Strategi Strangle Terungkap: Menguasai Perdagangan Opsi Non-Arah

Ketika ketidakpastian pasar mencapai puncaknya dan trader merasa berada di persimpangan tentang arah pergerakan harga, banyak yang beralih ke taruhan arah. Namun, trader opsi yang canggih mengetahui jalur yang berbeda. Alih-alih menebak naik atau turun, mereka dapat menerapkan strategi yang dirancang untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga yang signifikan ke kedua arah. Pada level BTC saat ini sekitar $67,5K, potensi perdagangan berbasis volatilitas tetap menarik. Strangle mewakili pendekatan yang fleksibel ini—memungkinkan trader memanfaatkan turbulensi pasar tanpa harus berkomitmen pada arah harga tertentu.

Memahami Strangle: Mekanisme Inti Dijelaskan

Pada dasarnya, strangle melibatkan pembelian (atau penjualan) secara bersamaan dari opsi call dan put pada aset dasar yang sama. Yang membedakan pendekatan ini adalah kedua kontrak memiliki tanggal kedaluwarsa yang sama tetapi strike price yang berbeda. Call berada di atas harga pasar saat ini, sementara put berada di bawahnya—keduanya out-of-the-money.

Struktur non-direksional ini menciptakan keuntungan unik. Apakah kripto melonjak tajam ke atas atau jatuh ke bawah, posisi ini akan menguntungkan selama pergerakan harga melebihi ambang tertentu. Premi yang dibayarkan untuk kedua kontrak sekaligus mewakili total modal yang berisiko. Secara praktis, ini berarti trader dapat masuk ke pasar selama periode ketidakpastian dan membiarkan volatilitas harga bekerja menguntungkan mereka, tanpa memandang arah.

Mengapa Trader Memilih Strategi Strangle Daripada yang Lain

Daya tarik strategi ini tidak hanya karena ketidakpedulian terhadap arah pasar. Beberapa faktor menjelaskan popularitasnya di komunitas perdagangan opsi:

Pertama, pengendalian risiko. Berbeda dengan perdagangan arah yang kerugiannya bisa berkelanjutan, strangle membatasi risiko maksimum pada total premi yang dibayarkan. Trader tahu skenario terburuk mereka sejak awal.

Kedua, efisiensi modal. Opsi out-of-the-money memiliki premi yang jauh lebih rendah dibandingkan opsi in-the-money. Ini memungkinkan trader mengendalikan posisi yang lebih besar dengan modal minimal—keunggulan penting bagi mereka yang mengelola risiko di berbagai posisi.

Ketiga, peluang berbasis peristiwa. Catalyst utama—baik keputusan regulasi, peningkatan teknologi, maupun pengumuman makroekonomi—sering memicu pergerakan harga besar. Trader yang memposisikan diri sebelum peristiwa ini dengan strategi ini dapat meraih keuntungan besar jika ekspektasi volatilitas mereka terwujud.

Volatilitas Tersirat: Mesin di Balik Keberhasilan Strangle

Di sinilah perbedaan penting: strangle adalah strategi volatilitas, bukan arah. Keberhasilannya sangat bergantung pada pemahaman volatilitas tersirat (IV)—ekspektasi kolektif pasar terhadap fluktuasi harga masa depan yang tercermin dalam harga opsi.

IV selalu berfluktuasi berdasarkan aktivitas pasar dan peristiwa mendatang. Ketika katalis utama mendekat—seperti keputusan persetujuan ETF spot Bitcoin atau pengumuman kebijakan bank sentral—IV biasanya meningkat. Peningkatan ini meningkatkan premi opsi secara keseluruhan, membuat strategi ini lebih mahal untuk dimasuki tetapi berpotensi lebih menguntungkan jika volatilitas yang diharapkan terwujud.

Sebelum mengeksekusi posisi strangle, trader harus secara jujur menilai tingkat IV saat ini dan kemungkinan katalis yang diharapkan benar-benar memicu volatilitas yang mereka pertaruhkan. Melakukan trading strangle saat IV rendah, ketika pasar tampak tenang, sering kali menyebabkan penurunan premi tanpa pergerakan harga yang signifikan.

Long Strangles: Pendekatan Konservatif

Long strangles melibatkan pembelian call dan put dengan strike out-of-the-money. Pendekatan ini membatasi kerugian total pada premi yang dibayarkan—struktur risiko terbatas yang menarik bagi banyak trader.

Misalnya, dengan BTC sekitar $67,5K, jika trader mengantisipasi pergerakan harga besar dalam 30 hari ke depan dari sebuah acara pasar, mereka bisa membeli call $70K dan put $65K, masing-masing seharga sekitar $300-400 premi. Total pengeluaran sekitar $650-800.

Jika BTC kemudian melonjak ke $75K atau jatuh ke $60K, sisi yang menguntungkan—baik naik maupun turun—dapat menghasilkan kelipatan dari investasi awal. Namun, jika BTC tetap di antara $65K-$70K saat kedaluwarsa, kedua kontrak akan berakhir tidak bernilai dan trader kehilangan seluruh premi.

Kunci keberhasilan terletak pada timing yang tepat: masuk posisi menjelang katalis dan menjaga disiplin dalam pengelolaan ukuran posisi serta strategi keluar.

