Raksasa Teknologi Mendominasi Berita Pasar Saham karena Investasi AI Mendorong Pertumbuhan

Sektor teknologi terus menarik perhatian investor karena perusahaan-perusahaan besar menunjukkan kinerja keuangan yang kuat terkait adopsi kecerdasan buatan. Dua perusahaan yang patut diamati adalah Microsoft dan Alphabet, keduanya memanfaatkan AI untuk memperkuat posisi pasar mereka dan meningkatkan keterlibatan pengguna di seluruh platform mereka.

Momentum Kecerdasan Buatan Microsoft Meningkatkan Nilai Pengguna

Microsoft muncul sebagai pemain penting dalam lanskap teknologi berbasis AI, dengan 900 juta pengguna yang berinteraksi dengan fitur kecerdasan buatan di seluruh ekosistem produknya. Asisten AI Copilot perusahaan telah mencapai 150 juta pengguna aktif bulanan, menandakan adopsi pasar yang signifikan terhadap alat produktivitas yang ditingkatkan AI.

Metode keuangan mencerminkan momentum ini. Pendapatan dari Microsoft 365 dan perangkat lunak produktivitas meningkat 17% tahun-ke-tahun dalam periode pelaporan terakhir, menunjukkan bahwa pengguna semakin bersedia berinvestasi dalam fitur premium. Yang penting, pendapatan per pengguna juga meningkat saat pelanggan berlangganan kemampuan yang ditingkatkan AI, memberikan wawasan tentang kesediaan pengguna membayar untuk fungsi canggih.

Selain perangkat lunak produktivitas, divisi cloud perusahaan Azure menyimpan sekitar 400 miliar dolar dalam komitmen pelanggan di masa depan. Meskipun perusahaan mempertahankan pengeluaran agresif untuk infrastruktur AI guna memenuhi permintaan, analis menyarankan bahwa investasi ini harus diterjemahkan menjadi profitabilitas yang lebih tinggi seiring pasar AI matang. Dalam lima tahun terakhir, laba bersih Microsoft hampir dua kali lipat menjadi 105 miliar dolar, menegaskan kemampuan perusahaan mengubah kepemimpinan teknologi menjadi kinerja keuangan.

Alphabet Manfaatkan Perluasan Pasar Iklan Berbasis AI

Keunggulan kompetitif Alphabet mencerminkan beberapa kekuatan Microsoft sekaligus beroperasi di segmen pasar yang berbeda. Dengan 2 miliar pengguna di Search, Gmail, dan YouTube, perusahaan mempertahankan jangkauan yang signifikan untuk iklan digital.

Integrasi fitur AI ke dalam Google Search telah meningkatkan volume kueri pencarian, menciptakan lebih banyak inventaris dan peluang iklan. Hal ini berkontribusi pada pertumbuhan pendapatan iklan sebesar 14% tahun-ke-tahun di kuartal ketiga 2025, dibandingkan dengan pertumbuhan 12% di kuartal ketiga 2024 dan 11% di kuartal ketiga 2023. Percepatan ini menunjukkan kemampuan perusahaan memanfaatkan integrasi AI sambil mempertahankan posisi kompetitif terhadap alternatif chatbot berbasis AI.

Profitabilitas pun menguat. Laba bersih Alphabet lebih dari dua kali lipat menjadi 124 miliar dolar dalam tiga tahun terakhir. Pasar iklan digital sendiri diperkirakan akan berkembang secara substansial, dengan perkiraan bahwa sektor ini bisa mencapai sekitar 1,1 triliun dolar pada 2030, menurut perusahaan riset Grand View Research. Perluasan pasar ini menyediakan latar belakang pertumbuhan struktural bagi perusahaan yang mempertahankan dominasi iklan.

Konteks Pasar: Berita Saham Mencerminkan Tren Teknologi Lebih Luas

Kinerja perusahaan-perusahaan ini mencerminkan pola di seluruh sektor. Preseden historis memberikan perspektif: investor yang ikut dalam reli saham teknologi sebelumnya mendapatkan pengembalian yang substansial. Netflix, yang direkomendasikan sebagai peluang saham pada 17 Desember 2004, akan menghasilkan 462.174 dolar dari investasi 1.000 dolar saat rekomendasi. Demikian pula, Nvidia, yang ditambahkan ke daftar rekomendasi pada 15 April 2005, akan menghasilkan 1.143.099 dolar dari investasi awal yang sama.

Meskipun kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan, contoh-contoh ini menggambarkan potensi besar pengembalian dalam sektor teknologi selama periode transformasi. Adopsi AI saat ini merupakan momen transformasi yang sepadan, meskipun dengan pertimbangan risiko yang tepat.

Pertimbangan Investasi dan Prospek Ke Depan

Investor yang menilai saham teknologi saat ini menghadapi lingkungan pasar yang berbeda dari awal 2000-an, dengan valuasi mencerminkan ekspektasi AI yang lebih luas. Keunggulan kompetitif perusahaan-perusahaan terkemuka—efek jaringan, basis pengguna terpasang, dan modal untuk pengembangan AI berkelanjutan—tetap menjadi pertimbangan penting untuk portofolio saham jangka panjang.

Integrasi kecerdasan buatan yang terus berlangsung ke dalam produk yang menghasilkan pendapatan tetap menjadi faktor utama dalam memantau kinerja saham teknologi. Saat perusahaan-perusahaan ini menunjukkan kemampuan berkelanjutan untuk mengubah investasi infrastruktur AI menjadi peningkatan pengeluaran pengguna dan profitabilitas, dasar fundamental untuk memegang saham jangka panjang menjadi semakin kuat. Namun, investor harus terus memantau siklus pasar iklan, pola pengeluaran perusahaan, dan respons kompetitif terhadap inovasi AI saat mereka mengevaluasi eksposur terhadap saham teknologi ini dan pasar secara lebih luas.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)