Dalam perkembangan yang mengkhawatirkan bagi komunitas keuangan terdesentralisasi, Polycule, sebuah bot trading yang dibangun di platform pasar prediksi Polymarket, menghadapi tuduhan serius terkait potensi exit scam. Anggota komunitas telah mengeluarkan alarm setelah menemukan bahwa dana investor tetap tidak dapat diakses sama sekali, tanpa jalur pemulihan yang jelas di depan mata.
Pelanggaran Keamanan dan Respon Awal
Menurut laporan terbaru, Polycule diduga menjadi korban pelanggaran keamanan yang mengorbankan sekitar $230.000 dalam aset pengguna. Ketika insiden ini pertama kali terungkap, tim pengembang memberikan penjelasan, menyatakan bahwa bot tersebut telah dinonaktifkan sementara mereka bekerja pada patch keamanan dan tinjauan kode. Tim awalnya mengindikasikan bahwa langkah-langkah perbaikan ini akan selesai pada akhir pekan, memberikan harapan kepada pengguna yang khawatir.
Apa itu Polycule?
Bagi yang belum familiar, Polycule beroperasi sebagai bot trading di Polymarket, sebuah platform pasar prediksi terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk berdagang berdasarkan hasil dari peristiwa dunia nyata. Alat trading otomatis ini biasanya membantu pengguna mengoptimalkan strategi trading mereka. Namun, situasi saat ini telah sangat merusak kepercayaan terhadap proyek ini.
Krisis yang Berlangsung: Dana Masih Tidak Dapat Diakses
Beberapa minggu telah berlalu sejak insiden awal, namun situasinya tetap belum terselesaikan. Investor yang terdampak melaporkan bahwa mereka terus terkunci dari akun mereka dan tidak dapat mengakses dana mereka. Lebih mengkhawatirkan lagi, tim Polycule telah diam—tidak ada pembaruan resmi, tidak ada laporan kemajuan, dan tidak ada komunikasi transparan tentang upaya pemulihan. Kurangnya transparansi ini hanya memperdalam kekhawatiran komunitas tentang apakah ini merupakan exit scam yang disengaja atau perjuangan nyata dalam pemulihan keamanan.
Implikasi bagi Komunitas DeFi
Situasi Polycule menjadi pelajaran peringatan lain dalam lanskap keuangan terdesentralisasi yang sering kali volatil, menyoroti pentingnya audit keamanan dan komunikasi transparan selama krisis.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Polycule Trading Bot Sedang Diselidiki karena Dugaan Exit Scam, Dana Investor Dibekukan
Dalam perkembangan yang mengkhawatirkan bagi komunitas keuangan terdesentralisasi, Polycule, sebuah bot trading yang dibangun di platform pasar prediksi Polymarket, menghadapi tuduhan serius terkait potensi exit scam. Anggota komunitas telah mengeluarkan alarm setelah menemukan bahwa dana investor tetap tidak dapat diakses sama sekali, tanpa jalur pemulihan yang jelas di depan mata.
Pelanggaran Keamanan dan Respon Awal
Menurut laporan terbaru, Polycule diduga menjadi korban pelanggaran keamanan yang mengorbankan sekitar $230.000 dalam aset pengguna. Ketika insiden ini pertama kali terungkap, tim pengembang memberikan penjelasan, menyatakan bahwa bot tersebut telah dinonaktifkan sementara mereka bekerja pada patch keamanan dan tinjauan kode. Tim awalnya mengindikasikan bahwa langkah-langkah perbaikan ini akan selesai pada akhir pekan, memberikan harapan kepada pengguna yang khawatir.
Apa itu Polycule?
Bagi yang belum familiar, Polycule beroperasi sebagai bot trading di Polymarket, sebuah platform pasar prediksi terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk berdagang berdasarkan hasil dari peristiwa dunia nyata. Alat trading otomatis ini biasanya membantu pengguna mengoptimalkan strategi trading mereka. Namun, situasi saat ini telah sangat merusak kepercayaan terhadap proyek ini.
Krisis yang Berlangsung: Dana Masih Tidak Dapat Diakses
Beberapa minggu telah berlalu sejak insiden awal, namun situasinya tetap belum terselesaikan. Investor yang terdampak melaporkan bahwa mereka terus terkunci dari akun mereka dan tidak dapat mengakses dana mereka. Lebih mengkhawatirkan lagi, tim Polycule telah diam—tidak ada pembaruan resmi, tidak ada laporan kemajuan, dan tidak ada komunikasi transparan tentang upaya pemulihan. Kurangnya transparansi ini hanya memperdalam kekhawatiran komunitas tentang apakah ini merupakan exit scam yang disengaja atau perjuangan nyata dalam pemulihan keamanan.
Implikasi bagi Komunitas DeFi
Situasi Polycule menjadi pelajaran peringatan lain dalam lanskap keuangan terdesentralisasi yang sering kali volatil, menyoroti pentingnya audit keamanan dan komunikasi transparan selama krisis.