【区块律动】Korea baru-baru ini menjadi pusat perhatian karena aliansi platform perdagangan aset digital (DAXA). Pemerintah berencana menetapkan batas maksimum saham bagi pemegang saham utama bursa—rasio kepemilikan saham dibatasi antara 15% hingga 20%, dan DAXA langsung menyuarakan keberatan.
Aliansi ini mewakili pemain besar di dunia kripto Korea—Upbit, Bithumb, Korbit, Coinone, Gopax—yang semuanya mendukung. Sikap mereka sangat tegas: Jangan repot-repot, tindakan seperti ini akan “secara serius menghambat” perkembangan industri aset digital domestik.
Masalahnya adalah, logika pemerintah ini bertujuan untuk mencegah risiko pengelolaan akibat konsentrasi kepemilikan saham yang berlebihan. Ide bagus, tetapi kenyataannya cukup menyakitkan—batasan ini mungkin harus diterapkan pada perusahaan yang sudah terbentuk. DAXA berpendapat bahwa setiap tindakan yang secara sengaja mengubah struktur kepemilikan perusahaan swasta akan menggoyahkan fondasi industri yang sedang berkembang. Ini bukan hal kecil, melibatkan pendanaan, hak kontrol, arah strategis, dan berbagai masalah lainnya.
Pertarungan antara regulasi dan inovasi selalu berlangsung. Pemerintah Korea ingin mengendalikan risiko, sementara aliansi bursa ingin mempertahankan ruang hidup mereka. Bagaimana pertarungan ini akan berlangsung, patut untuk diikuti.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
19 Suka
Hadiah
19
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
BlockchainBouncer
· 19jam yang lalu
Kembali lagi dengan pola ini? Pemerintah harus mengacau agar merasa puas, kan?
Lihat AsliBalas0
AirdropHermit
· 01-15 17:20
Kembali lagi, langkah pemerintah ini benar-benar brilian, batas atas 15-20%? Ini benar-benar ingin mematikan bursa Korea secara perlahan, bahkan pendanaan harus dimulai dari awal lagi
Lihat AsliBalas0
pvt_key_collector
· 01-15 10:59
Pemerintah ini benar-benar terlalu memikirkan hal yang tidak perlu, memanfaatkan kerangka lama untuk industri baru, sungguh lucu
Bukan pertama kali melihat pola ini, begitu regulasi datang langsung mengubah struktur kepemilikan, bursa-bursa sudah seperti burung yang ketakutan
Batas atas 15-20%? Rasanya seperti memberi syarat kepada kapital besar
DAXA kali ini bergabung menentang juga cukup tegas, lima bursa bersama-sama mengeluarkan pernyataan memang memiliki bobot
Singkatnya, pemerintah ingin mengendalikan kekuasaan, perusahaan ingin mempertahankan hak, ini adalah skenario yang sering terjadi lagi
Aliansi Bursa Korea menentang usulan pembatasan saham pemerintah: dapat secara serius menghambat perkembangan industri
【区块律动】Korea baru-baru ini menjadi pusat perhatian karena aliansi platform perdagangan aset digital (DAXA). Pemerintah berencana menetapkan batas maksimum saham bagi pemegang saham utama bursa—rasio kepemilikan saham dibatasi antara 15% hingga 20%, dan DAXA langsung menyuarakan keberatan.
Aliansi ini mewakili pemain besar di dunia kripto Korea—Upbit, Bithumb, Korbit, Coinone, Gopax—yang semuanya mendukung. Sikap mereka sangat tegas: Jangan repot-repot, tindakan seperti ini akan “secara serius menghambat” perkembangan industri aset digital domestik.
Masalahnya adalah, logika pemerintah ini bertujuan untuk mencegah risiko pengelolaan akibat konsentrasi kepemilikan saham yang berlebihan. Ide bagus, tetapi kenyataannya cukup menyakitkan—batasan ini mungkin harus diterapkan pada perusahaan yang sudah terbentuk. DAXA berpendapat bahwa setiap tindakan yang secara sengaja mengubah struktur kepemilikan perusahaan swasta akan menggoyahkan fondasi industri yang sedang berkembang. Ini bukan hal kecil, melibatkan pendanaan, hak kontrol, arah strategis, dan berbagai masalah lainnya.
Pertarungan antara regulasi dan inovasi selalu berlangsung. Pemerintah Korea ingin mengendalikan risiko, sementara aliansi bursa ingin mempertahankan ruang hidup mereka. Bagaimana pertarungan ini akan berlangsung, patut untuk diikuti.