Berita terbaru hari ini: Bitcoin mengalami penurunan tajam secara mendadak dan mendekati angka 70.000 dolar AS, menunjukkan volatilitas pasar yang tinggi dan kekhawatiran investor terhadap kondisi ekonomi global.
Situasi pesimis menguasai pasar mata uang kripto saat ini. Berdasarkan data terakhir yang tersedia, harga Bitcoin merosot ke level terendah secara historis, di tengah tekanan jual yang sangat kuat yang mempengaruhi sebagian besar altcoin terkemuka. Berita penting ini relevan bagi semua pengikut dan investor di sektor ini.
Penurunan tajam di pasar Kripto menimpa mata uang utama
Beberapa minggu terakhir menunjukkan volatilitas tajam dalam nilai aset digital. Setelah Bitcoin diperdagangkan di sekitar 81 ribu dolar beberapa hari lalu, mata uang digital utama ini turun sekitar 13% menjadi sekitar 70,6 ribu dolar. Keruntuhan ini tidak hanya terjadi pada Bitcoin, tetapi juga meluas ke Ethereum dan Solana, yang mengalami penurunan serupa, mencerminkan suasana panik kolektif di pasar.
Indeks Ketakutan dan Keserakahan mencatat level terendah secara historis
Salah satu indikator utama pengukuran sentimen pasar adalah “Indeks Ketakutan dan Keserakahan”, yang turun ke level 16 poin - terendah sejak awal tahun. Angka ini menunjukkan keadaan pesimis ekstrem di antara investor dan trader. Biasanya, level rendah ini mencerminkan masa-masa kekosongan psikologis di pasar, di mana ketakutan akan kerugian lebih dominan daripada keinginan untuk meraih keuntungan.
Kebijakan moneter dan Federal Reserve di balik tekanan penurunan
Alasan utama di balik penurunan ini adalah faktor ekonomi makro. Keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga pada level saat ini, bersama dengan pernyataan keras dari Jerome Powell tentang inflasi, memicu kekecewaan di pasar. Selain itu, berita tentang kemungkinan penunjukan Kevin Worch sebagai kepala Federal Reserve AS, yang dikenal dengan pendekatannya untuk mengurangi likuiditas keuangan, dianggap buruk untuk aset berisiko tinggi seperti mata uang kripto.
Penutupan posisi beli besar-besaran memperdalam penurunan
Selain tekanan dari kebijakan moneter, pengambilan keuntungan juga memainkan peran penting dalam mempercepat penurunan. Trader yang memegang posisi beli besar mulai menutup posisi mereka dengan cepat, mencari jalan keluar aman sebelum penurunan lebih jauh. Kontrak opsi besar juga berakhir pada level harga sensitif, menambah tekanan lebih lanjut pada harga.
Apa selanjutnya dari gelombang ini?
Pasar saat ini berada di momen krusial. Jika Bitcoin mampu bertahan di level 70 ribu dolar, kita mungkin akan menyaksikan awal proses pemulihan secara bertahap. Namun, sebaliknya, jika gagal menjaga level minimum ini, pasar bisa menghadapi tekanan penurunan lebih lanjut menuju 69 ribu dolar. Berita penting ini memerlukan pengawasan ketat dari para investor dan penggemar pasar kripto.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Berita terbaru hari ini: Bitcoin mengalami penurunan tajam secara mendadak dan mendekati angka 70.000 dolar AS, menunjukkan volatilitas pasar yang tinggi dan kekhawatiran investor terhadap kondisi ekonomi global.
Situasi pesimis menguasai pasar mata uang kripto saat ini. Berdasarkan data terakhir yang tersedia, harga Bitcoin merosot ke level terendah secara historis, di tengah tekanan jual yang sangat kuat yang mempengaruhi sebagian besar altcoin terkemuka. Berita penting ini relevan bagi semua pengikut dan investor di sektor ini.
Penurunan tajam di pasar Kripto menimpa mata uang utama
Beberapa minggu terakhir menunjukkan volatilitas tajam dalam nilai aset digital. Setelah Bitcoin diperdagangkan di sekitar 81 ribu dolar beberapa hari lalu, mata uang digital utama ini turun sekitar 13% menjadi sekitar 70,6 ribu dolar. Keruntuhan ini tidak hanya terjadi pada Bitcoin, tetapi juga meluas ke Ethereum dan Solana, yang mengalami penurunan serupa, mencerminkan suasana panik kolektif di pasar.
Indeks Ketakutan dan Keserakahan mencatat level terendah secara historis
Salah satu indikator utama pengukuran sentimen pasar adalah “Indeks Ketakutan dan Keserakahan”, yang turun ke level 16 poin - terendah sejak awal tahun. Angka ini menunjukkan keadaan pesimis ekstrem di antara investor dan trader. Biasanya, level rendah ini mencerminkan masa-masa kekosongan psikologis di pasar, di mana ketakutan akan kerugian lebih dominan daripada keinginan untuk meraih keuntungan.
Kebijakan moneter dan Federal Reserve di balik tekanan penurunan
Alasan utama di balik penurunan ini adalah faktor ekonomi makro. Keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga pada level saat ini, bersama dengan pernyataan keras dari Jerome Powell tentang inflasi, memicu kekecewaan di pasar. Selain itu, berita tentang kemungkinan penunjukan Kevin Worch sebagai kepala Federal Reserve AS, yang dikenal dengan pendekatannya untuk mengurangi likuiditas keuangan, dianggap buruk untuk aset berisiko tinggi seperti mata uang kripto.
Penutupan posisi beli besar-besaran memperdalam penurunan
Selain tekanan dari kebijakan moneter, pengambilan keuntungan juga memainkan peran penting dalam mempercepat penurunan. Trader yang memegang posisi beli besar mulai menutup posisi mereka dengan cepat, mencari jalan keluar aman sebelum penurunan lebih jauh. Kontrak opsi besar juga berakhir pada level harga sensitif, menambah tekanan lebih lanjut pada harga.
Apa selanjutnya dari gelombang ini?
Pasar saat ini berada di momen krusial. Jika Bitcoin mampu bertahan di level 70 ribu dolar, kita mungkin akan menyaksikan awal proses pemulihan secara bertahap. Namun, sebaliknya, jika gagal menjaga level minimum ini, pasar bisa menghadapi tekanan penurunan lebih lanjut menuju 69 ribu dolar. Berita penting ini memerlukan pengawasan ketat dari para investor dan penggemar pasar kripto.