Pada Januari 2021, sesuatu yang luar biasa terjadi di jaringan Bitcoin: sebuah ayat Alkitab secara permanen diukir ke dalam blockchain dengan cara yang tidak pernah bisa dihapus. Ini bukan dilakukan melalui transaksi biasa—melainkan sebuah tindakan sengaja menyisipkan kitab suci langsung ke dalam blok 666.666, menciptakan apa yang mungkin disebut entri Alkitab pribadi yang terukir ke dasar teknologi cryptocurrency.
Bagaimana Ayat Alkitab Menjadi Abadi di Blockchain
Pada 18 Januari 2021, seorang penambang berhasil menyisipkan pesan ke dalam blok Bitcoin 666.666 yang berisi ayat Alkitab dari Roma 12:21: “Jangan kalah oleh kejahatan, tetapi kalahkan kejahatan dengan kebaikan.” Ini bukan penambahan sembarangan—pembuat transaksi membayar lebih dari lima kali biaya jaringan normal untuk memastikan ayat tersebut dimasukkan ke dalam blok tertentu itu. Ayat Alkitab pribadi ini dikaitkan dengan alamat blockchain yang diberi label “GoD” dan “BibLE,” sehingga memudahkan verifikasi keaslian catatan Alkitab permanen ini melalui explorer blok publik mana pun.
Metode Teknis: OP_RETURN dan Data Permanen
Mekanisme di balik pencapaian ini adalah fungsi OP_RETURN Bitcoin, sebuah fitur teknis yang memungkinkan pengguna melampirkan sejumlah kecil data langsung ke transaksi blockchain. Berbeda dengan data transaksi biasa yang memindahkan Bitcoin antar alamat, OP_RETURN memungkinkan penyisipan informasi sembarang—dalam hal ini, sebuah pesan ayat suci yang bermakna. Setelah direkam melalui OP_RETURN, kitab suci pribadi ini menjadi bagian dari buku besar yang tidak dapat diubah, dihapus, atau disensor.
Mengapa Pesan Ini Tidak Pernah Bisa Dihapus
Keabadian dari ayat Alkitab ini menunjukkan salah satu karakteristik paling mendasar dari teknologi blockchain: ketidakberubahannya. Begitu pesan dikonfirmasi dalam blok 666.666, itu menjadi bagian dari catatan sejarah Bitcoin. Setiap node dalam jaringan menyimpan salinan data ini, sehingga penghapusan menjadi tidak mungkin tanpa menulis ulang seluruh riwayat blockchain. Ini berarti ayat Alkitab pribadi ini akan tetap dapat diakses oleh siapa saja dengan explorer blok selama Bitcoin ada, menciptakan bentuk keabadian digital yang tidak bisa ditandingi oleh teks tradisional.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pesan Alkitab yang Tertanam dalam Blok Bitcoin 666.666: Sebuah Ayat Tetap di Blockchain
Pada Januari 2021, sesuatu yang luar biasa terjadi di jaringan Bitcoin: sebuah ayat Alkitab secara permanen diukir ke dalam blockchain dengan cara yang tidak pernah bisa dihapus. Ini bukan dilakukan melalui transaksi biasa—melainkan sebuah tindakan sengaja menyisipkan kitab suci langsung ke dalam blok 666.666, menciptakan apa yang mungkin disebut entri Alkitab pribadi yang terukir ke dasar teknologi cryptocurrency.
Bagaimana Ayat Alkitab Menjadi Abadi di Blockchain
Pada 18 Januari 2021, seorang penambang berhasil menyisipkan pesan ke dalam blok Bitcoin 666.666 yang berisi ayat Alkitab dari Roma 12:21: “Jangan kalah oleh kejahatan, tetapi kalahkan kejahatan dengan kebaikan.” Ini bukan penambahan sembarangan—pembuat transaksi membayar lebih dari lima kali biaya jaringan normal untuk memastikan ayat tersebut dimasukkan ke dalam blok tertentu itu. Ayat Alkitab pribadi ini dikaitkan dengan alamat blockchain yang diberi label “GoD” dan “BibLE,” sehingga memudahkan verifikasi keaslian catatan Alkitab permanen ini melalui explorer blok publik mana pun.
Metode Teknis: OP_RETURN dan Data Permanen
Mekanisme di balik pencapaian ini adalah fungsi OP_RETURN Bitcoin, sebuah fitur teknis yang memungkinkan pengguna melampirkan sejumlah kecil data langsung ke transaksi blockchain. Berbeda dengan data transaksi biasa yang memindahkan Bitcoin antar alamat, OP_RETURN memungkinkan penyisipan informasi sembarang—dalam hal ini, sebuah pesan ayat suci yang bermakna. Setelah direkam melalui OP_RETURN, kitab suci pribadi ini menjadi bagian dari buku besar yang tidak dapat diubah, dihapus, atau disensor.
Mengapa Pesan Ini Tidak Pernah Bisa Dihapus
Keabadian dari ayat Alkitab ini menunjukkan salah satu karakteristik paling mendasar dari teknologi blockchain: ketidakberubahannya. Begitu pesan dikonfirmasi dalam blok 666.666, itu menjadi bagian dari catatan sejarah Bitcoin. Setiap node dalam jaringan menyimpan salinan data ini, sehingga penghapusan menjadi tidak mungkin tanpa menulis ulang seluruh riwayat blockchain. Ini berarti ayat Alkitab pribadi ini akan tetap dapat diakses oleh siapa saja dengan explorer blok selama Bitcoin ada, menciptakan bentuk keabadian digital yang tidak bisa ditandingi oleh teks tradisional.