Investasi dividen harus memahami: Apakah benar-benar merugi jika membeli dan menjual di sekitar tanggal ex-dividend?

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Bagi banyak investor pemula, saham dengan dividen tinggi terlihat sangat menarik—dividen stabil menunjukkan kesehatan keuangan perusahaan, arus kas cukup. Bahkan Warren Buffett menempatkan lebih dari 50% asetnya di saham dividen tinggi. Tapi begitu masuk pasar, mereka langsung terjebak: Apakah harga saham pasti akan turun saat tanggal ex-dividen? Kapan waktu terbaik untuk membeli?

Pertanyaan-pertanyaan ini sebenarnya mencerminkan sebuah kesalahpahaman yang lebih dalam—banyak orang mengira bahwa penurunan harga saham saat tanggal ex-dividen adalah aturan pasti, padahal kenyataannya jauh lebih kompleks.

Apakah harga saham pasti turun saat tanggal ex-dividen?

Mari kita lihat logika angka terlebih dahulu.

Misalnya sebuah perusahaan menghasilkan 3 dolar per saham per tahun, dan pasar menilai dengan rasio P/E 10, sehingga harga saham adalah 30 dolar. Perusahaan telah mengumpulkan kas selama bertahun-tahun, dan sekarang memutuskan membagikan 4 dolar sebagai dividen khusus.

Secara teori, saat tanggal ex-dividen, nilai perusahaan seharusnya turun dari 35 dolar menjadi 31 dolar. Karena kas keluar, aset perusahaan secara aktual berkurang.

Tapi—ini hanyalah teori.

Melihat sejarah, Coca-Cola pada tanggal ex-dividen 14 September 2023 dan 30 November 2023 malah mengalami kenaikan harga saham sedikit. Apple bahkan lebih ekstrem, pada tanggal ex-dividen 10 November 2023, harga saham dari 182 dolar naik menjadi 186 dolar, kenaikan hampir 2%. Perusahaan-perusahaan raksasa seperti Walmart, Pepsi, Johnson & Johnson juga sering menunjukkan kenaikan harga saat tanggal ex-dividen.

Mengapa bisa begitu? Karena harga saham tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ex-dividen saja. Sentimen pasar, kinerja perusahaan, tren industri, semuanya bisa mengimbangi atau memperbesar tekanan penurunan akibat dividen.

Secara teknikal, pada hari sebelum tanggal ex-dividen, investor melakukan dua jenis hedging:

  • Ada yang mengambil keuntungan lebih awal (terutama investor yang ingin menghindari pajak)
  • Lebih banyak lagi yang membeli sebelum tanggal ex-dividen untuk mendapatkan dividen, sehingga mendorong harga naik

Hasilnya: Naik turun tidak pasti, tidak ada aturan pasti.

Bagaimana penyesuaian harga saham saat melakukan rights issue?

Jika perusahaan memilih melakukan rights issue (penawaran hak memesan efek terlebih dahulu) bukan dividen tunai, penyesuaian harga saham menjadi lebih rumit.

Misalnya harga saham 10 dolar, harga rights issue 5 dolar, dan rasio 2 saham lama untuk mendapatkan 1 saham baru. Rumusnya:

Harga saham setelah rights issue = (Harga saham sebelum = 10 - 5) ÷ (2 + 1)

Menggantikan angka: 10 - 5( ÷ )2 + 1( = 1.67 dolar

Terlihat harga saham turun drastis, tapi sebenarnya nilai total portofolio kamu tidak berubah—kamu mendapatkan saham baru sebagai pengganti.

Apakah membeli saham setelah tanggal ex-dividen menguntungkan?

Ini tergantung tiga hal:

Pertama, apakah harga saham sebelum tanggal ex-dividen terlalu tinggi?

Jika harga sudah melonjak sebelum ex-dividen, banyak orang akan menjual sebelum tanggal tersebut. Investor baru yang masuk saat itu menghadapi risiko membeli di harga tinggi. Dalam situasi ini, setelah ex-dividen, harga bisa turun lagi.

