Setiap trader cryptocurrency suatu saat pernah mendengar tentang alat ini. Leverage memungkinkan mengendalikan posisi yang jauh melebihi modal sendiri. Tetapi untuk kesempatan ini, harus membayar — tidak hanya dengan komisi, tetapi juga risiko kehilangan seluruh modal. Mari kita bahas bagaimana sebenarnya ini bekerja.
Mekanisme leverage: matematika keuntungan dan kerugian
Bayangkan Anda memiliki jumlah $100. Secara langsung, Anda hanya bisa membeli Bitcoin dengan jumlah ini. Tetapi bursa menawarkan skema lain: mereka memberi pinjaman $900, dan Anda melakukan transaksi dengan volume $1000. Ini disebut leverage 10x.
Sekarang mari kita lihat apa yang terjadi dengan modal Anda:
Jika harga BTC naik 5%, keuntungan Anda akan sebesar $50 (dihitung dari seluruh jumlah $1000, bukan dari modal Anda $100). Terdengar menarik. Tetapi jika harga turun 5%, kerugian juga akan meningkat 10 kali lipat. $100 Anda akan hilang begitu saja.
Di sinilah bahaya utama: leverage adalah penguat. Ia memperbesar baik keuntungan maupun kerugian. Pergerakan kecil pasar yang melawan Anda bisa berubah menjadi bencana.
Di mana leverage diterapkan: futures dan perdagangan margin
Di pasar cryptocurrency, ada dua cara utama menggunakan leverage.
Cara pertama — perdagangan futures. Anda membuat kontrak pengiriman (atau penyelesaian) cryptocurrency di masa depan. Keuntungan atau kerugian ditentukan oleh selisih antara harga saat ini dan di masa depan. Futures sering melibatkan penggunaan leverage dan sangat volatil.
Cara kedua — perdagangan margin di pasar spot. Di sini Anda langsung meminjam uang dari bursa untuk membeli cryptocurrency. Risikonya sedikit lebih rendah daripada futures, tetapi prinsipnya sama.
Bahaya nyata: ketika leverage menjadi musuh
Bahaya nomor satu — likuidasi. Ketika posisi Anda mulai kehilangan uang, bursa terus memantau collateral (jaminan). Jika nilainya turun di bawah level tertentu, sistem secara otomatis menutup posisi Anda untuk melindungi dana mereka. Anda akan kehilangan semuanya, bahkan mungkin tidak sempat mengambil tindakan.
Bahaya nomor dua — volatilitas cryptocurrency. Harga Bitcoin atau Ether bisa jatuh 10-20% dalam beberapa jam. Dengan leverage 10x, penurunan seperti itu berarti kehilangan seluruh modal Anda.
Bahaya ketiga, yang sering dilupakan — psikologi. Ketika Anda bermain dengan uang besar (bahkan jika pinjaman), ketakutan dan keserakahan mulai mengendalikan keputusan Anda. Orang sering mempertahankan posisi yang merugi dengan harapan bisa kembali, yang justru menyebabkan kerugian yang lebih besar.
Untuk siapa ini benar-benar cocok?
Jawaban jujur: leverage hanya cocok untuk trader berpengalaman yang:
Mengerti prinsip analisis teknikal
Mampu mengelola risiko dan emosi
Memiliki rencana perdagangan yang jelas untuk setiap posisi
Siap kehilangan uang dan belajar dari situ
Bagi pemula, leverage adalah perangkap. Anda belum tahu cara membaca pasar, dan sistem sudah siap menghapus deposit Anda dalam sekejap.
Tips praktis: cara trading dengan leverage dan tetap bertahan hidup
Jika Anda tetap memutuskan untuk mencoba, berikut yang perlu diingat.
Mulailah dengan leverage minimal. Tidak perlu langsung ke 10x. Mulailah dengan 2x atau 3x. Ini tetap memberi Anda keuntungan yang lebih besar, tetapi risikonya tetap dalam batas wajar.
Selalu tetapkan stop-loss. Ini adalah perintah kepada bursa untuk menutup posisi Anda jika harga turun di bawah persentase tertentu (misalnya, 5-10%). Ini akan menyelamatkan Anda dari kehilangan seluruh modal.
Jangan pernah risiko seluruh jumlah. Jika Anda siap menginvestasikan $1000, tradinglah hanya dengan $100-$200 dari jumlah tersebut sekaligus. Dengan begitu, Anda memiliki bantalan keamanan untuk percobaan berikutnya.
Pelajari pasar sebelum setiap transaksi. Pantau berita, analisis grafik, dan evaluasi ke mana harga BTC, ETH, dan aset lain mungkin bergerak.
Leverage tetap menjadi salah satu alat paling kuat, tetapi sekaligus paling berbahaya dalam arsenal trader. Ia bisa mengubah deposit kecil menjadi keuntungan besar, tetapi juga bisa menghancurkan modal Anda sepenuhnya dalam hitungan menit. Pasar cryptocurrency tidak memaafkan kesalahan, terutama saat Anda trading dengan leverage. Mulailah dari teori, berlatih di akun demo, dan baru kemudian beralih ke uang nyata.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Leverage dalam perdagangan kripto: dari teori ke praktik
Setiap trader cryptocurrency suatu saat pernah mendengar tentang alat ini. Leverage memungkinkan mengendalikan posisi yang jauh melebihi modal sendiri. Tetapi untuk kesempatan ini, harus membayar — tidak hanya dengan komisi, tetapi juga risiko kehilangan seluruh modal. Mari kita bahas bagaimana sebenarnya ini bekerja.
Mekanisme leverage: matematika keuntungan dan kerugian
Bayangkan Anda memiliki jumlah $100. Secara langsung, Anda hanya bisa membeli Bitcoin dengan jumlah ini. Tetapi bursa menawarkan skema lain: mereka memberi pinjaman $900, dan Anda melakukan transaksi dengan volume $1000. Ini disebut leverage 10x.
Sekarang mari kita lihat apa yang terjadi dengan modal Anda:
Jika harga BTC naik 5%, keuntungan Anda akan sebesar $50 (dihitung dari seluruh jumlah $1000, bukan dari modal Anda $100). Terdengar menarik. Tetapi jika harga turun 5%, kerugian juga akan meningkat 10 kali lipat. $100 Anda akan hilang begitu saja.
Di sinilah bahaya utama: leverage adalah penguat. Ia memperbesar baik keuntungan maupun kerugian. Pergerakan kecil pasar yang melawan Anda bisa berubah menjadi bencana.
Di mana leverage diterapkan: futures dan perdagangan margin
Di pasar cryptocurrency, ada dua cara utama menggunakan leverage.
Cara pertama — perdagangan futures. Anda membuat kontrak pengiriman (atau penyelesaian) cryptocurrency di masa depan. Keuntungan atau kerugian ditentukan oleh selisih antara harga saat ini dan di masa depan. Futures sering melibatkan penggunaan leverage dan sangat volatil.
Cara kedua — perdagangan margin di pasar spot. Di sini Anda langsung meminjam uang dari bursa untuk membeli cryptocurrency. Risikonya sedikit lebih rendah daripada futures, tetapi prinsipnya sama.
Bahaya nyata: ketika leverage menjadi musuh
Bahaya nomor satu — likuidasi. Ketika posisi Anda mulai kehilangan uang, bursa terus memantau collateral (jaminan). Jika nilainya turun di bawah level tertentu, sistem secara otomatis menutup posisi Anda untuk melindungi dana mereka. Anda akan kehilangan semuanya, bahkan mungkin tidak sempat mengambil tindakan.
Bahaya nomor dua — volatilitas cryptocurrency. Harga Bitcoin atau Ether bisa jatuh 10-20% dalam beberapa jam. Dengan leverage 10x, penurunan seperti itu berarti kehilangan seluruh modal Anda.
Bahaya ketiga, yang sering dilupakan — psikologi. Ketika Anda bermain dengan uang besar (bahkan jika pinjaman), ketakutan dan keserakahan mulai mengendalikan keputusan Anda. Orang sering mempertahankan posisi yang merugi dengan harapan bisa kembali, yang justru menyebabkan kerugian yang lebih besar.
Untuk siapa ini benar-benar cocok?
Jawaban jujur: leverage hanya cocok untuk trader berpengalaman yang:
Bagi pemula, leverage adalah perangkap. Anda belum tahu cara membaca pasar, dan sistem sudah siap menghapus deposit Anda dalam sekejap.
Tips praktis: cara trading dengan leverage dan tetap bertahan hidup
Jika Anda tetap memutuskan untuk mencoba, berikut yang perlu diingat.
Mulailah dengan leverage minimal. Tidak perlu langsung ke 10x. Mulailah dengan 2x atau 3x. Ini tetap memberi Anda keuntungan yang lebih besar, tetapi risikonya tetap dalam batas wajar.
Selalu tetapkan stop-loss. Ini adalah perintah kepada bursa untuk menutup posisi Anda jika harga turun di bawah persentase tertentu (misalnya, 5-10%). Ini akan menyelamatkan Anda dari kehilangan seluruh modal.
Jangan pernah risiko seluruh jumlah. Jika Anda siap menginvestasikan $1000, tradinglah hanya dengan $100-$200 dari jumlah tersebut sekaligus. Dengan begitu, Anda memiliki bantalan keamanan untuk percobaan berikutnya.
Pelajari pasar sebelum setiap transaksi. Pantau berita, analisis grafik, dan evaluasi ke mana harga BTC, ETH, dan aset lain mungkin bergerak.
Leverage tetap menjadi salah satu alat paling kuat, tetapi sekaligus paling berbahaya dalam arsenal trader. Ia bisa mengubah deposit kecil menjadi keuntungan besar, tetapi juga bisa menghancurkan modal Anda sepenuhnya dalam hitungan menit. Pasar cryptocurrency tidak memaafkan kesalahan, terutama saat Anda trading dengan leverage. Mulailah dari teori, berlatih di akun demo, dan baru kemudian beralih ke uang nyata.