#WhiteHouseTalksStablecoinYields


Kedaulatan Keuangan dan Perang Hasil
Pada Februari 2026, Gedung Putih mengadakan pertemuan dengan para pemimpin industri kripto dan raksasa perbankan tradisional untuk putaran ketiga diskusi tertutup. Fokus utama dari pembicaraan ini adalah nilai ekonomi yang dapat dikembalikan stablecoin kepada pengguna, sebuah kerangka kerja yang saat ini dibentuk oleh GENIUS Act (Guiding and Establishing National Innovation for US Stablecoins).
Sementara GENIUS Act, yang mulai berlaku pertengahan 2025, melarang penerbit stablecoin membayar bunga langsung, mekanisme "penghargaan" yang ditawarkan oleh platform pihak ketiga seperti Coinbase tetap menjadi bahan perdebatan sengit sebagai potensi celah regulasi.
Sektor Perbankan dan Kekhawatiran "Pelarian Deposito"
Lembaga keuangan tradisional berargumen bahwa hasil tinggi yang ditawarkan oleh stablecoin menimbulkan ancaman langsung terhadap deposito bank. Bank berpendapat bahwa memindahkan tabungan dari rekening tradisional ke aset digital dapat mengurangi kapasitas pinjaman mereka dan membahayakan stabilitas keuangan secara keseluruhan. Oleh karena itu, lobi perbankan memberikan tekanan besar kepada Gedung Putih untuk memberlakukan pembatasan pada hasil yang diberikan tidak hanya oleh penerbit, tetapi juga oleh perantara.
Mencari Kompromi: Tidak untuk Hasil Menganggur, Ya untuk Penghargaan Transaksional
Usulan terbaru dari Dewan Aset Digital Gedung Putih bertujuan menemukan jalan tengah. Menurut pendekatan baru ini:
Hasil Menganggur: Pembatasan ketat diharapkan pada pembayaran seperti bunga untuk stablecoin yang disimpan secara pasif di dompet.
Penghargaan Berorientasi Transaksi: Penghargaan yang diperoleh melalui aktivitas perdagangan atau pembayaran aktif pengguna sedang dipertimbangkan untuk dikecualikan sebagai insentif yang sah.
Perbedaan ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk memposisikan stablecoin sebagai "metode pembayaran" daripada "alat investasi" yang bersifat spekulatif.
Pandangan Masa Depan dan Ekspektasi Pasar
Para ahli pasar menyarankan bahwa nasib dari CLARITY Act, sebuah RUU struktur pasar komprehensif yang diharapkan disahkan pada April 2026, bergantung pada hasil diskusi ini. Jika isu hasil tidak diklarifikasi, penundaan regulasi dapat melemahkan daya saing global Amerika Serikat di sektor ini. Namun, keterlibatan langsung Gedung Putih menjaga rasa optimisme bahwa konsensus akhirnya akan dicapai.
Masa depan aset digital akan dibentuk ulang oleh bagaimana suku bunga didefinisikan—tidak hanya di dalam ruang bank, tetapi juga melalui kontrak pintar di jaringan blockchain.
Lihat Asli
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 35
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
StylishKurivip
· 16menit yang lalu
To The Moon 🌕
Balas0
ShainingMoonvip
· 1jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
ShainingMoonvip
· 1jam yang lalu
GOGOGO 2026 👊
Lihat AsliBalas0
Vortex_Kingvip
· 3jam yang lalu
informasi yang baik telah dibagikan
Lihat AsliBalas0
Ryakpandavip
· 4jam yang lalu
Tahun Kuda Mendatangkan Kekayaan 🐴
Lihat AsliBalas0
MissCryptovip
· 4jam yang lalu
Ape In 🚀
Balas0
MissCryptovip
· 4jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
MasterChuTheOldDemonMasterChuvip
· 4jam yang lalu
Terburu-buru 2026 👊
Lihat AsliBalas0
MasterChuTheOldDemonMasterChuvip
· 4jam yang lalu
Selamat Tahun Baru 🧨
Lihat AsliBalas0
world_onedayvip
· 5jam yang lalu
Ke Bulan 🌕
Lihat AsliBalas0
Lihat Lebih Banyak
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)