Laporan Keuangan Kuartal Keempat dan Tahunan 2025 dari Shell menunjukkan laba yang disesuaikan sebesar 3,26 miliar dolar AS, turun 11% dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai level terendah dalam lima tahun terakhir, terutama dipengaruhi oleh penurunan kinerja perdagangan minyak dan kerugian di sektor petrokimia. Perusahaan juga mengumumkan kenaikan dividen sebesar 4% menjadi 0,372 dolar AS per saham, serta meluncurkan rencana pembelian kembali saham sebesar 3,5 miliar dolar AS.
Kinerja Operasi
Shell mengumumkan laporan keuangan kuartal keempat dan tahunan 2025 pada 5 Februari 2026, menunjukkan laba yang disesuaikan sebesar 3,26 miliar dolar AS, turun 11% dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai level terendah dalam lima tahun terakhir, terutama dipengaruhi oleh penurunan kinerja perdagangan minyak dan kerugian di sektor petrokimia. Perusahaan juga mengumumkan kenaikan dividen sebesar 4% menjadi 0,372 dolar AS per saham, serta meluncurkan rencana pembelian kembali saham sebesar 3,5 miliar dolar AS.
Kemajuan Proyek Perusahaan
Shell berencana memulai kegiatan eksplorasi baru di lepas pantai Namibia pada April 2026, menandai kembalinya ke cekungan depan yang berpotensi tinggi, yang berpotensi memberikan peluang pertumbuhan bagi bisnis hulu. Selain itu, perusahaan memperkirakan pengeluaran modal untuk 2026 akan tetap berada di kisaran 20 hingga 22 miliar dolar AS, dan akan terus melaksanakan langkah-langkah pengurangan biaya.
Kebijakan Industri dan Lingkungan
Investor akan memantau dampak fluktuasi harga minyak (seperti harga minyak Brent sekitar 68 dolar AS per barel pada awal 2026) terhadap arus kas Shell, serta kemajuan perbaikan di bisnis petrokimia. Sebelumnya, perusahaan memperingatkan bahwa kerugian di sektor petrokimia mungkin akan berlanjut, sehingga perlu memperhatikan langkah-langkah optimisasi yang dilakukan.
Informasi di atas disusun berdasarkan data publik dan tidak merupakan saran investasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Shell laba kuartal keempat tahun 2025 menurun, mengumumkan kenaikan dividen dan memulai pembelian kembali saham
Laporan Keuangan Kuartal Keempat dan Tahunan 2025 dari Shell menunjukkan laba yang disesuaikan sebesar 3,26 miliar dolar AS, turun 11% dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai level terendah dalam lima tahun terakhir, terutama dipengaruhi oleh penurunan kinerja perdagangan minyak dan kerugian di sektor petrokimia. Perusahaan juga mengumumkan kenaikan dividen sebesar 4% menjadi 0,372 dolar AS per saham, serta meluncurkan rencana pembelian kembali saham sebesar 3,5 miliar dolar AS.
Kinerja Operasi
Shell mengumumkan laporan keuangan kuartal keempat dan tahunan 2025 pada 5 Februari 2026, menunjukkan laba yang disesuaikan sebesar 3,26 miliar dolar AS, turun 11% dibandingkan tahun sebelumnya, mencapai level terendah dalam lima tahun terakhir, terutama dipengaruhi oleh penurunan kinerja perdagangan minyak dan kerugian di sektor petrokimia. Perusahaan juga mengumumkan kenaikan dividen sebesar 4% menjadi 0,372 dolar AS per saham, serta meluncurkan rencana pembelian kembali saham sebesar 3,5 miliar dolar AS.
Kemajuan Proyek Perusahaan
Shell berencana memulai kegiatan eksplorasi baru di lepas pantai Namibia pada April 2026, menandai kembalinya ke cekungan depan yang berpotensi tinggi, yang berpotensi memberikan peluang pertumbuhan bagi bisnis hulu. Selain itu, perusahaan memperkirakan pengeluaran modal untuk 2026 akan tetap berada di kisaran 20 hingga 22 miliar dolar AS, dan akan terus melaksanakan langkah-langkah pengurangan biaya.
Kebijakan Industri dan Lingkungan
Investor akan memantau dampak fluktuasi harga minyak (seperti harga minyak Brent sekitar 68 dolar AS per barel pada awal 2026) terhadap arus kas Shell, serta kemajuan perbaikan di bisnis petrokimia. Sebelumnya, perusahaan memperingatkan bahwa kerugian di sektor petrokimia mungkin akan berlanjut, sehingga perlu memperhatikan langkah-langkah optimisasi yang dilakukan.
Informasi di atas disusun berdasarkan data publik dan tidak merupakan saran investasi.