Memahami Kekurangan Reksa Dana Sebelum Anda Berinvestasi

Lebih dari separuh rumah tangga di AS mengalokasikan dana ke reksa dana, namun banyak investor yang belum sepenuhnya memahami kerugian dari reksa dana yang dapat secara signifikan mempengaruhi hasil pengembalian mereka. Sebelum menginvestasikan uang hasil jerih payah Anda, penting untuk memahami tidak hanya cara kerja kendaraan investasi ini tetapi juga potensi jebakan yang dapat memengaruhi tujuan keuangan Anda.

Bagaimana Reksa Dana Menghasilkan Pengembalian Investasi

Reksa dana beroperasi sebagai kendaraan investasi gabungan di mana manajer profesional menggabungkan modal dari beberapa investor untuk membeli koleksi saham, obligasi, dan sekuritas lain yang terdiversifikasi. Memahami mekanisme bagaimana investor mendapatkan uang dari dana ini adalah langkah pertama dalam menilai apakah mereka sesuai dengan strategi investasi Anda.

Investor dapat menghasilkan pengembalian dalam tiga cara utama. Pertama, dana mendistribusikan pendapatan yang diperoleh dari dividen saham dan pembayaran bunga obligasi—biasanya membayar hampir seluruh penghasilan tahunan kepada pemegang saham. Kedua, ketika manajer dana menjual sekuritas yang telah mengalami apresiasi nilai, keuntungan modal biasanya langsung diteruskan kepada pemilik dana. Ketiga, ketika kepemilikan meningkat nilainya tetapi tidak dijual, harga saham dana naik, memungkinkan investor menjual saham mereka dengan keuntungan dibandingkan harga pembelian mereka.

Kerugian Utama Reksa Dana yang Perlu Diketahui Investor

Meskipun reksa dana tampak sederhana, kerugian dari reksa dana layak dipertimbangkan dengan cermat sebelum berinvestasi. Keterbatasan ini dapat secara substansial mempengaruhi hasil pengembalian Anda dan pengalaman investasi secara keseluruhan.

Kelemahan paling signifikan terkait dengan pengelolaan dana itu sendiri. Meskipun membayar manajer untuk membuat keputusan investasi, tidak ada jaminan kinerja yang unggul. Manajer dana dapat melakukan pilihan saham yang buruk, dan penelitian menunjukkan bahwa investor individu rata-rata kadang-kadang menyamai atau bahkan melampaui hasil profesional. Yang penting, manajer dana menerima kompensasi terlepas dari apakah dana mengalami kerugian—masalah struktural yang dapat menciptakan insentif yang tidak sejalan.

Biaya Tersembunyi yang Mempengaruhi Hasil Anda

Salah satu kerugian reksa dana yang paling sering diabaikan adalah struktur biaya. Pembuatan, distribusi, dan pemeliharaan reksa dana menghasilkan biaya besar yang sepenuhnya dibebankan kepada investor. Biaya ini sangat bervariasi antar dana, sehingga penting untuk memeriksa jadwal biaya sebelum membeli saham. Bahkan biaya persentase kecil sekalipun dapat berkembang secara signifikan selama dekade investasi.

Implikasi pajak merupakan kerugian penting lain yang perlu diperhatikan. Ketika manajer dana melakukan penjualan sekuritas, pajak keuntungan modal berlaku atas keuntungan tersebut. Kewajiban pajak ini dialihkan ke pemegang saham dana, yang berpotensi mengikis hasil pengembalian. Meskipun ada strategi untuk mengurangi dampak ini—seperti menyimpan investasi yang sensitif terhadap pajak dalam akun yang ditangguhkan pajak seperti IRA atau 401(k)—banyak investor yang belum memanfaatkan opsi ini secara penuh.

Masalah Manajer: Ketika Kerugian Lebih Berat daripada Manfaat

Salah satu kerugian reksa dana yang sangat merugikan adalah over-diversifikasi, atau “dilusi.” Meskipun diversifikasi sendiri mengurangi risiko, diversifikasi berlebihan dapat mengurangi potensi keuntungan. Ketika dana memegang ratusan sekuritas, bahkan saham yang berkinerja kuat pun memiliki pengaruh minimal terhadap kinerja portofolio secara keseluruhan karena bobot alokasinya. Paradoks ini berarti investor mengorbankan potensi upside yang signifikan demi pengurangan risiko.

Selain itu, kurangnya transparansi dalam beberapa operasi dana menciptakan ketidakpastian bagi investor. Anda mungkin tidak selalu tahu secara pasti bagaimana manajer dana mengalokasikan modal atau alasan lengkap di balik keputusan portofolio mereka, meninggalkan Anda bergantung pada penilaian mereka sambil menanggung risikonya.

Menimbang Kerugian: Membuat Keputusan Investasi Anda

Memahami kerugian dari reksa dana tidak berarti sepenuhnya menghindarinya. Sebaliknya, ini berarti membuat keputusan yang berdasarkan informasi dan sesuai dengan situasi keuangan serta tujuan Anda. Bagi investor dengan modal terbatas yang mencari paparan pasar luas tanpa waktu atau keahlian untuk mengelola sekuritas secara individual, reksa dana tetap menawarkan manfaat praktis melalui pengelolaan profesional dan diversifikasi bawaan.

Namun, calon investor harus dengan hati-hati mengevaluasi apakah biaya, implikasi pajak, dan kurangnya kendali langsung membenarkan kemudahan ini. Membandingkan rasio biaya dana, memahami konsekuensi pajak, dan mempertimbangkan kendaraan investasi alternatif seperti dana indeks atau exchange-traded fund (ETF) dapat membantu Anda menghindari membayar biaya berlebihan untuk kinerja yang biasa-biasa saja. Dengan mengenali dan secara aktif mengatasi kerugian reksa dana, Anda menempatkan diri pada posisi untuk membuat pilihan investasi yang benar-benar mendukung akumulasi kekayaan jangka panjang Anda.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)