Terima kasih atas diskusi @Phyrex_Ni, berikut contoh proses arbitrase: Misalnya, seseorang menemukan peluang untuk membeli aset di pasar yang satu dan menjualnya di pasar lain dengan harga lebih tinggi, sehingga menghasilkan keuntungan tanpa risiko besar. Proses ini melibatkan analisis pasar, eksekusi cepat, dan pemantauan terus-menerus untuk memanfaatkan perbedaan harga yang kecil namun konsisten. Dengan strategi yang tepat, arbitrase dapat menjadi sumber pendapatan tambahan yang stabil di pasar keuangan.
Terima kasih @Phyrex_Ni atas diskusinya, berikut contoh proses arbitrase:
ETF spot IBIT mengalami likuidasi dana, menjual banyak $IBIT dengan diskon.
Ketika terdapat selisih tertentu antara harga saham $IBIT dan nilai bersih per saham $IBIT yang mengandung BTC, maka trader arbitrase membeli $IBIT yang diperdagangkan dengan diskon, lalu menjual BTC di pasar spot/berjangka, sehingga melakukan arbitrase.
Menjual BTC tidak memerlukan market maker/arbitrase memegang BTC, misalnya bisa meminjam BTC dan menjualnya di pasar spot, atau melakukan short BTC dengan kontrak berdenominasi USDT, selama trader arbitrase memiliki cukup dolar AS, mereka bisa menjual BTC sebanyak yang diinginkan.
Dengan cara ini, proses transfer dari penjualan $IBIT ke penjualan BTC selesai, misalnya jika dana mengalami likuidasi dan diskon 5% yang setara dengan sekitar 60.000 BTC dalam $IBIT, seluruhnya dibeli oleh trader arbitrase, yang sekaligus menjual 60.000 BTC di pasar spot/berjangka.
Trader arbitrase menunggu diskon $IBIT kembali normal, lalu menjual $IBIT pada harga normal dan menutup posisi short yang setara. Dalam proses ini, tidak akan terjadi penebusan BTC dari $IBIT.
Jika diskon $IBIT tidak pulih dalam waktu lama, atau jika trader arbitrase memegang terlalu banyak $IBIT yang mengurangi likuiditas dan menimbulkan risiko, mereka baru akan menebus $IBIT menjadi BTC, lalu menjual BTC secara spot dan menutup posisi short yang setara.
Langkah 5 adalah metode utama trader arbitrase, sedangkan langkah 6 adalah kondisi khusus. Misalnya, jika dana mengalami likuidasi sebesar 60.000 BTC, mungkin 54.000 BTC akan di-hedge, dan hanya 6.000 BTC yang akan melalui proses penebusan ke pasar spot.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Terima kasih atas diskusi @Phyrex_Ni, berikut contoh proses arbitrase:
Misalnya, seseorang menemukan peluang untuk membeli aset di pasar yang satu dan menjualnya di pasar lain dengan harga lebih tinggi, sehingga menghasilkan keuntungan tanpa risiko besar.
Proses ini melibatkan analisis pasar, eksekusi cepat, dan pemantauan terus-menerus untuk memanfaatkan perbedaan harga yang kecil namun konsisten.
Dengan strategi yang tepat, arbitrase dapat menjadi sumber pendapatan tambahan yang stabil di pasar keuangan.
Terima kasih @Phyrex_Ni atas diskusinya, berikut contoh proses arbitrase:
ETF spot IBIT mengalami likuidasi dana, menjual banyak $IBIT dengan diskon.
Ketika terdapat selisih tertentu antara harga saham $IBIT dan nilai bersih per saham $IBIT yang mengandung BTC, maka trader arbitrase membeli $IBIT yang diperdagangkan dengan diskon, lalu menjual BTC di pasar spot/berjangka, sehingga melakukan arbitrase.
Menjual BTC tidak memerlukan market maker/arbitrase memegang BTC, misalnya bisa meminjam BTC dan menjualnya di pasar spot, atau melakukan short BTC dengan kontrak berdenominasi USDT, selama trader arbitrase memiliki cukup dolar AS, mereka bisa menjual BTC sebanyak yang diinginkan.
Dengan cara ini, proses transfer dari penjualan $IBIT ke penjualan BTC selesai, misalnya jika dana mengalami likuidasi dan diskon 5% yang setara dengan sekitar 60.000 BTC dalam $IBIT, seluruhnya dibeli oleh trader arbitrase, yang sekaligus menjual 60.000 BTC di pasar spot/berjangka.
Trader arbitrase menunggu diskon $IBIT kembali normal, lalu menjual $IBIT pada harga normal dan menutup posisi short yang setara. Dalam proses ini, tidak akan terjadi penebusan BTC dari $IBIT.
Jika diskon $IBIT tidak pulih dalam waktu lama, atau jika trader arbitrase memegang terlalu banyak $IBIT yang mengurangi likuiditas dan menimbulkan risiko, mereka baru akan menebus $IBIT menjadi BTC, lalu menjual BTC secara spot dan menutup posisi short yang setara.
Langkah 5 adalah metode utama trader arbitrase, sedangkan langkah 6 adalah kondisi khusus. Misalnya, jika dana mengalami likuidasi sebesar 60.000 BTC, mungkin 54.000 BTC akan di-hedge, dan hanya 6.000 BTC yang akan melalui proses penebusan ke pasar spot.