Short Strangles: Pendekatan Penghasilan Pasif

Short strangles melibatkan penjualan kedua kontrak call dan put di strike out-of-the-money, mengumpulkan premi secara langsung. Ini membalik profil risiko-imbalan secara total.

Keuntungannya adalah menghasilkan pendapatan pasif. Trader mengumpulkan premi di awal dan mendapatkan keuntungan jika harga tetap dalam rentang yang ditentukan sampai kedaluwarsa. Keuntungan maksimum sama dengan premi yang diterima.

Namun, risikonya sangat besar: jika BTC bergerak secara eksplosif melewati salah satu strike, kerugian bisa tak terbatas secara teoritis. Posisi BTC di $67,5K yang melonjak ke $80K atau jatuh ke $55K bisa menghancurkan akun yang menjual strangle tanpa lindung nilai atau pengelolaan posisi yang tepat.

Short strangles membutuhkan timing pasar yang sangat baik dan manajemen risiko yang ketat. Trader harus yakin bahwa harga akan tetap dalam rentang sampai kedaluwarsa dan memiliki cadangan modal untuk menahan volatilitas selama periode tersebut tanpa terpaksa melakukan likuidasi.

Strangle atau Straddle: Memilih Strategi Opsi Anda

Kedua pendekatan ini melayani trader non-direksional, tetapi ada perbedaan penting. Straddles melibatkan pembelian atau penjualan opsi pada strike yang sama, biasanya posisi at-the-money, yang membutuhkan pergerakan harga lebih kecil untuk menghasilkan keuntungan. Namun, keakuratan ini memerlukan premi yang lebih tinggi karena nilai intrinsik yang lebih besar.

Strangles, yang beroperasi lebih jauh dari uang, membutuhkan pergerakan harga yang lebih besar untuk berhasil tetapi memerlukan modal awal yang jauh lebih sedikit. Pilihan tergantung pada kondisi pribadi: ketersediaan modal, toleransi risiko, dan keyakinan terhadap besarnya volatilitas.

Modal terbatas dan toleransi risiko tinggi? Strangle menawarkan leverage yang lebih baik. Modal melimpah dan menginginkan peluang profit yang lebih tinggi? Straddle memberikan peluang lebih baik dengan pergerakan yang lebih kecil.

Risiko Penting yang Harus Dipahami Trader

Beberapa jebakan mengancam trader strangle, terutama pemula:

Decay Theta adalah pembunuh diam-diam. Opsi out-of-the-money kehilangan nilai setiap hari mendekati kedaluwarsa, terlepas dari pergerakan harga. Posisi strangle bisa mengalami penurunan nilai secara signifikan bahkan jika harga tidak bergerak secara merugikan.

Kegagalan timing katalis bisa menghancurkan posisi. Trader yang bertaruh pada volatilitas yang tidak pernah terwujud atau datang setelah posisi kedaluwarsa menghadapi kerugian total. Penundaan regulasi, pengumuman yang tertunda, atau berita tak terduga bisa menghilangkan katalis yang diharapkan.

Pemilihan strike yang tidak tepat memperburuk kerugian. Memilih strike terlalu jauh dari uang membutuhkan pergerakan harga yang luar biasa, sementara strike terlalu dekat dengan harga saat ini menghabiskan premi berlebih. Ketepatan sangat penting dalam strategi ini.

Memulai: Kerangka Kerja Praktis

Sebelum mengalokasikan modal, trader harus:

  1. Identifikasi katalis spesifik dengan garis waktu yang jelas (bukan spekulasi kabur)
  2. Teliti tingkat volatilitas tersirat saat ini dibandingkan dengan level historis dan ukuran pergerakan yang diharapkan
  3. Hitung titik impas secara tepat, memahami berapa banyak pergerakan harga yang diperlukan untuk profitabilitas
  4. Kelola ukuran posisi secara konservatif, jangan pernah risiko lebih dari 2% dari modal trading pada satu strangle
  5. Rencanakan strategi keluar sebelum masuk, termasuk stop-loss dan target keuntungan yang sudah ditentukan
  6. Lakukan paper trading secara ekstensif sebelum menginvestasikan modal nyata, untuk memvalidasi tesis dan mekanisme

Perspektif Akhir: Volatilitas sebagai Peluang

Keguncangan pasar menciptakan peluang trading bagi mereka yang mampu menavigasinya. Strangle adalah alat canggih yang dirancang khusus untuk trader yang melihat volatilitas bukan sebagai bahaya, tetapi sebagai peluang untuk memanfaatkan ketidaksempurnaan harga antara harga saat ini dan ekspektasi masa depan.

Apakah Anda memilih strategi ini tergantung pada basis modal, toleransi risiko, waktu yang tersedia, dan kemampuan mengidentifikasi katalis yang nyata. Ketika kondisi mendukung dan eksekusi sesuai persiapan, strangle dapat memberikan hasil yang luar biasa. Ketika kondisi tidak sesuai atau persiapan gagal, kerugian datang dengan cepat.

Trader yang berhasil dengan strangle memiliki satu kesamaan: mereka mendekati setiap perdagangan secara analitis, menerima bahwa beberapa posisi akan gagal, sambil menjaga disiplin dan pengelolaan posisi yang memastikan kerugian tunggal tidak menghancurkan keseluruhan operasi trading mereka. Memahami mekanisme dan psikologi trading strangle membedakan trader yang menguntungkan dari mereka yang sekadar mengikuti volatilitas secara acak.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)