Saat ini (1 Maret 2026 dini hari) korban jiwa dan kerusakan dari pihak AS, Israel, dan Iran sangat parah. Kondisi pertempuran saat ini telah berkembang dari "serangan bedah" menjadi operasi menyeluruh **"Operation Epic Fury" (Operasi Amukan Epik)**.
Berikut adalah daftar kerugian terbaru yang telah kami rangkum: 1. Kerugian dari Iran (kerusakan inti) Iran adalah target utama dari operasi gabungan AS dan Israel (Operation Lion's Roar), dengan kerugian paling berat: Kerusakan bangunan tertinggi: Gambar satelit resolusi tinggi mengonfirmasi bahwa kediaman pemimpin tertinggi di Teheran, Khamenei, mengalami kerusakan serius atau dihancurkan, saat ini Khamenei tidak dapat dihubungi. Fasilitas nuklir dan infrastruktur militer: Fasilitas penelitian dan produksi nuklir di Natanz, Isfahan, dan Fordow mengalami kerusakan berat. Selain itu, lebih dari 200 sistem pertahanan udara dan landasan peluncuran rudal dihancurkan. Jumlah korban jiwa: *Militer: Beberapa komandan tinggi Pasukan Pengawal Revolusi Iran (IRGC) tewas, termasuk Sekretaris Dewan Keamanan Nasional, Ali Shamkhani. Berdasarkan statistik awal, jumlah tentara yang meninggal telah melebihi 435 orang. Warga sipil: Yang paling menyakitkan hati adalah serangan terhadap sebuah sekolah perempuan di Minab, menurut stasiun televisi nasional Iran, jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 85 orang. Perkiraan total kematian warga sipil di Teheran dan daerah sekitar berkisar antara 400-1000 orang. 2. Kerugian basis militer AS dan sekutunya (hasil serangan balik) Iran kemudian melancarkan "Operation Truthful Promise 4" (Janji Jujur 4) sebagai balasan: Serangan ke basis militer: Iran meluncurkan puluhan rudal balistik, menyerang 7 basis militer AS yang tersebar di 6 negara. Bahrain: Markas Armada Kelima Angkatan Laut AS dikonfirmasi terkena serangan rudal langsung, bangunan mengalami kerusakan parah. UAE: Ledakan besar dan asap tebal terlihat di pangkalan udara Dufra (Al Dhafra). Qatar: Alarm berbunyi di dekat pangkalan udara Al Udeid, beberapa rudal berhasil dicegat. Kuwait: Pangkalan udara Ali Salim terkena serangan, muncul awan jamur di lokasi. Korban jiwa: *Militer AS: Meskipun Iran mengklaim telah menewaskan "ratusan tentara AS", pihak AS belum mengumumkan angka pasti korban jiwa. Sebelumnya dilaporkan satu orang meninggal akibat jatuhnya puing di Abu Dhabi, dan empat orang meninggal di Surya. Warga sipil: Sekitar 89 warga sipil di Israel terluka, 3 orang meninggal langsung akibat serangan. 3. Perbandingan kerusakan peralatan militer
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Saat ini (1 Maret 2026 dini hari) korban jiwa dan kerusakan dari pihak AS, Israel, dan Iran sangat parah. Kondisi pertempuran saat ini telah berkembang dari "serangan bedah" menjadi operasi menyeluruh **"Operation Epic Fury" (Operasi Amukan Epik)**.
Berikut adalah daftar kerugian terbaru yang telah kami rangkum:
1. Kerugian dari Iran (kerusakan inti)
Iran adalah target utama dari operasi gabungan AS dan Israel (Operation Lion's Roar), dengan kerugian paling berat:
Kerusakan bangunan tertinggi: Gambar satelit resolusi tinggi mengonfirmasi bahwa kediaman pemimpin tertinggi di Teheran, Khamenei, mengalami kerusakan serius atau dihancurkan, saat ini Khamenei tidak dapat dihubungi.
Fasilitas nuklir dan infrastruktur militer: Fasilitas penelitian dan produksi nuklir di Natanz, Isfahan, dan Fordow mengalami kerusakan berat. Selain itu, lebih dari 200 sistem pertahanan udara dan landasan peluncuran rudal dihancurkan.
Jumlah korban jiwa: *Militer: Beberapa komandan tinggi Pasukan Pengawal Revolusi Iran (IRGC) tewas, termasuk Sekretaris Dewan Keamanan Nasional, Ali Shamkhani. Berdasarkan statistik awal, jumlah tentara yang meninggal telah melebihi 435 orang.
Warga sipil: Yang paling menyakitkan hati adalah serangan terhadap sebuah sekolah perempuan di Minab, menurut stasiun televisi nasional Iran, jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 85 orang. Perkiraan total kematian warga sipil di Teheran dan daerah sekitar berkisar antara 400-1000 orang.
2. Kerugian basis militer AS dan sekutunya (hasil serangan balik)
Iran kemudian melancarkan "Operation Truthful Promise 4" (Janji Jujur 4) sebagai balasan:
Serangan ke basis militer: Iran meluncurkan puluhan rudal balistik, menyerang 7 basis militer AS yang tersebar di 6 negara.
Bahrain: Markas Armada Kelima Angkatan Laut AS dikonfirmasi terkena serangan rudal langsung, bangunan mengalami kerusakan parah.
UAE: Ledakan besar dan asap tebal terlihat di pangkalan udara Dufra (Al Dhafra).
Qatar: Alarm berbunyi di dekat pangkalan udara Al Udeid, beberapa rudal berhasil dicegat.
Kuwait: Pangkalan udara Ali Salim terkena serangan, muncul awan jamur di lokasi.
Korban jiwa: *Militer AS: Meskipun Iran mengklaim telah menewaskan "ratusan tentara AS", pihak AS belum mengumumkan angka pasti korban jiwa. Sebelumnya dilaporkan satu orang meninggal akibat jatuhnya puing di Abu Dhabi, dan empat orang meninggal di Surya.
Warga sipil: Sekitar 89 warga sipil di Israel terluka, 3 orang meninggal langsung akibat serangan.
3. Perbandingan kerusakan peralatan militer