Analis kripto Murphy baru-baru ini menyoroti perbedaan penting dalam cara perhitungan metrik pasokan dalam radius 5% dari harga spot saat ini. Perdebatan metodologi ini berpusat pada apakah harus mengandalkan data buku pesanan bursa atau teknik profil volume tradisional—sebuah poin yang tampaknya teknis namun memiliki implikasi signifikan bagi peserta pasar.
Keunggulan Buku Pesanan
Penjelasan Murphy menekankan bahwa data buku pesanan memberikan representasi yang lebih langsung dan akurat tentang dinamika pasokan. Berbeda dengan metode profil volume yang memvisualisasikan hubungan harga-volume historis di seluruh rentang yang terlihat, perhitungan yang berasal dari buku pesanan menangkap distribusi pasokan secara real-time pada tingkat harga tertentu. Perbedaan mendasar ini berasal dari bagaimana masing-masing pendekatan memperoleh informasinya: satu mengambil dari kedalaman pesanan pasar secara langsung, sementara yang lain merekonstruksi pola dari aktivitas perdagangan historis yang teragregasi.
Profil Volume vs. Data Bursa: Perbedaan Utama
Pendekatan profil volume, meskipun berguna untuk mengidentifikasi struktur pasar dan level support/resistance, beroperasi berdasarkan agregasi historis dan mungkin tidak mencerminkan kondisi pasar saat ini secara tepat. Sebaliknya, metode yang dianjurkan Murphy menggunakan data buku pesanan langsung menawarkan beberapa keunggulan. Ia memberikan gambaran langsung yang akurat tentang pasokan yang benar-benar ada di setiap tingkat harga dalam rentang 5%, bukan hanya menginferensikan potensi pasokan dari kluster volume masa lalu. Perbedaan ini menjadi sangat penting selama kondisi pasar yang volatil ketika proses penemuan harga mempercepat dan pola historis menjadi kurang dapat diandalkan sebagai prediktor.
Aplikasi Praktis dalam Analisis Pasar
Bagi trader dan analis kuantitatif, memilih antara metodologi profil volume dan buku pesanan memiliki konsekuensi nyata. Mereka yang menggunakan data buku pesanan mendapatkan wawasan granular tentang distribusi likuiditas saat ini dan level support harga potensial. Pendekatan ini sejalan dengan ketelitian teknis yang semakin diminta oleh peserta pasar profesional yang membutuhkan data lokasi pasokan yang tepat daripada visualisasi profil volume yang lebih luas. Memahami sumber data mana yang digunakan dalam perhitungan proporsi pasokan membantu analis menafsirkan kedalaman pasar dengan lebih akurat dan menyesuaikan strategi mereka sesuai kebutuhan.
Perbedaan yang diangkat Murphy mencerminkan evolusi kecanggihan alat analisis pasar cryptocurrency dan pentingnya menggunakan metodologi yang tepat saat menilai metrik kritis seperti distribusi pasokan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Memahami Proporsi Penawaran: Mengapa Data Buku Pesanan Mengungguli Metode Profil Volume
Analis kripto Murphy baru-baru ini menyoroti perbedaan penting dalam cara perhitungan metrik pasokan dalam radius 5% dari harga spot saat ini. Perdebatan metodologi ini berpusat pada apakah harus mengandalkan data buku pesanan bursa atau teknik profil volume tradisional—sebuah poin yang tampaknya teknis namun memiliki implikasi signifikan bagi peserta pasar.
Keunggulan Buku Pesanan
Penjelasan Murphy menekankan bahwa data buku pesanan memberikan representasi yang lebih langsung dan akurat tentang dinamika pasokan. Berbeda dengan metode profil volume yang memvisualisasikan hubungan harga-volume historis di seluruh rentang yang terlihat, perhitungan yang berasal dari buku pesanan menangkap distribusi pasokan secara real-time pada tingkat harga tertentu. Perbedaan mendasar ini berasal dari bagaimana masing-masing pendekatan memperoleh informasinya: satu mengambil dari kedalaman pesanan pasar secara langsung, sementara yang lain merekonstruksi pola dari aktivitas perdagangan historis yang teragregasi.
Profil Volume vs. Data Bursa: Perbedaan Utama
Pendekatan profil volume, meskipun berguna untuk mengidentifikasi struktur pasar dan level support/resistance, beroperasi berdasarkan agregasi historis dan mungkin tidak mencerminkan kondisi pasar saat ini secara tepat. Sebaliknya, metode yang dianjurkan Murphy menggunakan data buku pesanan langsung menawarkan beberapa keunggulan. Ia memberikan gambaran langsung yang akurat tentang pasokan yang benar-benar ada di setiap tingkat harga dalam rentang 5%, bukan hanya menginferensikan potensi pasokan dari kluster volume masa lalu. Perbedaan ini menjadi sangat penting selama kondisi pasar yang volatil ketika proses penemuan harga mempercepat dan pola historis menjadi kurang dapat diandalkan sebagai prediktor.
Aplikasi Praktis dalam Analisis Pasar
Bagi trader dan analis kuantitatif, memilih antara metodologi profil volume dan buku pesanan memiliki konsekuensi nyata. Mereka yang menggunakan data buku pesanan mendapatkan wawasan granular tentang distribusi likuiditas saat ini dan level support harga potensial. Pendekatan ini sejalan dengan ketelitian teknis yang semakin diminta oleh peserta pasar profesional yang membutuhkan data lokasi pasokan yang tepat daripada visualisasi profil volume yang lebih luas. Memahami sumber data mana yang digunakan dalam perhitungan proporsi pasokan membantu analis menafsirkan kedalaman pasar dengan lebih akurat dan menyesuaikan strategi mereka sesuai kebutuhan.
Perbedaan yang diangkat Murphy mencerminkan evolusi kecanggihan alat analisis pasar cryptocurrency dan pentingnya menggunakan metodologi yang tepat saat menilai metrik kritis seperti distribusi pasokan.