Gedung Putih AS sedang memusatkan perhatian pada diskusi tentang hasil stablecoin, mengumpulkan para pemain kunci dari industri cryptocurrency dan sektor perbankan tradisional. Menurut sebuah posting dari Eleanor Terrett, suara berpengaruh di dunia crypto, pemerintah baru-baru ini mengadakan pertemuan tingkat tinggi untuk memeriksa bagaimana hasil stablecoin mengubah lanskap keuangan dan kerangka regulasi apa yang mungkin diperlukan. Pertemuan bergaya konferensi ini menandakan pengakuan yang semakin meningkat bahwa inovasi mata uang digital sedang berinteraksi dengan keuangan arus utama dengan cara yang membutuhkan perhatian kebijakan.
Hasil Stablecoin Menjadi Prioritas Regulasi
Fokus pertemuan tentang hasil stablecoin menandai momen penting dalam dialog keuangan kripto. Saat aset digital ini menghasilkan pengembalian, regulator berjuang dengan pertanyaan mendasar: Bagaimana seharusnya hasil dikenai pajak? Perlindungan konsumen apa yang berlaku? Bagaimana stablecoin cocok dalam kerangka regulasi perbankan yang ada? Pertemuan Gedung Putih mencerminkan ketegangan nyata antara mendorong inovasi dan memastikan stabilitas keuangan—sebuah wilayah yang belum memiliki jawaban pasti dari kedua belah pihak.
Sektor Perbankan dan Crypto Mencari Titik Temu
Kehadiran institusi perbankan dan perwakilan cryptocurrency menegaskan bahwa batas industri semakin kabur. Bank-bank tradisional semakin melihat stablecoin sebagai ancaman kompetitif atau potensi kemitraan, sementara perusahaan crypto melihat dukungan dari keuangan arus utama sebagai validasi. Dialog ini dapat membentuk apakah hasil stablecoin akan menjadi instrumen keuangan yang diatur atau tetap berada di zona abu-abu. Hasilnya dapat menentukan kecepatan integrasi mata uang digital ke dalam ekosistem keuangan yang lebih luas.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Gedung Putih Mengadakan Konferensi Kebijakan Imbal Hasil Stablecoin yang Penting
Gedung Putih AS sedang memusatkan perhatian pada diskusi tentang hasil stablecoin, mengumpulkan para pemain kunci dari industri cryptocurrency dan sektor perbankan tradisional. Menurut sebuah posting dari Eleanor Terrett, suara berpengaruh di dunia crypto, pemerintah baru-baru ini mengadakan pertemuan tingkat tinggi untuk memeriksa bagaimana hasil stablecoin mengubah lanskap keuangan dan kerangka regulasi apa yang mungkin diperlukan. Pertemuan bergaya konferensi ini menandakan pengakuan yang semakin meningkat bahwa inovasi mata uang digital sedang berinteraksi dengan keuangan arus utama dengan cara yang membutuhkan perhatian kebijakan.
Hasil Stablecoin Menjadi Prioritas Regulasi
Fokus pertemuan tentang hasil stablecoin menandai momen penting dalam dialog keuangan kripto. Saat aset digital ini menghasilkan pengembalian, regulator berjuang dengan pertanyaan mendasar: Bagaimana seharusnya hasil dikenai pajak? Perlindungan konsumen apa yang berlaku? Bagaimana stablecoin cocok dalam kerangka regulasi perbankan yang ada? Pertemuan Gedung Putih mencerminkan ketegangan nyata antara mendorong inovasi dan memastikan stabilitas keuangan—sebuah wilayah yang belum memiliki jawaban pasti dari kedua belah pihak.
Sektor Perbankan dan Crypto Mencari Titik Temu
Kehadiran institusi perbankan dan perwakilan cryptocurrency menegaskan bahwa batas industri semakin kabur. Bank-bank tradisional semakin melihat stablecoin sebagai ancaman kompetitif atau potensi kemitraan, sementara perusahaan crypto melihat dukungan dari keuangan arus utama sebagai validasi. Dialog ini dapat membentuk apakah hasil stablecoin akan menjadi instrumen keuangan yang diatur atau tetap berada di zona abu-abu. Hasilnya dapat menentukan kecepatan integrasi mata uang digital ke dalam ekosistem keuangan yang lebih luas.