Pasar Kripto Terus Mengalami Penurunan Hari Ini: Sentimen Memburuk Dipicu oleh Likuidasi Besar-besaran Senilai $61 Juta di HTX

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Akibat penurunan tajam Bitcoin, pasar aset kripto secara keseluruhan kembali mengalami pukulan besar hari ini. Forced liquidation besar senilai 61,5 juta dolar yang terjadi di bursa kripto HTX memaksa para peserta pasar untuk merapikan posisi leverage mereka, memberikan dampak psikologis yang besar kepada investor. Harga BTC saat ini bergerak di sekitar $70,96K, dan di balik kenaikan ini terdapat relaksasi ketegangan geopolitik sementara, namun pasar tetap dalam keadaan tidak stabil.

Pasar Kripto Hari Ini: Rantai Penurunan Tajam Bitcoin dan Penutupan Posisi

Pada hari Senin minggu ini, harga Bitcoin turun dari puncaknya di $68.600 pada hari Sabtu ke $64.300 dalam beberapa jam saja, menghapus seluruh rebound akhir pekan. Penurunan tajam ini menyebabkan posisi spekulatif dengan leverage langsung dirapikan secara massal, dan forced liquidation sebesar 61,5 juta dolar di HTX menjadi kejadian forced liquidation tunggal terbesar dalam 24 jam terakhir menurut data dari penyedia data Coinglass.

Total nilai liquidation akibat penurunan ini mencapai $467,64 juta, melibatkan 137.422 trader. Yang perlu diperhatikan adalah sekitar 93% dari total tersebut, yaitu sekitar $434 juta, berasal dari liquidation posisi long (pembelian) oleh spekulan. Ini menunjukkan bahwa meskipun peserta pasar percaya pada tren kenaikan awal pekan dan menambah posisi, tekanan beli tersebut dengan cepat menghilang, menyebabkan pasar mengalami tekanan jual yang besar.

Sentimen Pasar Memburuk: Sentiment Menurun ke “Ketakutan Ekstrem”

Dengan meningkatnya tekanan jual, indeks Crypto Fear and Greed Index yang disediakan oleh Alternative.me turun ke angka 5 dari skor maksimal 100, menandakan “ketakutan ekstrem”. Angka 5 ini jarang terjadi dan sejak indeks ini diluncurkan pada 2018, hanya terjadi tiga kali, termasuk saat ini. Sebelumnya, kejadian serupa terjadi pada Agustus 2019, Juni 2022, dan awal bulan ini saat Bitcoin turun ke sekitar $60.000.

Laporan terbaru dari perusahaan analisis data on-chain, Glassnode, mendukung penurunan sentimen ini. Rata-rata pergerakan 7 hari dari kerugian nyata bersih jangka pendek tetap sekitar $500 juta per hari, menunjukkan bahwa spekulan jangka pendek terus melepas posisi mereka sejak awal penurunan di Februari, dan ini menandakan bahwa tekanan jual secara keseluruhan masih tetap ada di pasar.

Penurunan Bitcoin: Gap dari Puncak Sejarah Semakin Membesar

Saat ini, Bitcoin telah turun sekitar 48% dari puncak tertinggi sepanjang masa di bulan Oktober sebesar $126.000, dan jika dibandingkan dengan puncak pasar bullish 2021 di $69.000, turun sekitar 5,5%. Level ini sebelumnya dianggap sebagai “bawah” oleh banyak investor, tetapi kini sering diuji ulang tanpa kepercayaan yang kuat, dan kondisi ini terus berulang.

Meskipun terjadi forced liquidation yang merapikan posisi leverage secara temporer, pola dasar pasar tetap sama. Peserta pasar terus membangun kembali posisi long setiap kali terjadi rebound, dan siklus di mana pasar terus memberi hukuman terhadap posisi tersebut terus berlangsung.

Skala Forced Liquidation di Pasar Derivatif: Rantai Multi-Aset

Jumlah forced liquidation di pasar futures Bitcoin mencapai $213,62 juta, diikuti Ethereum (ETH) sebesar $113,89 juta dan Solana (SOL) sebesar $19,89 juta. Yang menarik perhatian adalah token native dari platform DeFi Hyperliquid, HYPE, yang mencatat forced liquidation sebesar $10,72 juta. Meskipun tidak masuk dalam daftar lima besar forced liquidation, angka ini menunjukkan penyebaran kekacauan pasar yang lebih luas.

Volatilitas Pasar yang Dipicu Risiko Geopolitik

Bitcoin mampu bertahan di atas $70.000 dan mempertahankan sebagian besar kenaikannya setelah pengumuman Presiden AS Donald Trump bahwa ia akan menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari. Pengumuman ini mengurangi kekhawatiran lonjakan harga minyak mentah dan secara temporer meredakan risiko geopolitik.

Pasar kripto sangat dipengaruhi oleh variabel geopolitik seperti ini. Seluruh altcoin termasuk Ethereum, Solana, dan Dogecoin naik sekitar 5%, sementara saham terkait penambangan juga menguat, dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik sekitar 1,2%, menunjukkan korelasi yang luas dengan pasar saham.

Perkiraan Perkembangan Pasar ke Depan: Fokus pada Level Support Berikutnya

Menurut para analis, pergerakan berikutnya dari Bitcoin sangat bergantung pada harga minyak dan stabilitas lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz. Dalam skenario optimis, level sekitar $74.000 hingga $76.000 bisa kembali diuji. Sebaliknya, jika ketegangan geopolitik meningkat, harga bisa kembali turun ke kisaran pertengahan $60.000.

Secara jangka pendek, pasar kemungkinan akan menunggu proses reset leverage dan perbaikan psikologis pasar. Untuk keluar dari siklus penurunan ini, diperlukan penyesuaian posisi spekulatif yang tepat dan stabilisasi fundamental dasar. Pergerakan pasar hari ini menjadi momen penting dalam proses tersebut.

ETH2,81%
SOL3,41%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan