Pasar berjangka kapas mengalami tekanan jual yang signifikan pada hari Kamis, dengan para trader menarik posisi mereka seiring pasar komoditas yang lebih luas menjadi berhati-hati. Penarikan ini mencerminkan kombinasi faktor yang mempengaruhi beberapa kelas aset secara bersamaan, mulai dari energi hingga mata uang.
Harga Kapas Mundur pada hari Kamis saat Kontrak Berjangka Turun
Harga berjangka kapas mengalami penurunan yang cukup berarti selama perdagangan sesi tengah hari, dengan kontrak kehilangan 35 hingga 40 poin di seluruh pasar. Kontrak Maret 2026 ditutup di 63,93 sen per pon, turun 37 poin dari sesi sebelumnya. Pengiriman Mei 2026 turun ke 65,54 sen, menurun 38 poin, sementara kontrak Juli 2026 merosot ke 67,03 sen, kehilangan 37 poin. Aktivitas penjualan terbaru melalui lelang online The Seam hari Selasa mencatat transaksi di harga 59,15 sen per pon, mencakup 17.692 bal kapas.
Indeks Cotlook A, yang mengikuti pasar kapas global, turun 25 poin menjadi 74,55 sen pada 21 Januari. Sementara itu, Harga Dunia yang Disesuaikan direvisi naik menjadi 51,17 sen per pon minggu lalu, meningkat 20 poin dari minggu sebelumnya—salah satu dari sedikit titik cerah di tengah lingkungan pasar kapas yang secara umum lemah untuk berita berjangka kapas.
Pasar Komoditas Lebih Luas Menunjukkan Kelemahan
Penurunan kapas ini terjadi bersamaan dengan kelemahan di komoditas utama lainnya. Harga minyak mentah berjangka turun tajam, turun $1,43 per barel menjadi $60,67. Indeks dolar AS, yang sering bergerak berlawanan arah dengan harga komoditas, turun $0,418 menjadi 98,145, menunjukkan berkurangnya permintaan terhadap kekuatan mata uang safe-haven. Pergerakan saling terkait ini menyoroti bagaimana pasar global merespons perubahan sentimen investor.
Level Berjangka Kapas Saat Ini dan Data Pasar ICE
Stok kapas bersertifikat tetap stabil melalui proses sertifikasi ICE, tetap tidak berubah di 10.422 bal per 21 Januari setelah aktivitas pencabutan sertifikasi terbaru. Stabilitas tingkat persediaan ini di tengah penurunan harga berjangka menunjukkan kemungkinan ketidakseimbangan pasokan dan permintaan yang akan dipantau secara ketat oleh para trader.
Berjangka kapas terus diperdagangkan dalam rentang yang volatil saat peserta pasar menilai kondisi ekonomi dan sinyal permintaan. Kombinasi penurunan harga di berbagai bulan kontrak, dipadukan dengan sinyal persediaan yang beragam, membuat trader dan pengamat industri mengawasi setiap perubahan momentum pasar menjelang minggu-minggu mendatang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Berita Berjangka Kapas: Sentimen Pasar Berubah Negatif Seiring Pelemahan Pasar Komoditas Global
Pasar berjangka kapas mengalami tekanan jual yang signifikan pada hari Kamis, dengan para trader menarik posisi mereka seiring pasar komoditas yang lebih luas menjadi berhati-hati. Penarikan ini mencerminkan kombinasi faktor yang mempengaruhi beberapa kelas aset secara bersamaan, mulai dari energi hingga mata uang.
Harga Kapas Mundur pada hari Kamis saat Kontrak Berjangka Turun
Harga berjangka kapas mengalami penurunan yang cukup berarti selama perdagangan sesi tengah hari, dengan kontrak kehilangan 35 hingga 40 poin di seluruh pasar. Kontrak Maret 2026 ditutup di 63,93 sen per pon, turun 37 poin dari sesi sebelumnya. Pengiriman Mei 2026 turun ke 65,54 sen, menurun 38 poin, sementara kontrak Juli 2026 merosot ke 67,03 sen, kehilangan 37 poin. Aktivitas penjualan terbaru melalui lelang online The Seam hari Selasa mencatat transaksi di harga 59,15 sen per pon, mencakup 17.692 bal kapas.
Indeks Cotlook A, yang mengikuti pasar kapas global, turun 25 poin menjadi 74,55 sen pada 21 Januari. Sementara itu, Harga Dunia yang Disesuaikan direvisi naik menjadi 51,17 sen per pon minggu lalu, meningkat 20 poin dari minggu sebelumnya—salah satu dari sedikit titik cerah di tengah lingkungan pasar kapas yang secara umum lemah untuk berita berjangka kapas.
Pasar Komoditas Lebih Luas Menunjukkan Kelemahan
Penurunan kapas ini terjadi bersamaan dengan kelemahan di komoditas utama lainnya. Harga minyak mentah berjangka turun tajam, turun $1,43 per barel menjadi $60,67. Indeks dolar AS, yang sering bergerak berlawanan arah dengan harga komoditas, turun $0,418 menjadi 98,145, menunjukkan berkurangnya permintaan terhadap kekuatan mata uang safe-haven. Pergerakan saling terkait ini menyoroti bagaimana pasar global merespons perubahan sentimen investor.
Level Berjangka Kapas Saat Ini dan Data Pasar ICE
Stok kapas bersertifikat tetap stabil melalui proses sertifikasi ICE, tetap tidak berubah di 10.422 bal per 21 Januari setelah aktivitas pencabutan sertifikasi terbaru. Stabilitas tingkat persediaan ini di tengah penurunan harga berjangka menunjukkan kemungkinan ketidakseimbangan pasokan dan permintaan yang akan dipantau secara ketat oleh para trader.
Berjangka kapas terus diperdagangkan dalam rentang yang volatil saat peserta pasar menilai kondisi ekonomi dan sinyal permintaan. Kombinasi penurunan harga di berbagai bulan kontrak, dipadukan dengan sinyal persediaan yang beragam, membuat trader dan pengamat industri mengawasi setiap perubahan momentum pasar menjelang minggu-minggu mendatang.