Perkiraan yang muncul di pertengahan 2025 tentang masuknya bursa besar seperti Nasdaq dan NYSE ke pasar on-chain telah terbukti akurat. Dengan dukungan DTCC, kedua bursa ini siap memfasilitasi distribusi token saham secara langsung. Transformasi ini membawa implikasi signifikan bagi ekosistem pialang digital: peran mereka bergeser dari produsen token menjadi penyelenggara perdagangan yang mengintegrasikan instrumen resmi. Dinamika ini menciptakan lanskap kompetisi yang sama sekali berbeda bagi para pialang on-chain yang beroperasi di ruang ini.
Pergeseran Peran: Dari Pencetakan Token Menuju Integrasi Resmi
Sebelumnya, pialang on-chain harus membuat dan mengelola token saham sendiri, memberikan mereka kontrol penuh namun juga tanggung jawab operasional yang berat. Kini, dengan Nasdaq dan NYSE menyediakan token resmi saham melalui infrastruktur DTCC, pialang dapat fokus pada aspek lain yang lebih strategis.
Perubahan ini menghilangkan hambatan teknis tertentu sekaligus menurunkan keunggulan kompetitif yang sebelumnya dimiliki beberapa pialang. Tidak lagi menjadi pembeda utama, bagian backend atau suplai token menjadi komoditas. Akibatnya, persaingan beralih ke wilayah lain yang jauh lebih kompetitif dan terus berkembang.
Diferensiasi Pialang: Fokus pada Pengalaman Pengguna dan Inovasi Produk
Dengan suplai token terstandarisasi, diferensiasi pialang kini bergantung pada antarmuka yang mereka tawarkan kepada pengguna akhir. Pialang yang mampu menciptakan pengalaman pengguna yang intuitif, cepat, dan inovatif akan menonjol di pasar yang semakin ramai.
Strategi kompetitif mencakup beberapa pilihan:
Penetrasi pasar baru: Masuk ke wilayah geografis atau demografi yang belum terlayani dengan baik
Inovasi produk berjenjang: Menawarkan berbagai tingkat leverage, model margin berbeda, dan fitur trading yang disesuaikan untuk berbagai profil investor
Eksperimen dengan instrumen turunan: Mengembangkan kontrak perpetual, opsi, binary options, dan produk pinjaman yang dijamin dengan kolateral token saham
Strategi DeFi terintegrasi: Menggabungkan yield farming, lending, dan strategi passive income lainnya ke dalam platform perdagangan
Optimasi biaya dan komisi: Menawarkan struktur tarif yang menarik untuk menarik dan mempertahankan pengguna
Inovasi di area perdagangan kemungkinan akan terus bermunculan, menciptakan diferensiasi dinamis yang sulit ditiru kompetitor.
Menuju Super App: Visi Ekosistem Perdagangan Terintegrasi
Persaingan juga akan intensif dalam hal akuisisi lalu lintas pengguna dan keterlibatan (engagement) mereka. Di sini, pialang dapat menerapkan strategi yang telah terbukti di platform internet tradisional, seperti gamification, loyalty program, dan fitur social trading.
Visi jangka panjang bagi pialang on-chain yang ambisius adalah evolusi menjadi “super app” – platform monolitik yang menyediakan akses ke berbagai kelas aset sekaligus. Dalam ekosistem ini, pengguna dapat berdagang saham, obligasi, aset kripto, logam mulia, produk pertanian, komoditas energi, dan forex dalam satu antarmuka terpadu. Model ini mencerminkan ambisi untuk menjadi one-stop financial hub yang melayani seluruh kebutuhan perdagangan pengguna.
Perjalanan menuju status ini memerlukan pialang untuk terus berinovasi, beradaptasi, dan memahami preferensi pengguna dengan mendalam agar tetap kompetitif di era tokenisasi saham yang telah dimulai.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Tokenisasi Saham Mengubah Lanskap Kompetisi Pialang On-Chain
Perkiraan yang muncul di pertengahan 2025 tentang masuknya bursa besar seperti Nasdaq dan NYSE ke pasar on-chain telah terbukti akurat. Dengan dukungan DTCC, kedua bursa ini siap memfasilitasi distribusi token saham secara langsung. Transformasi ini membawa implikasi signifikan bagi ekosistem pialang digital: peran mereka bergeser dari produsen token menjadi penyelenggara perdagangan yang mengintegrasikan instrumen resmi. Dinamika ini menciptakan lanskap kompetisi yang sama sekali berbeda bagi para pialang on-chain yang beroperasi di ruang ini.
Pergeseran Peran: Dari Pencetakan Token Menuju Integrasi Resmi
Sebelumnya, pialang on-chain harus membuat dan mengelola token saham sendiri, memberikan mereka kontrol penuh namun juga tanggung jawab operasional yang berat. Kini, dengan Nasdaq dan NYSE menyediakan token resmi saham melalui infrastruktur DTCC, pialang dapat fokus pada aspek lain yang lebih strategis.
Perubahan ini menghilangkan hambatan teknis tertentu sekaligus menurunkan keunggulan kompetitif yang sebelumnya dimiliki beberapa pialang. Tidak lagi menjadi pembeda utama, bagian backend atau suplai token menjadi komoditas. Akibatnya, persaingan beralih ke wilayah lain yang jauh lebih kompetitif dan terus berkembang.
Diferensiasi Pialang: Fokus pada Pengalaman Pengguna dan Inovasi Produk
Dengan suplai token terstandarisasi, diferensiasi pialang kini bergantung pada antarmuka yang mereka tawarkan kepada pengguna akhir. Pialang yang mampu menciptakan pengalaman pengguna yang intuitif, cepat, dan inovatif akan menonjol di pasar yang semakin ramai.
Strategi kompetitif mencakup beberapa pilihan:
Inovasi di area perdagangan kemungkinan akan terus bermunculan, menciptakan diferensiasi dinamis yang sulit ditiru kompetitor.
Menuju Super App: Visi Ekosistem Perdagangan Terintegrasi
Persaingan juga akan intensif dalam hal akuisisi lalu lintas pengguna dan keterlibatan (engagement) mereka. Di sini, pialang dapat menerapkan strategi yang telah terbukti di platform internet tradisional, seperti gamification, loyalty program, dan fitur social trading.
Visi jangka panjang bagi pialang on-chain yang ambisius adalah evolusi menjadi “super app” – platform monolitik yang menyediakan akses ke berbagai kelas aset sekaligus. Dalam ekosistem ini, pengguna dapat berdagang saham, obligasi, aset kripto, logam mulia, produk pertanian, komoditas energi, dan forex dalam satu antarmuka terpadu. Model ini mencerminkan ambisi untuk menjadi one-stop financial hub yang melayani seluruh kebutuhan perdagangan pengguna.
Perjalanan menuju status ini memerlukan pialang untuk terus berinovasi, beradaptasi, dan memahami preferensi pengguna dengan mendalam agar tetap kompetitif di era tokenisasi saham yang telah dimulai.