🔥 SpaceX karya Elon Musk telah mengakuisisi startup AI xAI, yang juga dimiliki oleh Elon Musk, dalam sebuah kesepakatan bersejarah yang menggabungkan ambisi luar angkasa dan kecerdasan buatan miliknya. Kesepakatan ini menilai SpaceX sekitar 1 triliun dolar dan xAI sekitar 250 miliar dolar, menjadikannya akuisisi terbesar dalam sejarah.
Meskipun disebut sebagai “pembelian”, sebenarnya ini adalah transfer kepemilikan, karena uang tidak benar-benar keluar dari ekosistem Elon Musk. Pemegang saham xAI menukar saham mereka dengan saham SpaceX, sementara Elon Musk tetap mempertahankan kendali penuh. Penggabungan ini diharapkan akan memperkuat kemampuan pusat data dan AI untuk SpaceX. Tujuan utamanya adalah merestrukturisasi kepemilikan, mengoptimalkan modal dan penilaian, serta mempersiapkan IPO SpaceX.  **Alt teks:** Elon Musk dan logo SpaceX
Proses ini juga mencakup peningkatan kapasitas teknologi dan sumber daya manusia di bidang AI dan data sains, serta memperluas ekosistem inovasi yang akan mendukung misi jangka panjang perusahaan. Langkah ini menunjukkan komitmen Elon Musk terhadap pengembangan teknologi canggih dan integrasi kecerdasan buatan dalam berbagai aspek operasionalnya. Dengan akuisisi ini, SpaceX dan xAI diharapkan dapat bekerja sama secara lebih erat untuk mendorong inovasi dan mencapai tujuan ambisius mereka di masa depan. Selain itu, langkah ini juga menandai sebuah era baru dalam strategi pertumbuhan dan diversifikasi portofolio teknologi Elon Musk, yang terus berusaha memimpin di bidang teknologi dan eksplorasi luar angkasa.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
🔥 SpaceX karya Elon Musk telah mengakuisisi startup AI xAI, yang juga dimiliki oleh Elon Musk, dalam sebuah kesepakatan bersejarah yang menggabungkan ambisi luar angkasa dan kecerdasan buatan miliknya. Kesepakatan ini menilai SpaceX sekitar 1 triliun dolar dan xAI sekitar 250 miliar dolar, menjadikannya akuisisi terbesar dalam sejarah.
Meskipun disebut sebagai “pembelian”, sebenarnya ini adalah transfer kepemilikan, karena uang tidak benar-benar keluar dari ekosistem Elon Musk. Pemegang saham xAI menukar saham mereka dengan saham SpaceX, sementara Elon Musk tetap mempertahankan kendali penuh. Penggabungan ini diharapkan akan memperkuat kemampuan pusat data dan AI untuk SpaceX. Tujuan utamanya adalah merestrukturisasi kepemilikan, mengoptimalkan modal dan penilaian, serta mempersiapkan IPO SpaceX. 
**Alt teks:** Elon Musk dan logo SpaceX
Proses ini juga mencakup peningkatan kapasitas teknologi dan sumber daya manusia di bidang AI dan data sains, serta memperluas ekosistem inovasi yang akan mendukung misi jangka panjang perusahaan. Langkah ini menunjukkan komitmen Elon Musk terhadap pengembangan teknologi canggih dan integrasi kecerdasan buatan dalam berbagai aspek operasionalnya. Dengan akuisisi ini, SpaceX dan xAI diharapkan dapat bekerja sama secara lebih erat untuk mendorong inovasi dan mencapai tujuan ambisius mereka di masa depan. Selain itu, langkah ini juga menandai sebuah era baru dalam strategi pertumbuhan dan diversifikasi portofolio teknologi Elon Musk, yang terus berusaha memimpin di bidang teknologi dan eksplorasi luar angkasa.