1、Baca sejarah. Membaca banyak buku dan dokumen sejarah akan membuat Anda menyadari betapa singkatnya hidup Anda, betapa kecilnya apa yang telah Anda lakukan, dan tidak memiliki minat yang mudah terbawa suasana. 2、Amati alam semesta. Melihat langit berbintang, menonton film dokumenter tentang alam semesta, di tengah luasnya alam semesta Bumi sangat kecil, di tengah keramaian manusia diri sendiri sangat kecil. Waktu alam semesta diukur dalam jutaan tahun, hidup hanya sekitar seratus tahun, lalu apa gunanya terbawa suasana. 3、Jangan banding-bandingkan. Segala iri hati berasal dari perbandingan, sisi gelap manusia tercermin sepenuhnya dalam perbandingan, hati yang tenang menjadi gelisah karena membandingkan. Daripada membandingkan siapa yang lebih baik, lebih baik fokus pada diri sendiri, tingkatkan suasana hati. 4、Tetapkan tujuan. Jika ingin terbawa suasana, lakukan dalam tindakan mencapai tujuan. Tujuan yang tinggi, tegas, dan realistis dapat membuat Anda tenang, menghilangkan pikiran yang tidak perlu terbawa suasana, dan tetap fokus. 5、Buat rencana. Dengan rencana, ada jalur dan pengaturan, tidak perlu bingung tentang apa yang harus dilakukan, berapa banyak, dan kapan selesai. 6、Tinggalkan kesombongan. Manusia menjadi kosong karena kesombongan, mereka yang mengejar kesombongan pasti mudah terbawa suasana. Karena merasa kosong akibat mengejar kesombongan, maka perlu terbawa suasana agar tetap hidup. 7、Bersahabat dengan teman yang baik. Barang yang sejenis berkumpul, orang yang sejenis berkumpul, dekat dengan yang terbawa suasana akan terkena pengaruhnya, bergaul dengan orang yang berpijak pada kenyataan, diri sendiri akan lebih mudah menjadi tenang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Menjadi tidak mudah terbawa suasana: tujuh cara:
1、Baca sejarah. Membaca banyak buku dan dokumen sejarah akan membuat Anda menyadari betapa singkatnya hidup Anda, betapa kecilnya apa yang telah Anda lakukan, dan tidak memiliki minat yang mudah terbawa suasana.
2、Amati alam semesta. Melihat langit berbintang, menonton film dokumenter tentang alam semesta, di tengah luasnya alam semesta Bumi sangat kecil, di tengah keramaian manusia diri sendiri sangat kecil. Waktu alam semesta diukur dalam jutaan tahun, hidup hanya sekitar seratus tahun, lalu apa gunanya terbawa suasana.
3、Jangan banding-bandingkan. Segala iri hati berasal dari perbandingan, sisi gelap manusia tercermin sepenuhnya dalam perbandingan, hati yang tenang menjadi gelisah karena membandingkan. Daripada membandingkan siapa yang lebih baik, lebih baik fokus pada diri sendiri, tingkatkan suasana hati.
4、Tetapkan tujuan. Jika ingin terbawa suasana, lakukan dalam tindakan mencapai tujuan. Tujuan yang tinggi, tegas, dan realistis dapat membuat Anda tenang, menghilangkan pikiran yang tidak perlu terbawa suasana, dan tetap fokus.
5、Buat rencana. Dengan rencana, ada jalur dan pengaturan, tidak perlu bingung tentang apa yang harus dilakukan, berapa banyak, dan kapan selesai.
6、Tinggalkan kesombongan. Manusia menjadi kosong karena kesombongan, mereka yang mengejar kesombongan pasti mudah terbawa suasana. Karena merasa kosong akibat mengejar kesombongan, maka perlu terbawa suasana agar tetap hidup.
7、Bersahabat dengan teman yang baik. Barang yang sejenis berkumpul, orang yang sejenis berkumpul, dekat dengan yang terbawa suasana akan terkena pengaruhnya, bergaul dengan orang yang berpijak pada kenyataan, diri sendiri akan lebih mudah menjadi tenang.