Salah satu kekhawatiran utama tentang teknologi AI dalam kehidupan nyata adalah masalah privasi data dan kerahasiaan. Banyak industri yang menangani data yang melibatkan privasi pribadi, rahasia bisnis, dan informasi operasional yang sensitif, sementara inferensi AI tradisional sering kali memerlukan akses lengkap ke data tersebut, yang berisiko kebocoran.\n\n@inference_labs mengusulkan Proof of Inference dan jaringan inferensi terdesentralisasi sebagai solusi yang dapat menyeimbangkan privasi dan verifikasi untuk masalah ini. Proof of Inference menggunakan protokol enkripsi untuk memverifikasi output AI, sambil menjaga parameter model dan data asli tetap rahasia.\n\nIni berarti perusahaan dan individu dapat menggunakan model AI yang kuat untuk pengambilan keputusan tanpa harus mengungkapkan data kepada entitas lain atau penyedia layanan pihak ketiga, menyediakan lingkungan komputasi yang lebih aman untuk data transaksi keuangan yang sangat sensitif, informasi citra medis, strategi operasional perusahaan, dan lain-lain.\n\nMekanisme perlindungan privasi yang dihasilkan tidak hanya membantu mematuhi regulasi perlindungan data yang ada, tetapi juga membuka jalan bagi industri yang menerapkan teknologi AI dengan tingkat privasi yang sangat tinggi.\n\nLebih jauh lagi, mekanisme perlindungan privasi dan verifikasi ini juga menanggapi kekhawatiran tentang “AI kotak hitam” yang tidak transparan dalam pengambilan keputusan di dunia nyata. Ia memungkinkan proses pengambilan keputusan untuk diverifikasi dan diperiksa secara independen tanpa mengungkapkan data, sehingga mengurangi risiko kesalahan, meningkatkan kepercayaan pengguna, dan kejelasan tanggung jawab. Bagi pengguna individu, ini berarti data mereka dapat digunakan untuk mendapatkan layanan yang lebih cerdas sambil tetap mempertahankan kendali atas privasi mereka.\n\nBagi perusahaan, mekanisme ini juga berarti dapat berbagi hasil inferensi secara aman antar lembaga tanpa mengungkapkan detail sensitif. Ini akan mendorong adopsi kolaborasi lintas organisasi, misalnya perusahaan asuransi dapat memverifikasi hasil penilaian risiko yang diberikan AI tanpa mengungkapkan data kesehatan pelanggan secara rinci, sehingga memperluas batasan kolaborasi berbasis data di dunia nyata.\n\nOleh karena itu, Inference Labs telah membangun koneksi baru antara perlindungan privasi dan verifikasi terpercaya, menyediakan solusi yang aman dan dapat dipercaya untuk semakin banyak aplikasi yang didorong oleh data sensitif dalam kehidupan nyata. Perubahan fundamental ini berpotensi benar-benar mempengaruhi pengalaman pengguna terhadap AI dalam beberapa tahun ke depan.\n\n@Galxe @GalxeQuest @easydotfunX
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Salah satu kekhawatiran utama tentang teknologi AI dalam kehidupan nyata adalah masalah privasi data dan kerahasiaan. Banyak industri yang menangani data yang melibatkan privasi pribadi, rahasia bisnis, dan informasi operasional yang sensitif, sementara inferensi AI tradisional sering kali memerlukan akses lengkap ke data tersebut, yang berisiko kebocoran.\n\n@inference_labs mengusulkan Proof of Inference dan jaringan inferensi terdesentralisasi sebagai solusi yang dapat menyeimbangkan privasi dan verifikasi untuk masalah ini. Proof of Inference menggunakan protokol enkripsi untuk memverifikasi output AI, sambil menjaga parameter model dan data asli tetap rahasia.\n\nIni berarti perusahaan dan individu dapat menggunakan model AI yang kuat untuk pengambilan keputusan tanpa harus mengungkapkan data kepada entitas lain atau penyedia layanan pihak ketiga, menyediakan lingkungan komputasi yang lebih aman untuk data transaksi keuangan yang sangat sensitif, informasi citra medis, strategi operasional perusahaan, dan lain-lain.\n\nMekanisme perlindungan privasi yang dihasilkan tidak hanya membantu mematuhi regulasi perlindungan data yang ada, tetapi juga membuka jalan bagi industri yang menerapkan teknologi AI dengan tingkat privasi yang sangat tinggi.\n\nLebih jauh lagi, mekanisme perlindungan privasi dan verifikasi ini juga menanggapi kekhawatiran tentang “AI kotak hitam” yang tidak transparan dalam pengambilan keputusan di dunia nyata. Ia memungkinkan proses pengambilan keputusan untuk diverifikasi dan diperiksa secara independen tanpa mengungkapkan data, sehingga mengurangi risiko kesalahan, meningkatkan kepercayaan pengguna, dan kejelasan tanggung jawab. Bagi pengguna individu, ini berarti data mereka dapat digunakan untuk mendapatkan layanan yang lebih cerdas sambil tetap mempertahankan kendali atas privasi mereka.\n\nBagi perusahaan, mekanisme ini juga berarti dapat berbagi hasil inferensi secara aman antar lembaga tanpa mengungkapkan detail sensitif. Ini akan mendorong adopsi kolaborasi lintas organisasi, misalnya perusahaan asuransi dapat memverifikasi hasil penilaian risiko yang diberikan AI tanpa mengungkapkan data kesehatan pelanggan secara rinci, sehingga memperluas batasan kolaborasi berbasis data di dunia nyata.\n\nOleh karena itu, Inference Labs telah membangun koneksi baru antara perlindungan privasi dan verifikasi terpercaya, menyediakan solusi yang aman dan dapat dipercaya untuk semakin banyak aplikasi yang didorong oleh data sensitif dalam kehidupan nyata. Perubahan fundamental ini berpotensi benar-benar mempengaruhi pengalaman pengguna terhadap AI dalam beberapa tahun ke depan.\n\n@Galxe @GalxeQuest @easydotfunX