Bursa saham terbesar Amerika Serikat, Nasdaq, telah mengajukan usulan ambisius kepada SEC (Komisi Sekuritas dan Bursa AS) untuk merevolusi cara penyelesaian transaksi saham dan produk perdagangan. Proposal ini berfokus pada implementasi teknologi blockchain dalam posting ke buku besar untuk sekuritas tokenized—versi digital dari ekuitas dan exchange-traded products (ETP) yang terdaftar di platform Nasdaq. Dengan langkah ini, Nasdaq berupaya menciptakan ekosistem perdagangan yang lebih efisien dan modern.
Transformasi Penyelesaian Transaksi dengan Teknologi Blockchain
Sekuritas tokenized yang diajukan Nasdaq akan mempertahankan semua hak dan identitas CUSIP yang sama seperti saham konvensional, namun dapat ditransaksikan dan diselesaikan dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi. Sistem posting ke buku besar akan memanfaatkan platform buku besar terdistribusi milik DTC (Depository Trust Company), yang mengintegrasikan teknologi blockchain untuk mencatat dan memverifikasi setiap transaksi secara real-time.
Keunggulan utama dari pendekatan ini adalah kemampuan untuk mencapai penyelesaian hampir instan, yang dalam industri keuangan dikenal sebagai T+0. Berbeda dengan sistem tradisional yang memerlukan waktu T+2 (dua hari kerja), posting otomatis ke buku besar akan mengurangi risiko kredit dan operasional secara signifikan.
Keuntungan Posting Otomatis dan Kerangka Peraturan SEC
Proposal Nasdaq mencakup mekanisme untuk mencegah fragmentasi likuiditas—masalah umum ketika sekuritas sama diperdagangkan di beberapa venue dengan harga berbeda. Dengan sistem posting ke buku besar yang terpusat, semua transaksi akan dicatat dalam satu sumber kebenaran, menjaga konsistensi harga dan integritas pasar.
Proses persetujuan SEC terhadap proposal ini akan menentukan kelanjutan inisiatif tersebut. Jika mendapat lampu hijau dari regulator, Nasdaq menargetkan peluncuran skema posting ke buku besar untuk sekuritas tokenized pada akhir Q3 2026, atau sekitar 8-9 bulan dari sekarang. Langkah ini tidak hanya mempercepat settlement, tetapi juga membuka peluang bagi adopsi teknologi blockchain dalam infrastruktur pasar modal tradisional yang lebih luas.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Nasdaq Rancang Skema Posting ke Buku Besar untuk Sekuritas Tokenized Mulai 2026
Bursa saham terbesar Amerika Serikat, Nasdaq, telah mengajukan usulan ambisius kepada SEC (Komisi Sekuritas dan Bursa AS) untuk merevolusi cara penyelesaian transaksi saham dan produk perdagangan. Proposal ini berfokus pada implementasi teknologi blockchain dalam posting ke buku besar untuk sekuritas tokenized—versi digital dari ekuitas dan exchange-traded products (ETP) yang terdaftar di platform Nasdaq. Dengan langkah ini, Nasdaq berupaya menciptakan ekosistem perdagangan yang lebih efisien dan modern.
Transformasi Penyelesaian Transaksi dengan Teknologi Blockchain
Sekuritas tokenized yang diajukan Nasdaq akan mempertahankan semua hak dan identitas CUSIP yang sama seperti saham konvensional, namun dapat ditransaksikan dan diselesaikan dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi. Sistem posting ke buku besar akan memanfaatkan platform buku besar terdistribusi milik DTC (Depository Trust Company), yang mengintegrasikan teknologi blockchain untuk mencatat dan memverifikasi setiap transaksi secara real-time.
Keunggulan utama dari pendekatan ini adalah kemampuan untuk mencapai penyelesaian hampir instan, yang dalam industri keuangan dikenal sebagai T+0. Berbeda dengan sistem tradisional yang memerlukan waktu T+2 (dua hari kerja), posting otomatis ke buku besar akan mengurangi risiko kredit dan operasional secara signifikan.
Keuntungan Posting Otomatis dan Kerangka Peraturan SEC
Proposal Nasdaq mencakup mekanisme untuk mencegah fragmentasi likuiditas—masalah umum ketika sekuritas sama diperdagangkan di beberapa venue dengan harga berbeda. Dengan sistem posting ke buku besar yang terpusat, semua transaksi akan dicatat dalam satu sumber kebenaran, menjaga konsistensi harga dan integritas pasar.
Proses persetujuan SEC terhadap proposal ini akan menentukan kelanjutan inisiatif tersebut. Jika mendapat lampu hijau dari regulator, Nasdaq menargetkan peluncuran skema posting ke buku besar untuk sekuritas tokenized pada akhir Q3 2026, atau sekitar 8-9 bulan dari sekarang. Langkah ini tidak hanya mempercepat settlement, tetapi juga membuka peluang bagi adopsi teknologi blockchain dalam infrastruktur pasar modal tradisional yang lebih luas.