Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dan penasihat Pemimpin Tertinggi, Larijani, mengunjungi Qatar pada tanggal 11 dan mengadakan pembicaraan terpisah dengan Emir Qatar (kepala negara) Tamim serta Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Muhammad. Fokus pembicaraan adalah situasi regional dan perkembangan terbaru dalam negosiasi Iran dengan Amerika Serikat. Pihak Qatar dalam pembicaraan menegaskan kembali bahwa Qatar mendukung segala upaya untuk meredakan ketegangan, mencari solusi damai, serta memperkuat keamanan dan stabilitas regional. Semua pihak harus bekerja sama untuk menghindari peningkatan situasi yang dapat membawa dampak negatif bagi rakyat di kawasan. Qatar akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan negara-negara sahabat di kawasan, serta mendorong penyelesaian perbedaan melalui jalur diplomasi. (CCTV News)
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Emir Qatar dan penasihat pemimpin tertinggi Iran membahas masalah negosiasi Iran-Amerika
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dan penasihat Pemimpin Tertinggi, Larijani, mengunjungi Qatar pada tanggal 11 dan mengadakan pembicaraan terpisah dengan Emir Qatar (kepala negara) Tamim serta Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Muhammad. Fokus pembicaraan adalah situasi regional dan perkembangan terbaru dalam negosiasi Iran dengan Amerika Serikat. Pihak Qatar dalam pembicaraan menegaskan kembali bahwa Qatar mendukung segala upaya untuk meredakan ketegangan, mencari solusi damai, serta memperkuat keamanan dan stabilitas regional. Semua pihak harus bekerja sama untuk menghindari peningkatan situasi yang dapat membawa dampak negatif bagi rakyat di kawasan. Qatar akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan negara-negara sahabat di kawasan, serta mendorong penyelesaian perbedaan melalui jalur diplomasi. (CCTV News)