Open Interest (OI) — ini bukan indikator arah harga, melainkan cermin volume posisi terbuka di pasar berjangka. Memahami indikator ini membantu trader melihat struktur pasar di balik fluktuasi harga.
Open Interest menunjukkan arsitektur posisi, bukan arah pergerakan
Banyak yang keliru menganggap OI sebagai sinyal beli atau jual. Sebenarnya, ini adalah metrik untuk mengukur risiko dan kejenuhan pasar. Ketika volume posisi terbuka meningkat, itu berarti masuknya pemain baru dengan leverage, masing-masing memegang potensi kekosongan likuidasi.
Empat pola: cara membaca OI bersama dengan dinamika harga
Harga naik + OI naik. Trader baru masuk ke pasar dengan posisi agresif. Skenario berbahaya: setiap pendatang baru bisa menjadi bagian dari gelombang likuidasi saat pembalikan.
Harga naik + OI turun. Posisi pendek secara bertahap ditutup, kenaikan terjadi tanpa leverage aktif. Gerakan seperti ini biasanya lebih stabil dan kurang berisiko terhadap lonjakan tajam.
Harga turun + OI naik. Trader membuka short baru atau mengaktifkan hedge perlindungan. Risiko rebound mendadak tetap tinggi.
Harga turun + OI turun. Kapitulasi adalah saat posisi secara massal ditutup dan pasar dibersihkan. Posisi panjang menyerah tanpa perlawanan, posisi pendek mengunci keuntungan.
Kapitulasi bukan panik, melainkan perombakan struktur pasar
Bursa mendapatkan pendapatan dari likuidasi. Ketika OI terlalu panas — banyak trader berada di ambang eksekusi stop order. Pada saat seperti ini, pasar sering memilih jalur yang “menghapus” sebanyak mungkin posisi, menciptakan efek berantai likuidasi.
Kesimpulan utama: OI bukan sinyal masuk, melainkan indikator risiko struktural
Open Interest membantu menentukan seberapa siap pasar terhadap pergerakan tajam. OI tinggi saat harga naik — ini sinyal berhati-hati. OI yang menurun di tengah dinamika harga menunjukkan pembersihan dan kemungkinan perombakan kekuatan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kapitulasi adalah pembersihan pasar: bagaimana Open Interest mengungkapkan kondisi sebenarnya dari futures
Open Interest (OI) — ini bukan indikator arah harga, melainkan cermin volume posisi terbuka di pasar berjangka. Memahami indikator ini membantu trader melihat struktur pasar di balik fluktuasi harga.
Open Interest menunjukkan arsitektur posisi, bukan arah pergerakan
Banyak yang keliru menganggap OI sebagai sinyal beli atau jual. Sebenarnya, ini adalah metrik untuk mengukur risiko dan kejenuhan pasar. Ketika volume posisi terbuka meningkat, itu berarti masuknya pemain baru dengan leverage, masing-masing memegang potensi kekosongan likuidasi.
Empat pola: cara membaca OI bersama dengan dinamika harga
Harga naik + OI naik. Trader baru masuk ke pasar dengan posisi agresif. Skenario berbahaya: setiap pendatang baru bisa menjadi bagian dari gelombang likuidasi saat pembalikan.
Harga naik + OI turun. Posisi pendek secara bertahap ditutup, kenaikan terjadi tanpa leverage aktif. Gerakan seperti ini biasanya lebih stabil dan kurang berisiko terhadap lonjakan tajam.
Harga turun + OI naik. Trader membuka short baru atau mengaktifkan hedge perlindungan. Risiko rebound mendadak tetap tinggi.
Harga turun + OI turun. Kapitulasi adalah saat posisi secara massal ditutup dan pasar dibersihkan. Posisi panjang menyerah tanpa perlawanan, posisi pendek mengunci keuntungan.
Kapitulasi bukan panik, melainkan perombakan struktur pasar
Bursa mendapatkan pendapatan dari likuidasi. Ketika OI terlalu panas — banyak trader berada di ambang eksekusi stop order. Pada saat seperti ini, pasar sering memilih jalur yang “menghapus” sebanyak mungkin posisi, menciptakan efek berantai likuidasi.
Kesimpulan utama: OI bukan sinyal masuk, melainkan indikator risiko struktural
Open Interest membantu menentukan seberapa siap pasar terhadap pergerakan tajam. OI tinggi saat harga naik — ini sinyal berhati-hati. OI yang menurun di tengah dinamika harga menunjukkan pembersihan dan kemungkinan perombakan kekuatan.