntegratesPolymarket #eth
ETH0,48%
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan