TotalEnergies baru-baru ini mengumumkan tonggak penting dalam operasi Libya-nya dengan perpanjangan Konseksi Waha hingga 31 Desember 2050. Perjanjian ini merestrukturisasi kerangka fiskal yang mengatur aset, menetapkan kondisi yang menguntungkan untuk peningkatan produksi yang signifikan dari tingkat produksi saat ini sebesar 370.000 barel setara minyak per hari.
Membuka Pertumbuhan Produksi Melalui Pengembangan Waha
Perpanjangan Konseksi Waha yang baru menciptakan jalur yang jelas untuk tahap berikutnya dari investasi modal perusahaan. Landasan dari strategi ekspansi ini adalah pengembangan ladang North Gialo, yang diposisikan untuk menyumbang tambahan 100.000 barel setara minyak per hari ke profil produksi perusahaan. Pengembangan ini merupakan tambahan penting bagi portofolio energi global TotalEnergies, terutama mengingat pentingnya strategis Libya dalam pasar energi Mediterania.
Komitmen Jangka Panjang dan Posisi Pasar
Kehadiran TotalEnergies di Libya telah berlangsung hampir tujuh dekade, sejak 1956, menjadikan perusahaan sebagai pemangku kepentingan utama dalam lanskap energi Afrika Utara. Pada tahun 2025, perusahaan rata-rata memproduksi 113.000 barel setara minyak per hari dari operasi Libya-nya. Perjanjian perpanjangan Konseksi Waha memperkuat komitmen jangka panjang perusahaan untuk mengembangkan aset ini, menandakan kepercayaan terhadap keberlanjutan operasional dan komersial di wilayah tersebut.
Respon Pasar Keuangan
Pasar merespons secara positif terhadap pengumuman ini, dengan saham TotalEnergies di Paris naik 2,09 euro atau 1,21 persen menjadi 59,19 euro. Pergerakan harga yang positif mencerminkan optimisme investor terhadap nilai strategis dari perpanjangan masa konsesi dan jalur pertumbuhan produksi yang digariskan oleh perusahaan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
TotalEnergies Mengamankan Perpanjangan Waha Hingga 2050, Menargetkan Perluasan Produksi yang Signifikan
TotalEnergies baru-baru ini mengumumkan tonggak penting dalam operasi Libya-nya dengan perpanjangan Konseksi Waha hingga 31 Desember 2050. Perjanjian ini merestrukturisasi kerangka fiskal yang mengatur aset, menetapkan kondisi yang menguntungkan untuk peningkatan produksi yang signifikan dari tingkat produksi saat ini sebesar 370.000 barel setara minyak per hari.
Membuka Pertumbuhan Produksi Melalui Pengembangan Waha
Perpanjangan Konseksi Waha yang baru menciptakan jalur yang jelas untuk tahap berikutnya dari investasi modal perusahaan. Landasan dari strategi ekspansi ini adalah pengembangan ladang North Gialo, yang diposisikan untuk menyumbang tambahan 100.000 barel setara minyak per hari ke profil produksi perusahaan. Pengembangan ini merupakan tambahan penting bagi portofolio energi global TotalEnergies, terutama mengingat pentingnya strategis Libya dalam pasar energi Mediterania.
Komitmen Jangka Panjang dan Posisi Pasar
Kehadiran TotalEnergies di Libya telah berlangsung hampir tujuh dekade, sejak 1956, menjadikan perusahaan sebagai pemangku kepentingan utama dalam lanskap energi Afrika Utara. Pada tahun 2025, perusahaan rata-rata memproduksi 113.000 barel setara minyak per hari dari operasi Libya-nya. Perjanjian perpanjangan Konseksi Waha memperkuat komitmen jangka panjang perusahaan untuk mengembangkan aset ini, menandakan kepercayaan terhadap keberlanjutan operasional dan komersial di wilayah tersebut.
Respon Pasar Keuangan
Pasar merespons secara positif terhadap pengumuman ini, dengan saham TotalEnergies di Paris naik 2,09 euro atau 1,21 persen menjadi 59,19 euro. Pergerakan harga yang positif mencerminkan optimisme investor terhadap nilai strategis dari perpanjangan masa konsesi dan jalur pertumbuhan produksi yang digariskan oleh perusahaan.