Pada grafik 3 hari Bitcoin, garis moving average 50 SMA sedang mendekati 200 SMA. Jika kedua garis ini saling memotong ke bawah, kita akan mendapatkan “death cross” – sinyal teknikal yang biasanya muncul selama fase pasar bearish.
Perlu dicatat bahwa dalam kerangka waktu 3D, pengaturan ini cukup langka. Dalam sejarah, setiap siklus penurunan besar biasanya hanya menunjukkan satu death cross seperti ini.
Tahun 2015: Bitcoin membentuk dasar siklus sekitar 1 bulan setelah crossover terjadi.
Tahun 2018: Skenario serupa terulang, dasar harga dikonfirmasi tidak lama setelahnya.
Dalam siklus terbaru: sebuah dasar lokal terbentuk sekitar 30 hari setelah crossover. Setelah itu, harga bergerak sideways selama hampir 5 bulan sebelum mengalami penurunan terakhir yang menyelesaikan proses akumulasi.
Saat ini, death cross belum secara resmi dikonfirmasi, tetapi kedua garis SMA sedang mendekat dengan cepat. Ini menunjukkan bahwa pasar sedang mendekati titik penting.
Perlu diingat: death cross biasanya adalah indikator tertinggal (lagging indicator). Ketika sinyal muncul, sebagian besar tren penurunan mungkin sudah terjadi sebelumnya. Oleh karena itu, alih-alih panik, investor sebaiknya mengamati struktur harga, volume, dan reaksi pasar setelah (jika) crossover terbentuk.
Apakah ini akan menjadi tanda dari fase capitulation terakhir, atau hanya koreksi dalam sebelum akumulasi kembali? Pantau terus kerangka waktu 3 hari dalam beberapa minggu ke depan – karena crossover langka seperti ini biasanya menandai tahap penting dari siklus.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
$BTC (Kerangka 3 Hari) – Death Cross Sedang Terbentuk
Pada grafik 3 hari Bitcoin, garis moving average 50 SMA sedang mendekati 200 SMA. Jika kedua garis ini saling memotong ke bawah, kita akan mendapatkan “death cross” – sinyal teknikal yang biasanya muncul selama fase pasar bearish. Perlu dicatat bahwa dalam kerangka waktu 3D, pengaturan ini cukup langka. Dalam sejarah, setiap siklus penurunan besar biasanya hanya menunjukkan satu death cross seperti ini. Tahun 2015: Bitcoin membentuk dasar siklus sekitar 1 bulan setelah crossover terjadi. Tahun 2018: Skenario serupa terulang, dasar harga dikonfirmasi tidak lama setelahnya. Dalam siklus terbaru: sebuah dasar lokal terbentuk sekitar 30 hari setelah crossover. Setelah itu, harga bergerak sideways selama hampir 5 bulan sebelum mengalami penurunan terakhir yang menyelesaikan proses akumulasi. Saat ini, death cross belum secara resmi dikonfirmasi, tetapi kedua garis SMA sedang mendekat dengan cepat. Ini menunjukkan bahwa pasar sedang mendekati titik penting. Perlu diingat: death cross biasanya adalah indikator tertinggal (lagging indicator). Ketika sinyal muncul, sebagian besar tren penurunan mungkin sudah terjadi sebelumnya. Oleh karena itu, alih-alih panik, investor sebaiknya mengamati struktur harga, volume, dan reaksi pasar setelah (jika) crossover terbentuk. Apakah ini akan menjadi tanda dari fase capitulation terakhir, atau hanya koreksi dalam sebelum akumulasi kembali? Pantau terus kerangka waktu 3 hari dalam beberapa minggu ke depan – karena crossover langka seperti ini biasanya menandai tahap penting dari siklus.