Saham Global Melonjak Menjelang Pertemuan Fed karena Investor Mengamati Laporan Keuangan Teknologi

Pasar Asia dan AS bergerak secara signifikan lebih tinggi minggu ini, dengan para investor mengabaikan ketegangan geopolitik dan kekhawatiran politik domestik untuk fokus pada dua katalis utama: keputusan suku bunga Federal Reserve yang akan datang dan gelombang laporan pendapatan perusahaan besar. Reli ini mencerminkan perubahan psikologi pasar, dengan trader menilai kembali risiko kebijakan dan mengalihkan perhatian mereka ke data kinerja perusahaan yang diharapkan dalam beberapa hari mendatang.

Pasar Asia Menguat Didukung Sinyal Pemulihan Ekonomi

Momentum di Asia sangat kuat, karena Indeks Komposit Shanghai China naik 0,2 persen menjadi 4.139,90 setelah data menunjukkan bahwa laba perusahaan industri China berkembang di tahun 2025 untuk pertama kalinya dalam empat tahun. Momentum laba yang positif ini menyebar ke seluruh kawasan. Indeks Hang Seng Hong Kong melonjak 1,4 persen menjadi 27.126,95, memperpanjang tren kemenangan selama lima hari berturut-turut karena para investor semakin percaya diri tentang prospek laba perusahaan China.

Pasar saham Jepang juga menarik perhatian investor, dengan Indeks Nikkei 225 naik 0,9 persen menjadi 53.333,54. Kenaikan dipimpin oleh perusahaan teknologi besar, sementara Indeks Topix yang lebih luas naik 0,3 persen menjadi 3.563,59. Perusahaan-perusahaan yang menonjol termasuk Advantest, yang melonjak 5,9 persen, dan Tokyo Electron, yang naik 2,5 persen seiring membaiknya prospek permintaan semikonduktor.

Keputusan Suku Bunga Fed Mempengaruhi Sentimen Pasar

Pertemuan Federal Reserve yang akan datang dipandang sebagai peristiwa penting bagi pasar global. Para investor telah menyesuaikan posisi mereka menjelang keputusan suku bunga, dengan ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter mempengaruhi strategi perdagangan mereka. Antisipasi terhadap pertemuan ini menciptakan suasana yang mendukung aset berisiko, terutama saham teknologi yang sensitif terhadap pergerakan suku bunga.

Pasar saham Seoul menunjukkan ketahanan meskipun menghadapi hambatan kebijakan perdagangan, dengan indeks Kospi melonjak 2,7 persen menjadi 5.084,85. Nama-nama semikonduktor memimpin kenaikan, seperti Samsung Electronics dan SK Hynix yang melonjak masing-masing 4,9 persen dan 8,7 persen, mencapai rekor tertinggi baru. Kekuatan ini terjadi meskipun pengumuman dari pemerintahan Trump mengenai kenaikan tarif barang Korea Selatan dari 15 persen menjadi 25 persen terkait sengketa pelaksanaan perjanjian perdagangan. Pemerintah Seoul menanggapi dengan menegaskan kembali komitmennya terhadap perjanjian perdagangan bilateral.

Saham Teknologi Memimpin Reli Regional

Di seluruh kawasan Asia-Pasifik, saham yang berfokus pada teknologi mengungguli, didorong sebagian oleh harapan bahwa hasil pertemuan Fed bisa menguntungkan sektor yang berorientasi pertumbuhan. Indeks S&P/ASX 200 Australia melompat 0,9 persen menjadi 8.941,60, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 0,9 persen menjadi 9.268,50, didukung oleh saham pertambangan dan emas secara umum. Indeks S&P/NZX-50 Selandia Baru naik 0,4 persen menjadi 13.510,88, memperpanjang momentum reli kawasan.

Logam Mulia Mencapai Rekor Sementara Dolar Melemah

Emas spot menyentuh level tertinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya di atas $5.100 per ons karena para investor menilai kembali risiko geopolitik dan prospek aset keuangan AS yang dipegang secara global. Kenaikan harga emas ini disertai pelemahan dolar AS, yang menurun seiring peserta pasar menyerap perubahan ekspektasi kebijakan dan ketegangan internasional. Harga minyak mentah, sebaliknya, bergerak lebih rendah dalam sesi perdagangan Asia karena kekhawatiran kelebihan pasokan yang membebani prospek permintaan energi.

Pasar AS Tutup Lebih Tinggi Meski Ketidakpastian Politik

Pasar saham AS ditutup dengan kenaikan yang solid meskipun negosiasi fiskal masih berlangsung. Dow Jones Industrial Average naik 0,6 persen, sementara S&P 500 bertambah 0,5 persen. Nasdaq Composite yang banyak mengandung saham teknologi, yang semakin sensitif terhadap ekspektasi pertemuan Fed, naik 0,4 persen dan mencatat hari keempat berturut-turut kenaikan—terpanjang sejak awal 2026.

Data ekonomi AS yang positif memberikan dukungan tambahan, dengan pesanan barang tahan lama meningkat di bulan November sebesar yang tertinggi dalam enam bulan, menunjukkan ketahanan aktivitas manufaktur dan investasi bisnis. Latar belakang ekonomi ini, dikombinasikan dengan pertemuan Fed yang akan datang dan musim laporan pendapatan teknologi, tampaknya memotivasi alokasi saham di seluruh pasar global.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)