〽️Minggu pertama Februari 2026 membawa salah satu gelombang penjualan terkuat untuk Bitcoin sejak crash F*X tahun 2022. BTC turun sekitar 50-52% dari rekor tertinggi $126.000 yang dicapai pada Oktober 2025, turun di bawah $60.000 pada 5 Februari (level terendah ~$60.017-$60.062). Ini adalah level terendah sejak Oktober 2024 dan mengakibatkan kerugian nilai sebesar $2 triliun dari pasar kripto.
📋Penyebab Utama Crash Gelombang penjualan ini, yang dipicu oleh kombinasi beberapa faktor, menciptakan reaksi berantai "deleveraging" yang klasik: Penjualan institusional dan whale → Outflows besar dari ETF Bitcoin spot (ratusan juta dolar), penghindaran risiko oleh investor institusional. Likuidasi posisi dengan leverage tinggi → Short squeeze besar dan percepatan likuidasi posisi long di futures. Tekanan makroekonomi → Sikap hawkish Fed, kekhawatiran inflasi, ketakutan akan perang dagang era Trump, dan penurunan umum dalam selera risiko. Meragukan narasi "emas digital" → Sementara emas naik 24%, Bitcoin turun 50%, menimbulkan keraguan terhadap status safe-haven BTC. Tekanan jual dari penambang + hype AI yang memudar → Penambang menjual BTC karena tekanan biaya; ketakutan terhadap risiko komputasi kuantum dan pasar bear siklikal meningkatkan kepanikan. 🤔 Kapitalisasi pasar sekitar $1,3-1,4 triliun; kapitalisasi pasar total kripto sekitar $2,3-2,5 triliun. Kesimpulan Crash Bitcoin ini lebih merupakan hasil dari kombinasi leverage berlebihan, kekurangan likuiditas, dan penghindaran risiko makro daripada kerusakan struktural. Koreksi tajam ini, meskipun dengan retorika pro-kripto Trump, menunjukkan bahwa pasar masih belum matang. Meskipun pemulihan mendadak memberi harapan, volatilitas tetap tinggi; ini adalah peluang membeli di dasar untuk investor jangka panjang, tetapi risiko tetap ada bagi trader jangka pendek. Ini bukan nasihat investasi. Lakukan riset sendiri dan nilai risiko-risikonya. #BuyTheDipOrWaitNow? #CryptoMarketPullback #BitcoinDropsBelow$65K
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ToTheYUE
· 1menit yang lalu
Selamat Tahun Baru! 🤑
Lihat AsliBalas0
Z谋谋nxcrypto
· 6menit yang lalu
Mengamati dengan Seksama 🔍️
Lihat AsliBalas0
SaharaDreams
· 11menit yang lalu
GOGOGO 2026 👊
Lihat AsliBalas0
SaharaDreams
· 11menit yang lalu
Selamat Tahun Baru! 🤑
Lihat AsliBalas0
Sand谋3S
· 18menit yang lalu
GOGOGO 2026 👊
Lihat AsliBalas0
PandaX
· 29menit yang lalu
Terima kasih banyak telah meneruskan ini – sangat berguna dan mencerahkan.
Lihat AsliBalas0
SinCity
· 39menit yang lalu
Terima kasih telah meneruskan ini. Terima kasih! 👍
〽️Minggu pertama Februari 2026 membawa salah satu gelombang penjualan terkuat untuk Bitcoin sejak crash F*X tahun 2022. BTC turun sekitar 50-52% dari rekor tertinggi $126.000 yang dicapai pada Oktober 2025, turun di bawah $60.000 pada 5 Februari (level terendah ~$60.017-$60.062). Ini adalah level terendah sejak Oktober 2024 dan mengakibatkan kerugian nilai sebesar $2 triliun dari pasar kripto.
📋Penyebab Utama Crash
Gelombang penjualan ini, yang dipicu oleh kombinasi beberapa faktor, menciptakan reaksi berantai "deleveraging" yang klasik:
Penjualan institusional dan whale → Outflows besar dari ETF Bitcoin spot (ratusan juta dolar), penghindaran risiko oleh investor institusional.
Likuidasi posisi dengan leverage tinggi → Short squeeze besar dan percepatan likuidasi posisi long di futures.
Tekanan makroekonomi → Sikap hawkish Fed, kekhawatiran inflasi, ketakutan akan perang dagang era Trump, dan penurunan umum dalam selera risiko. Meragukan narasi "emas digital" → Sementara emas naik 24%, Bitcoin turun 50%, menimbulkan keraguan terhadap status safe-haven BTC. Tekanan jual dari penambang + hype AI yang memudar → Penambang menjual BTC karena tekanan biaya; ketakutan terhadap risiko komputasi kuantum dan pasar bear siklikal meningkatkan kepanikan.
🤔 Kapitalisasi pasar sekitar $1,3-1,4 triliun; kapitalisasi pasar total kripto sekitar $2,3-2,5 triliun. Kesimpulan
Crash Bitcoin ini lebih merupakan hasil dari kombinasi leverage berlebihan, kekurangan likuiditas, dan penghindaran risiko makro daripada kerusakan struktural. Koreksi tajam ini, meskipun dengan retorika pro-kripto Trump, menunjukkan bahwa pasar masih belum matang. Meskipun pemulihan mendadak memberi harapan, volatilitas tetap tinggi; ini adalah peluang membeli di dasar untuk investor jangka panjang, tetapi risiko tetap ada bagi trader jangka pendek. Ini bukan nasihat investasi. Lakukan riset sendiri dan nilai risiko-risikonya.
#BuyTheDipOrWaitNow?
#CryptoMarketPullback
#BitcoinDropsBelow$65K