Debut Eropa STRE yang Kurang Menggembirakan: Mengapa Saham Preferen Perpetual Strategy Gagal Mendapatkan Momentum

Strategi yang ambisius memasuki pasar modal Eropa dengan STRE, penawaran saham preferen tanpa batas waktu pertamanya di luar AS, telah mengalami hambatan sejak peluncurannya pada November 2025. Meskipun perusahaan memiliki harapan besar dan berhasil mengumpulkan modal yang cukup besar, pasar menunjukkan sedikit antusiasme terhadap produk ini, memunculkan pertanyaan tentang kelayakan instrumen keuangan ini dalam ekosistem keuangan tradisional.

Metode Peluncuran: Kesenjangan Antara Ambisi dan Realitas

Ketika Strategy memperkenalkan STRE di bursa Euro MTF Luxembourg, penawaran tersebut dipatok seharga 80 euro per saham, di bawah nilai nominal 100 euro, dengan hasil dividen tahunan yang menarik sebesar 10%. Penerbitan ini berhasil mengumpulkan sekitar $715 juta modal, menunjukkan minat awal dari institusi. Namun, aktivitas perdagangan berikutnya terbukti mengecewakan, menandakan bahwa keberhasilan penggalangan dana awal menutupi tantangan pasar yang lebih dalam. Tingkat dividen yang besar—dirancang untuk menarik investor—ternyata tidak cukup untuk mengatasi hambatan struktural dalam adopsi.

Masalah Infrastruktur: Mengapa Investor Ritel Tidak Bisa Berpartisipasi

Salah satu hambatan utama yang menghambat momentum STRE berasal dari jaringan distribusinya yang terbatas. Dengan hanya terdaftar di Euro MTF Luxembourg, sebuah platform yang secara tradisional melayani investor institusi dan canggih, Strategy secara tidak sengaja menutup pintu bagi partisipasi ritel arus utama. Broker besar dan platform perdagangan yang berorientasi konsumen menunjukkan keengganan untuk menawarkan STRE, menciptakan hambatan likuiditas yang mengurangi minat baik dari investor baru maupun pemegang saham yang sudah ada untuk melakukan perdagangan.

Keterbatasan distribusi ini memperburuk kelemahan kritis lainnya: tidak adanya data harga standar dan informasi pasar yang transparan. Tanpa kutipan harga yang tersedia, volume perdagangan, dan metrik kinerja, calon investor kesulitan membuat keputusan yang tepat. Di era di mana akses informasi mendorong partisipasi pasar, opasitas STRE menjadi kerugian kompetitif yang signifikan.

Ketidakpastian Strategis: Apa Langkah Selanjutnya untuk Strategy?

Hingga saat ini, Strategy tetap diam tentang langkah berikutnya, meninggalkan pengamat pasar untuk berspekulasi tentang arah perusahaan. Apakah perusahaan akan memperkuat kehadirannya di pasar Eropa, mungkin mencari listing di platform yang lebih mudah diakses? Atau akan mundur ke AS, di mana pengenalan merek mereka mungkin lebih kuat dan kerangka regulasi lebih akrab? Kurangnya komunikasi yang jelas dari manajemen Strategy hanya memperkuat kekhawatiran tentang kelangsungan jangka panjang produk ini dan komitmen perusahaan terhadap segmen pasar ini.

Kejadian STRE menegaskan tantangan yang lebih luas bagi perusahaan yang berasal dari dunia kripto yang mencoba memasuki keuangan tradisional: kesenjangan antara desain produk yang canggih dan pelaksanaan pasar yang praktis. Meskipun saham preferen tanpa batas waktu merupakan mekanisme penggalangan modal yang inovatif, peluncuran di Eropa menunjukkan bahwa inovasi keuangan saja tidak cukup untuk mengatasi keterbatasan distribusi dan asimetri informasi.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)