Kedua, bagaimana tren harga setelah tanggal ex-dividen berdasarkan sejarah?

Secara statistik, biasanya harga saham cenderung turun setelah tanggal ex-dividen. Untuk trader jangka pendek, ini berarti risiko kerugian lebih tinggi.

Namun, jika harga turun ke level support teknikal dan mulai menunjukkan sinyal stabil, itu bisa menjadi peluang untuk masuk.

Ketiga, bagaimana kondisi fundamental perusahaan? Apakah kamu berencana memegang jangka panjang?

Ini sangat penting. Jika perusahaan adalah perusahaan unggulan dengan fundamental kuat, maka penurunan harga saat ex-dividen hanyalah penyesuaian alami, bukan penurunan nilai perusahaan. Bahkan, ini bisa menjadi kesempatan untuk menambah posisi dengan harga lebih murah.

Investor jangka panjang yang membeli setelah ex-dividen seringkali lebih menguntungkan daripada membeli sebelum ex-dividen—karena mereka membeli aset yang sama dengan diskon.

Fill-Right vs贴权息

Dalam dunia investasi, ada dua istilah profesional yang perlu diketahui:

Fill-Right (填權息): Harga saham turun sementara setelah tanggal ex-dividen, tetapi seiring waktu, harga kembali ke level sebelum ex-dividen karena pasar optimis terhadap prospek perusahaan. Ini menunjukkan kepercayaan pasar terhadap masa depan perusahaan.

贴权息 (贴权息): Setelah ex-dividen, harga saham tidak pernah kembali ke level sebelumnya dan terus berada di bawah harga sebelum ex-dividen. Biasanya menandakan kekhawatiran investor terhadap kinerja perusahaan atau kondisi pasar.

Kemampuan sebuah perusahaan untuk melakukan fill-right mencerminkan kepercayaan investor terhadapnya.

Apa biaya tersembunyi dari investasi saat tanggal ex-dividen?

Biaya pajak dividen

Jika kamu memegang saham di akun kena pajak biasa, dividen yang diterima akan dikenai pajak. Misalnya, kamu membeli di 35 dolar dan saat ex-dividen harga turun ke 31 dolar, kamu menghadapi dua hal: kerugian modal yang belum direalisasi dan pajak dividen.

Tapi jika akunmu menggunakan sistem penundaan pajak (seperti akun pensiun tertentu), dana yang ditarik tidak langsung dikenai pajak, sehingga biaya ini bisa dihindari.

Biaya transaksi dan pajak perdagangan

Contohnya di pasar Taiwan:

Biaya transaksi = Harga saham × 0.1425% × diskon broker (biasanya 50-60%)

Pajak transaksi tergantung jenis saham:

  • Saham biasa: 0.3%
  • ETF: 0.1%

Biaya-biaya ini kecil, tapi jika sering melakukan trading, akumulasi bisa signifikan.

Keputusan investasi di hari ex-dividen: apa yang perlu dipertimbangkan?

Secara keseluruhan, performa saham dividen pada hari ex-dividen dipengaruhi oleh banyak faktor. Investor harus:

  1. Amati tren harga sebelum tanggal ex-dividen—jika sudah melonjak, lebih baik tunggu sampai setelah ex-dividen

  2. Periksa kemampuan perusahaan melakukan fill-right—perusahaan yang cepat melakukan fill-right menunjukkan kepercayaan pasar yang tinggi

  3. Evaluasi fundamental perusahaan—perusahaan solid biasanya melihat hari ex-dividen sebagai penyesuaian alami, bukan risiko

  4. Rencanakan biaya pajak—memilih jenis akun yang tepat bisa menghemat pajak

  5. Tentukan jangka waktu investasi—strategi jangka pendek dan jangka panjang berbeda

Akhirnya, keputusan investasi yang rasional harus didasarkan pada toleransi risiko dan tujuan pribadi, bukan sekadar mengikuti fluktuasi harga saat hari ex-dividen.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)